alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Tanjungpura Membara, Tujuh Pemadam Alami Cedera

PONTIANAK – Kebakaran melanda beberapa bangunan rumah yang terletak di kawasan Jalan Tanjungpura, Gang Sampit, Pontianak Selatan. Kejadian ini terjadi pada Minggu sekitar pukul 20.30 WIB, setelah adanya masyarakat yang melapor kepada Forum Komunikasi Kebakaran Pontianak (FKKP) yang ditandai dengan kepulan asap pekat di TKP kebakaran.

Ditemui di lokasi kebakaran, Ketua Pemadam Kebakaran PKPA 86, Sanusi menjelaskan saat puluhan unit pemadam kebakaran tiba di TKP, api sudah dalam keadaan membesar dan telah membakar beberapa unit rumah.

Cepatnya api merembet, kata dia, mungkin dikarenakan rumah yang terbakar rata-rata berbahan dasar kayu yang mudah terbakar sehingga api bisa dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lainnya.

Baca Juga :  Livelihood KOTAKU; Kain Tenun Motif Corak Insang Khas Pontianak

“Petugas langsung bergerak cepat untuk memadamkan api dengan cara memblokade jalur api agar tak semakin merembet dan meluas,” katanya.

Sementara kendala yang dihadapi, sambungnya, akses jalan yang sempit dan kerumunan masyarakat yang memadati jalan menuju TKP menjadi kendala utama petugas damkar saat hendak merangsak masuk ke lokasi rumah yang terbakar.

“Jalan sempit membuat mobil yang membawa water cannon tak bisa masuk. Jadi kita inisiatif mesin kita digotong masuk satu persatu menuju TKP. Kalau air alhamdulillah mudah didapat mengingat lokasi kebakaran dekat dengan area sungai kapuas. Hanya saja yang kesulitan untuk mobil yang stand by di Jalan Tanjungpura, karena di parit lokasi tersebut airnya sudah kering dan bercampur lumpur. Syukurnya api sudah bisa dikuasai sekitar pukul 22.30 WIB,” paparnya.

Baca Juga :  Angga dan Sri Melaju ke Tingkat Nasional di Batu Malang  

Dilain sisi, akibat insiden tersebut tujuh orang petugas damkar, terdiri dari enam pria dan satu wanita mengalami cedera.Dari informasi yang didapat, lanjutnya, tiga diantaranya terjatuh saat melakukan pemadaman sementara empat sisanya mengalami sesak nafas.

“Petugas yang cedera sebelumnya sempat ditangani oleh unit Palang Merah Indonesia (PMI) yang hadir di TKP, kemudian semuanya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara dan Kharitas Bhakti untuk dilakukan penanganan medis,” pungkasnya. (Sig)

PONTIANAK – Kebakaran melanda beberapa bangunan rumah yang terletak di kawasan Jalan Tanjungpura, Gang Sampit, Pontianak Selatan. Kejadian ini terjadi pada Minggu sekitar pukul 20.30 WIB, setelah adanya masyarakat yang melapor kepada Forum Komunikasi Kebakaran Pontianak (FKKP) yang ditandai dengan kepulan asap pekat di TKP kebakaran.

Ditemui di lokasi kebakaran, Ketua Pemadam Kebakaran PKPA 86, Sanusi menjelaskan saat puluhan unit pemadam kebakaran tiba di TKP, api sudah dalam keadaan membesar dan telah membakar beberapa unit rumah.

Cepatnya api merembet, kata dia, mungkin dikarenakan rumah yang terbakar rata-rata berbahan dasar kayu yang mudah terbakar sehingga api bisa dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lainnya.

Baca Juga :  PLN Tebar Kebahagiaan untuk Sesama di Bulan Ramadan

“Petugas langsung bergerak cepat untuk memadamkan api dengan cara memblokade jalur api agar tak semakin merembet dan meluas,” katanya.

Sementara kendala yang dihadapi, sambungnya, akses jalan yang sempit dan kerumunan masyarakat yang memadati jalan menuju TKP menjadi kendala utama petugas damkar saat hendak merangsak masuk ke lokasi rumah yang terbakar.

“Jalan sempit membuat mobil yang membawa water cannon tak bisa masuk. Jadi kita inisiatif mesin kita digotong masuk satu persatu menuju TKP. Kalau air alhamdulillah mudah didapat mengingat lokasi kebakaran dekat dengan area sungai kapuas. Hanya saja yang kesulitan untuk mobil yang stand by di Jalan Tanjungpura, karena di parit lokasi tersebut airnya sudah kering dan bercampur lumpur. Syukurnya api sudah bisa dikuasai sekitar pukul 22.30 WIB,” paparnya.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Macet

Dilain sisi, akibat insiden tersebut tujuh orang petugas damkar, terdiri dari enam pria dan satu wanita mengalami cedera.Dari informasi yang didapat, lanjutnya, tiga diantaranya terjatuh saat melakukan pemadaman sementara empat sisanya mengalami sesak nafas.

“Petugas yang cedera sebelumnya sempat ditangani oleh unit Palang Merah Indonesia (PMI) yang hadir di TKP, kemudian semuanya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara dan Kharitas Bhakti untuk dilakukan penanganan medis,” pungkasnya. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/