alexametrics
27.8 C
Pontianak
Thursday, July 7, 2022

Target Vaksin 70 Persen Warga

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menargetkan vaksinasi Covid-19 secara massal mampu menjangkau 70 persen warga dalam tempo tiga bulan ke depan.

“Hari ini saja 32.026 orang yang divaksinasi. Vaksinasi yang dilakukan oleh jajaran Polda Kalbar sebanyak 21.000 orang dan jajaran Kodam XII/Tpr 11.026 orang,” kata Sutarmidji di Pontianak, Sabtu (26/6).

Jika program ini berjalan konsisten dan ditambah program vaksinasi dari pemerintah daerah, kata Sutarmidji, jumlah warga yang divaksinasi dalam sehari diperkirakan bisa mencapai 40 ribuan. Dengan demikian, dalam tiga bulan diperkirakan total sekitar 70 persen warga yang divaksin.

“Angka 70 persen itu merupakan angka yang bagus dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kalbar,” ujarnya. Khusus di wilayah Kota Pontianak, lanjutnya, dalam dua bulan ke depan ditargetkan vaksinasi massal bisa mencapai 70 persen.

“Umumnya kami melihat masyarakat yang mau sehat (mau divaksin) jumlahnya lebih besar dan masyarakat yang belum mau divaksin karena terpengaruh informasi bohong atau hoaks hanya sekitar lima persen saja,” katanya.

Baca Juga :  Dorong Hadirnya Museum Kota Pontianak

Jadi, menurut dia, saat ini upaya edukasi terus dilakukan secara simultan dengan program vaksinasi. “Apa yang dilakukan ini (vaksinasi massal) untuk menyelamatkan masyarakat dari Covid-19, dan kalau ada oknum yang melanggar aturan (penyebar hoaks) saya minta agar diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Muhammad Nur Rahmad mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan vaksinasi massal, Ia berharap warga tidak ragu bahwa vaksin yang diberikan pemerintah baik dan aman digunakan.

Dari hasil pantauannya, vaksinasi yang dilaksanakan di Masjid Mujahidin mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat. Animo warga dinilai tinggi karena memang banyak yang ingin divaksin di rumah ibadah.

Baca Juga :  Upaya Tingkatkan Disiplin Masyarakat, Pemkab Landak Bentuk Kader Penegak Protokol Kesehatan

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah berpartisipasi, dan ayo terus ajak saudara dan warga kita untuk menyukseskan program vaksinasi nasional ini,” ajaknya.

Dari hasil pantauannya ke beberapa daerah di Kalbar, vaksinasi massal juga ditanggapi dengan baik oleh masyarakat.  “Kemarin saya sudah keliling, ke Sambas di sana alhamdulillah bisa mencapai di atas dua ribu per hari, di Ketapang di atas seribu. Kalau di tiap kabupaten sudah bisa mencapai seribuan artinya target di Kalbar sudah terpenuhi, karena tiap provinsi itu dijatah bisa vaksinasi massal lima ribu tiap harinya,” kata dia.

Pangdam juga mengimbau agar warga jangan khawatir tidak kebagian vaksin, karena pemerintah akan terus menambah ketersediaan vaksin di Kalbar. “Jadi masyarakat silakan berbondong-bondong untuk mendatangi tempat-tempat vaksinasi massal, baik yang dilaksanakan oleh TNI-Polri maupun pemerintah daerah,” katanya.(ant)

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menargetkan vaksinasi Covid-19 secara massal mampu menjangkau 70 persen warga dalam tempo tiga bulan ke depan.

“Hari ini saja 32.026 orang yang divaksinasi. Vaksinasi yang dilakukan oleh jajaran Polda Kalbar sebanyak 21.000 orang dan jajaran Kodam XII/Tpr 11.026 orang,” kata Sutarmidji di Pontianak, Sabtu (26/6).

Jika program ini berjalan konsisten dan ditambah program vaksinasi dari pemerintah daerah, kata Sutarmidji, jumlah warga yang divaksinasi dalam sehari diperkirakan bisa mencapai 40 ribuan. Dengan demikian, dalam tiga bulan diperkirakan total sekitar 70 persen warga yang divaksin.

“Angka 70 persen itu merupakan angka yang bagus dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kalbar,” ujarnya. Khusus di wilayah Kota Pontianak, lanjutnya, dalam dua bulan ke depan ditargetkan vaksinasi massal bisa mencapai 70 persen.

“Umumnya kami melihat masyarakat yang mau sehat (mau divaksin) jumlahnya lebih besar dan masyarakat yang belum mau divaksin karena terpengaruh informasi bohong atau hoaks hanya sekitar lima persen saja,” katanya.

Baca Juga :  MABT Gelar Vaksin Covid 19

Jadi, menurut dia, saat ini upaya edukasi terus dilakukan secara simultan dengan program vaksinasi. “Apa yang dilakukan ini (vaksinasi massal) untuk menyelamatkan masyarakat dari Covid-19, dan kalau ada oknum yang melanggar aturan (penyebar hoaks) saya minta agar diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Muhammad Nur Rahmad mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan vaksinasi massal, Ia berharap warga tidak ragu bahwa vaksin yang diberikan pemerintah baik dan aman digunakan.

Dari hasil pantauannya, vaksinasi yang dilaksanakan di Masjid Mujahidin mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat. Animo warga dinilai tinggi karena memang banyak yang ingin divaksin di rumah ibadah.

Baca Juga :  Warga Serbu Vaksinasi Malam

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah berpartisipasi, dan ayo terus ajak saudara dan warga kita untuk menyukseskan program vaksinasi nasional ini,” ajaknya.

Dari hasil pantauannya ke beberapa daerah di Kalbar, vaksinasi massal juga ditanggapi dengan baik oleh masyarakat.  “Kemarin saya sudah keliling, ke Sambas di sana alhamdulillah bisa mencapai di atas dua ribu per hari, di Ketapang di atas seribu. Kalau di tiap kabupaten sudah bisa mencapai seribuan artinya target di Kalbar sudah terpenuhi, karena tiap provinsi itu dijatah bisa vaksinasi massal lima ribu tiap harinya,” kata dia.

Pangdam juga mengimbau agar warga jangan khawatir tidak kebagian vaksin, karena pemerintah akan terus menambah ketersediaan vaksin di Kalbar. “Jadi masyarakat silakan berbondong-bondong untuk mendatangi tempat-tempat vaksinasi massal, baik yang dilaksanakan oleh TNI-Polri maupun pemerintah daerah,” katanya.(ant)

Most Read

Artikel Terbaru

/