alexametrics
28 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

PPKM Level 4 Berlanjut, Tempat Usaha Boleh Buka

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyatakan, pemberlakuan PPKM level 4 tetap berjalan hingga 2 Agustus mendatang sesuai dengan intruksi Presiden yang diperkuat putusan Kementerian Dalam Negeri. Dalam aturan PPKM level 4, usaha-usaha boleh kembali berjalan, dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

“Tentang pelaksanaan PPKM level 4 sudah ada pengarahan dari Bapak Presiden bersamaan dengan penguatan aturannya dari Kemendagri. Secara keseluruhan, intruksi presiden itu bisa menjadikan landasan dasar utamanya bagi para pelaku usaha,” ujar Edi, Senin (26/7).

Untuk aturan PPKM level 4 di Pontianak, ditegaskan Edi, akan diperpanjang hingga 2 Agutus mendatang. Sebagai tindaklanjut dari intruksi Presiden dan Kemendagri. Edi akan membuat surat edaran perpanjangan PPKM level 4 ini.

Dalam pemberlakuannya, ada beberapa catatan. Untuk kegiatan usaha tetap bisa diberikan kelonggaran. Seperti warung makan, warkop, kafe dan usaha skala kecil tetap buka sampai pukul 21.00. Namun dengan catatan bahwa Pontianak masih masuk zona merah, sehingga para pelaku usaha harus benar-benar menjalankan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Kabupaten Sambas Sudah Orange, Tak Lagi Zona Merah

Kemudian Edi melanjutkan, anjuran presiden soal makan di tempat bisa dijalankan, asalkan waktunya 20 menit. Menurut dia, akan hal ini implementasinya di lapangan cukup berat.

Ia lebih berpikir, agar pelaku usaha tidak menerima pengunjung hingga penuh. Jika kapasitas normal bisa seratus persen, mungkin saat covid dan masih dalam keadaan zona merah, makan di tempat hanya 25 persen dan dibatasi tergantung kapasitas ruangan masing-masing.

Tapi secara keseluruhan, intruksi presiden tentang perpanjangan PPKM level 4 ini menjadi jawaban tuntutan pelaku usaha yang ingin membuka kembali usahanya. Agar berjalan beriring. Ia akan mengajak pelaku usaha bekerjasama agar dalam menjalankan setiap usahanya, benar-benar menerapkan protokol kesehatan ketat.

Baca Juga :  Adiyudha Nahkodai FORMI Kalbar

“Mudah-mudahan, jika kasus covid 19 di Pontianak makin menurun, pelan-pelan akses usaha bakal berjalan penuh,” ujarnya.

Ditanya soal evaluasi PPKM level 4 yang sudah berjalan di Pontianak, dijelaskan Edi tidak serta merta langsung didapat hasilnya. Sebab pandemi covid 19 sekarang penularannya sudah merata. Untuk melihat kasusnya kini apakah turun atau naik.

“PPKM inikan upaya kita buat menahan lajunya penyebaran covid. Jika PPKM tidak dilakukan, mungkin masyarakat yang terpapar angkanya jauh lebih tinggi,” ujarnya.

Selain dengan PPKM, pihaknya kini terus mengebut proses vaksin. Dengan melakukan vaksin, antibodi masyarakat makin tinggi. Sehingga ketika terpapar covid, tubuhnya bisa lebih kuat melawan serangan covid 19.(iza)

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyatakan, pemberlakuan PPKM level 4 tetap berjalan hingga 2 Agustus mendatang sesuai dengan intruksi Presiden yang diperkuat putusan Kementerian Dalam Negeri. Dalam aturan PPKM level 4, usaha-usaha boleh kembali berjalan, dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

“Tentang pelaksanaan PPKM level 4 sudah ada pengarahan dari Bapak Presiden bersamaan dengan penguatan aturannya dari Kemendagri. Secara keseluruhan, intruksi presiden itu bisa menjadikan landasan dasar utamanya bagi para pelaku usaha,” ujar Edi, Senin (26/7).

Untuk aturan PPKM level 4 di Pontianak, ditegaskan Edi, akan diperpanjang hingga 2 Agutus mendatang. Sebagai tindaklanjut dari intruksi Presiden dan Kemendagri. Edi akan membuat surat edaran perpanjangan PPKM level 4 ini.

Dalam pemberlakuannya, ada beberapa catatan. Untuk kegiatan usaha tetap bisa diberikan kelonggaran. Seperti warung makan, warkop, kafe dan usaha skala kecil tetap buka sampai pukul 21.00. Namun dengan catatan bahwa Pontianak masih masuk zona merah, sehingga para pelaku usaha harus benar-benar menjalankan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Kepala Daerah Mesti Bangun Koordinasi dengan Elemen Masyarakat

Kemudian Edi melanjutkan, anjuran presiden soal makan di tempat bisa dijalankan, asalkan waktunya 20 menit. Menurut dia, akan hal ini implementasinya di lapangan cukup berat.

Ia lebih berpikir, agar pelaku usaha tidak menerima pengunjung hingga penuh. Jika kapasitas normal bisa seratus persen, mungkin saat covid dan masih dalam keadaan zona merah, makan di tempat hanya 25 persen dan dibatasi tergantung kapasitas ruangan masing-masing.

Tapi secara keseluruhan, intruksi presiden tentang perpanjangan PPKM level 4 ini menjadi jawaban tuntutan pelaku usaha yang ingin membuka kembali usahanya. Agar berjalan beriring. Ia akan mengajak pelaku usaha bekerjasama agar dalam menjalankan setiap usahanya, benar-benar menerapkan protokol kesehatan ketat.

Baca Juga :  CSR Awards, Cara Pemkab Sintang Himpun Dana

“Mudah-mudahan, jika kasus covid 19 di Pontianak makin menurun, pelan-pelan akses usaha bakal berjalan penuh,” ujarnya.

Ditanya soal evaluasi PPKM level 4 yang sudah berjalan di Pontianak, dijelaskan Edi tidak serta merta langsung didapat hasilnya. Sebab pandemi covid 19 sekarang penularannya sudah merata. Untuk melihat kasusnya kini apakah turun atau naik.

“PPKM inikan upaya kita buat menahan lajunya penyebaran covid. Jika PPKM tidak dilakukan, mungkin masyarakat yang terpapar angkanya jauh lebih tinggi,” ujarnya.

Selain dengan PPKM, pihaknya kini terus mengebut proses vaksin. Dengan melakukan vaksin, antibodi masyarakat makin tinggi. Sehingga ketika terpapar covid, tubuhnya bisa lebih kuat melawan serangan covid 19.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/