alexametrics
28 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

KADIN Kalbar Audiensi Dengan DPRD Kalbar

Bahas Soal UMKM dan Kedatangan Erick Thohir

PONTIANAK-Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar audensi dengan ketua dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalbar, membahas mengenai pemulihan ekonomi nasional di tengah krisis global dan pandemi Covid-19 serta dampaknya terhadap pelaku usaha UMKM di provinsi ini, dan persiapan kedatangan Menteri BUMN Bapak Erick Tohir dalam acara Pelantikan KADIN Kalbar.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum KADIN Kalbar Joni Isnaini berharap lewat momen audiensi ini bisa ditampung masukan serta saran sesuai tema yang dibahas. Terutama mengenai dampak pandemi Covid-19 terhadap pelaku usaha dan UMKM di Kalbar.

Untuk UMKM, menurutnya KADIN bisa mengambil bagian. Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini perlu dukungan terhadap para pelaku UMKM agar bisa bertahan.

“Kemarin KADIN juga ambil bagian waktu ramadan berbagi paket sembako, serta sewaktu banjir di Melawi KADIN juga turun ke lapangan. Artinya KADIN ini dibentuk agar masyarakat juga dapat merasakan kehadiran dari KADIN. KADIN juga ada agenda rutin ke Panti Asuhan,” ungkap Joni.

Baca Juga :  Rp12,4 Miliar Untuk Kebayan-Balai Sebut

Dalam hal ini pihaknya juga telah mengirim Surat secara resmi untuk beraudensi dengan pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Kodam XII/Tanjungpura dan Gubernur Kalbar.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Perhubungan, Transportasi, Logistik dan Kepelabuhan Kadin Kalbar Retno Pramudya juga menyampaikan soal pembangunan pelabuhan internasional Kijing di Kabupaten Mempawah. Pihaknya menyarankan dalam hal ini sarana jalan harus memadai. Untuk itu KADIN Kalbar berharap DPRD dapat mendorong pembangunan jalan tersebut.

“Kami pengurus KADIN Kalbar pesimis sangat pesimis jika pembangunan Pelabuhan Kijing tersebut tidak diimbangi dengan pembangunan infrastruktur jalan. Saat ini dalam satu hari ada sekitar 500 kontainer bolak-balik mengangkut barang, jika tidak ada pembangunan jalan alternatif dengan adanya pembangunan pelabuhan maka akan terjadinya kemacetan untuk itu perlu pembangunan infrastruktur yang seimbang,” paparnya.

Ketua DPRD Kalbar M Kebing yang juga selaku pimpinan rapat menyampaikan, untuk akses jalan karena ada pembangunan Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah sudah disetujui oleh DPRD dan Pemprov Kalbar. Saat ini pemerintah daerah masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat untuk dijadikan Proyek Strategis Nasional.

Baca Juga :  Bocah 12 Tahun Tenggelam di Kolam Renang

“Kami sangat mengapresiasi kepada KADIN Kalbar dan mendukung program-program KADIN Kalbar,” katanya.

Sementara untuk membantu UMKM yang terdampak pandemi Covid-19, pihak DPRD Kalbar dikatakan sudah pernah berkoordinasi dengan Bank soal pengajuan dana pelaku usaha dan UMKM.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kalbar Prabasa Anantatur, yang turut hadir sebagai anggota rapat berharap ke depan DPRD dan KADIN bisa terus bersinergi. Dalam situasi pandemi Covid-19 juga diharapkan semua pihak bisa memanfaatkan dengan baik, terutama anggaran untuk UMKM yang cukup besar.

“Saya harap teman-teman (KADIN) dapat berkoordinasi dengan Bapak Gubernur Kalbar. Saya rasa ada beberapa yang harus disampaikan agar kedepannya peran sertanya dan/atau kiprahnya KADIN. Dengan hadirnya teman-teman hari ini diharapkan perannya bisa membangun Kalbar kedepannya dengan kebersamaan,” pungkasnya.**

Bahas Soal UMKM dan Kedatangan Erick Thohir

PONTIANAK-Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar audensi dengan ketua dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalbar, membahas mengenai pemulihan ekonomi nasional di tengah krisis global dan pandemi Covid-19 serta dampaknya terhadap pelaku usaha UMKM di provinsi ini, dan persiapan kedatangan Menteri BUMN Bapak Erick Tohir dalam acara Pelantikan KADIN Kalbar.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum KADIN Kalbar Joni Isnaini berharap lewat momen audiensi ini bisa ditampung masukan serta saran sesuai tema yang dibahas. Terutama mengenai dampak pandemi Covid-19 terhadap pelaku usaha dan UMKM di Kalbar.

Untuk UMKM, menurutnya KADIN bisa mengambil bagian. Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini perlu dukungan terhadap para pelaku UMKM agar bisa bertahan.

“Kemarin KADIN juga ambil bagian waktu ramadan berbagi paket sembako, serta sewaktu banjir di Melawi KADIN juga turun ke lapangan. Artinya KADIN ini dibentuk agar masyarakat juga dapat merasakan kehadiran dari KADIN. KADIN juga ada agenda rutin ke Panti Asuhan,” ungkap Joni.

Baca Juga :  Kalbar Provinsi Paling Informatif

Dalam hal ini pihaknya juga telah mengirim Surat secara resmi untuk beraudensi dengan pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Kodam XII/Tanjungpura dan Gubernur Kalbar.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Perhubungan, Transportasi, Logistik dan Kepelabuhan Kadin Kalbar Retno Pramudya juga menyampaikan soal pembangunan pelabuhan internasional Kijing di Kabupaten Mempawah. Pihaknya menyarankan dalam hal ini sarana jalan harus memadai. Untuk itu KADIN Kalbar berharap DPRD dapat mendorong pembangunan jalan tersebut.

“Kami pengurus KADIN Kalbar pesimis sangat pesimis jika pembangunan Pelabuhan Kijing tersebut tidak diimbangi dengan pembangunan infrastruktur jalan. Saat ini dalam satu hari ada sekitar 500 kontainer bolak-balik mengangkut barang, jika tidak ada pembangunan jalan alternatif dengan adanya pembangunan pelabuhan maka akan terjadinya kemacetan untuk itu perlu pembangunan infrastruktur yang seimbang,” paparnya.

Ketua DPRD Kalbar M Kebing yang juga selaku pimpinan rapat menyampaikan, untuk akses jalan karena ada pembangunan Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah sudah disetujui oleh DPRD dan Pemprov Kalbar. Saat ini pemerintah daerah masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat untuk dijadikan Proyek Strategis Nasional.

Baca Juga :  Sutarmidji: Serapan Anggaran Pemprov Kalbar Masih Wajar

“Kami sangat mengapresiasi kepada KADIN Kalbar dan mendukung program-program KADIN Kalbar,” katanya.

Sementara untuk membantu UMKM yang terdampak pandemi Covid-19, pihak DPRD Kalbar dikatakan sudah pernah berkoordinasi dengan Bank soal pengajuan dana pelaku usaha dan UMKM.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kalbar Prabasa Anantatur, yang turut hadir sebagai anggota rapat berharap ke depan DPRD dan KADIN bisa terus bersinergi. Dalam situasi pandemi Covid-19 juga diharapkan semua pihak bisa memanfaatkan dengan baik, terutama anggaran untuk UMKM yang cukup besar.

“Saya harap teman-teman (KADIN) dapat berkoordinasi dengan Bapak Gubernur Kalbar. Saya rasa ada beberapa yang harus disampaikan agar kedepannya peran sertanya dan/atau kiprahnya KADIN. Dengan hadirnya teman-teman hari ini diharapkan perannya bisa membangun Kalbar kedepannya dengan kebersamaan,” pungkasnya.**

Most Read

Artikel Terbaru

/