alexametrics
30.6 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Bermula Sesak Napas, Didiagnosis Alami Kelainan Jantung Bawaan

Muhammad Khadaffi, Derita Penyakit Jantung Bawaan Kompleks

Mulut dan beberapa bagian tubuh Muhammad Khadaffi membiru. Badan sangat kurus, sehingga tulang rusuk kelihatan. Bagian dadanya cekung, akibat fungsi jantungnya yang tidak normal. Selain tidak berfungsi sebelah, ada dua kebocoran di jantung Khadaffi, serta masalah di pembuluh darahnya. Khadaffi harus segera mendapatkan pertolongan.

MARSITA RIANDINI, Pontianak

MENGINJAK usia 4 tahun, Muhammad Khadaffi belum bisa berbicara. Berjalan tertatih-tatih dan harus berpegang di dinding atau meja. Berbeda dengan tumbuh kembang saudara kembarnya, Muhammad Khadaffa yang tumbuh lebih aktif, lancar berbicara dan berjalan.

Khadaffi diketahui mengalami kelainan jantung bawaan yang kompleks. Penyakit jantung bawaan atau congenital heart disease adalah kelainan pada struktur jantung yang dialami sejak lahir. Kondisi ini dapat mengakibatkan gangguan pada aliran darah dari dan ke jantung, baik yang tergolong ringan ataupun kompleks, sehingga berpotensi membahayakan. Masih belum ditemui apa penyebab utamanya. Tetapi dari gejalanya, ada dua, yaitu biru dan tidak biru.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Bengkayang Bagi Paket Sembako

Cerita bermula ketika Khadaffi berusia empat bulan. Balita yang pada 29 September ini genap berusia empat tahun mengalami sesak. Khadaffi dibawa ke RSUD Soedarso, dan didiagnosa alami kelainan jantung bawaan dan mesti dirujuk ke Jakarta.

Tak memiliki biaya untuk transportasi, dan akomodasi menyebabkan anak ke tiga dari tiga bersaudara ini tidak mendapatkan penangan medis. Bila sesak datang, orang tuanya mencari cara sebisa mungkin agar sesaknya hilang. Bila menangis, sesaknya kembali muncul. Bahkan, bisa pingsan empat hingga enam jam. Tak ada upaya lain yang bisa dilakukan orang tua, selain mengelus buah hatinya. Mencari cara sederhana agar anaknya sadar dan sesaknya hilang.

Syarifah Herlina, ibu Khadaffi mengatakan pada usia 3,7 tahun Khadaffi dibawa ke Rumah Sakit Jantung di Jakarta. Biaya didapat setelah mengajukan bantuan ke Pemerintah Kota Pontianak. Saat itulah diketahui masalah jantung anaknya ini begitu kompleks.

Baca Juga :  PT CMI Bantu Kelompok Tani dan Peternak

“Itu untuk sekali pengobatan saja. Setelah diperiksa ternyata tidak alami kelainan jantung kompleks. Jantung sebelahnya tidak berfungsi, ada bocor dua, dan ada masalah di pembuluh darahnya,” ungkap dia.

Khadaffi mesti mendapatkan tiga kali tindakan medis. Biaya yang tidak sedikit dibutuhkan, terutama untuk transportasi, penginapan, dan kebutuhan sehari-hari. Ayahnya, Hermansyah hanya karyawan ekspedisi. Pendapatan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga, ditambah susu formula untuk Khadaffi. Sejak sakit, ia tak pernah mau makan nasi. Berat badannya pun hanya 10,9 kilogram saja.

“Tidak mau makan, sehari-hari minum susu formula saja,” ungkap warga Jalan Panglima A Rani, Tambelan Sampit ini.

Keluarganya pun mengharapkan bantuan banyak pihak untuk membantu pengobatan anaknya. Oktober ini, akan digalang dana untuk kebutuhan biaya pengobatan Khadaffi melalui program dompet simpatik, program sosial Pontianak Post kerjasama dengan Dompet Ummat.(*)

Muhammad Khadaffi, Derita Penyakit Jantung Bawaan Kompleks

Mulut dan beberapa bagian tubuh Muhammad Khadaffi membiru. Badan sangat kurus, sehingga tulang rusuk kelihatan. Bagian dadanya cekung, akibat fungsi jantungnya yang tidak normal. Selain tidak berfungsi sebelah, ada dua kebocoran di jantung Khadaffi, serta masalah di pembuluh darahnya. Khadaffi harus segera mendapatkan pertolongan.

MARSITA RIANDINI, Pontianak

MENGINJAK usia 4 tahun, Muhammad Khadaffi belum bisa berbicara. Berjalan tertatih-tatih dan harus berpegang di dinding atau meja. Berbeda dengan tumbuh kembang saudara kembarnya, Muhammad Khadaffa yang tumbuh lebih aktif, lancar berbicara dan berjalan.

Khadaffi diketahui mengalami kelainan jantung bawaan yang kompleks. Penyakit jantung bawaan atau congenital heart disease adalah kelainan pada struktur jantung yang dialami sejak lahir. Kondisi ini dapat mengakibatkan gangguan pada aliran darah dari dan ke jantung, baik yang tergolong ringan ataupun kompleks, sehingga berpotensi membahayakan. Masih belum ditemui apa penyebab utamanya. Tetapi dari gejalanya, ada dua, yaitu biru dan tidak biru.

Baca Juga :  SDN 03 Tenguwe Porak Poranda Pasca Banjir

Cerita bermula ketika Khadaffi berusia empat bulan. Balita yang pada 29 September ini genap berusia empat tahun mengalami sesak. Khadaffi dibawa ke RSUD Soedarso, dan didiagnosa alami kelainan jantung bawaan dan mesti dirujuk ke Jakarta.

Tak memiliki biaya untuk transportasi, dan akomodasi menyebabkan anak ke tiga dari tiga bersaudara ini tidak mendapatkan penangan medis. Bila sesak datang, orang tuanya mencari cara sebisa mungkin agar sesaknya hilang. Bila menangis, sesaknya kembali muncul. Bahkan, bisa pingsan empat hingga enam jam. Tak ada upaya lain yang bisa dilakukan orang tua, selain mengelus buah hatinya. Mencari cara sederhana agar anaknya sadar dan sesaknya hilang.

Syarifah Herlina, ibu Khadaffi mengatakan pada usia 3,7 tahun Khadaffi dibawa ke Rumah Sakit Jantung di Jakarta. Biaya didapat setelah mengajukan bantuan ke Pemerintah Kota Pontianak. Saat itulah diketahui masalah jantung anaknya ini begitu kompleks.

Baca Juga :  Lima Jenazah Belum Teridentifikasi

“Itu untuk sekali pengobatan saja. Setelah diperiksa ternyata tidak alami kelainan jantung kompleks. Jantung sebelahnya tidak berfungsi, ada bocor dua, dan ada masalah di pembuluh darahnya,” ungkap dia.

Khadaffi mesti mendapatkan tiga kali tindakan medis. Biaya yang tidak sedikit dibutuhkan, terutama untuk transportasi, penginapan, dan kebutuhan sehari-hari. Ayahnya, Hermansyah hanya karyawan ekspedisi. Pendapatan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga, ditambah susu formula untuk Khadaffi. Sejak sakit, ia tak pernah mau makan nasi. Berat badannya pun hanya 10,9 kilogram saja.

“Tidak mau makan, sehari-hari minum susu formula saja,” ungkap warga Jalan Panglima A Rani, Tambelan Sampit ini.

Keluarganya pun mengharapkan bantuan banyak pihak untuk membantu pengobatan anaknya. Oktober ini, akan digalang dana untuk kebutuhan biaya pengobatan Khadaffi melalui program dompet simpatik, program sosial Pontianak Post kerjasama dengan Dompet Ummat.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/