alexametrics
33.9 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Masuk Pasar, Pedagang-Pembeli Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

PONTIANAK–Adaptasi masyarakat selaku pembeli dan pedagang di beberapa pasar tradisional di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya sudah berjalan sejak lama. Wajib mematuhi protokol kesehatan dengan mempergunakan masker, mencuci tangan di tempat disiapkan sampai memakai hand sanytizer adalah cirinya.

“Pasar rakyat seperti Flamboyan dan Parit Baru cukup tertib. Saya sudah terjun langsujng melihat pedagang-pembeli selalu memakai masker sejak lama. Pun tempatg cucu tangan begitu pergi atau pulang dari pasar sudah disiapkan pada beberapa titik sudut,” ungkap Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalbar, Suib belum lama ini.

Menurutnya kesadaran masyarakat Kalbar berkujung ke pasar rakyat cukup tinggi. Pun menjaga jarak antar lapak dari satu pedagang ke pedagang lain, cukup jauh. Jaraknya bahkan lebih dari 1 meter. Tidak heran aktivitas kegiatan jual-beli berjalan lancar tanpa takut Covid-19.

Baca Juga :  Ajak Pedagang Dukung Bupati Menata Pasar

“Kita, harus akui dibalik beban pedagang pasar, menghadapi dampak ekonomi pandemi Covid-19 perjuangan menghidupi anak istri dan keluarga di rumah sangat tinggi,” ujarnya.

Sementara, Abui pedagang pasar di Parit Baru, Kubu Raya menyebutkan bahwa pedagang pasar yang berjualan di pasar rakyat, sangat mematuhi protokol kesehatan. Masker pedagang dan pembeli selalu dipergunakan ketika terjadi transaksi. Di sisi lain tempat cuci tangan juga tersedia di beberapa titik. “Intinya, kami berdagang mencari duit. Tetapi mematuhi protokol kesehatan lebih penting,” kata dia.

Di dekatnya juga ada para penjual masker. Bagi masyarakat yang tidak membeli diminta membeli masker terlebih dahulu sebelum masuk pasar. Sebelumnya memang sempat dibagikan secara gratis. “Kami cukup tertib. Kesadaran kami juga cukup tinggi. Itu semua berkat kerjasama seluruh pihak agar saling mengingatkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Konsumsi Ikan Belum Bertambah Signifikan

Politisi Hanura Kalbar, Suib kembali mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir dan masyarakat harus tetap berhati-hati. Sebab corona berbahaya bagi kesehatan. Makanya, anjuran pemerintah dengan mematuhi protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan.

“Kami harapkan kepada seluruh masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan, jangan sampai lengah dan membahayakan diri dan orang lain,” sarannya.(den)

PONTIANAK–Adaptasi masyarakat selaku pembeli dan pedagang di beberapa pasar tradisional di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya sudah berjalan sejak lama. Wajib mematuhi protokol kesehatan dengan mempergunakan masker, mencuci tangan di tempat disiapkan sampai memakai hand sanytizer adalah cirinya.

“Pasar rakyat seperti Flamboyan dan Parit Baru cukup tertib. Saya sudah terjun langsujng melihat pedagang-pembeli selalu memakai masker sejak lama. Pun tempatg cucu tangan begitu pergi atau pulang dari pasar sudah disiapkan pada beberapa titik sudut,” ungkap Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalbar, Suib belum lama ini.

Menurutnya kesadaran masyarakat Kalbar berkujung ke pasar rakyat cukup tinggi. Pun menjaga jarak antar lapak dari satu pedagang ke pedagang lain, cukup jauh. Jaraknya bahkan lebih dari 1 meter. Tidak heran aktivitas kegiatan jual-beli berjalan lancar tanpa takut Covid-19.

Baca Juga :  Kenaikan harga kebutuhan pokok Masih Wajar

“Kita, harus akui dibalik beban pedagang pasar, menghadapi dampak ekonomi pandemi Covid-19 perjuangan menghidupi anak istri dan keluarga di rumah sangat tinggi,” ujarnya.

Sementara, Abui pedagang pasar di Parit Baru, Kubu Raya menyebutkan bahwa pedagang pasar yang berjualan di pasar rakyat, sangat mematuhi protokol kesehatan. Masker pedagang dan pembeli selalu dipergunakan ketika terjadi transaksi. Di sisi lain tempat cuci tangan juga tersedia di beberapa titik. “Intinya, kami berdagang mencari duit. Tetapi mematuhi protokol kesehatan lebih penting,” kata dia.

Di dekatnya juga ada para penjual masker. Bagi masyarakat yang tidak membeli diminta membeli masker terlebih dahulu sebelum masuk pasar. Sebelumnya memang sempat dibagikan secara gratis. “Kami cukup tertib. Kesadaran kami juga cukup tinggi. Itu semua berkat kerjasama seluruh pihak agar saling mengingatkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Konsumsi Ikan Belum Bertambah Signifikan

Politisi Hanura Kalbar, Suib kembali mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir dan masyarakat harus tetap berhati-hati. Sebab corona berbahaya bagi kesehatan. Makanya, anjuran pemerintah dengan mematuhi protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan.

“Kami harapkan kepada seluruh masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan, jangan sampai lengah dan membahayakan diri dan orang lain,” sarannya.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

/