alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, August 19, 2022

Terapkan Prokes, DPPKH Kalbar Gelar Pangan Murah

PONTIANAK – Dinas Pangan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kalimantan Barat menggelar kegiatan Pangan Murah, di kantor dinas tersebut, Selasa (27/10). Kegiatan yang akan digelar selama dua hari itu, menyediakan berbagai pangan pokok dengan harga yang lebih murah. Para pengunjung antusias, walaupun diterapkan protokol kesehatan (prokes).

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan pangan pokok dengan harga yan murah dan terjangkau, khususnya untuk masyarakat umum di sekitar lingkungan kantor DPPKH atau TTIC Kalbar, maupun masy pontianak lainnya yang berminat,” ungkap Kepala Dinas PPKH Kalbar, Muhammad Munsif, kemarin.

Kegiatan ini, lanjut dia, sengaja digelar jelang hari libur keagamaan yakni peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada hari Kamis 29 Oktober 2020. Dia berharap melalui kegiatan ini, masyarakat muslim yang berencana menggelar selamatan bisa terbantu kebutuhan pangan yang diperlukan, tentunya dengan harga yang sangat terjangkau.

Baca Juga :  Kwarda Pramuka Mesti Sinergi dengan Pemerintah

Pihaknya menyediakan aneka pangan yang dapat dibeli oleh masyarakat. Kemarin, stok yang tersedia, untuk beras segar medium 8000 kg, beras Premium Gapoktan 300 kg, gula pasir 1000 kg, telur ayam 9000 butir, minyak goreng 800 kg, daging ayam 200 kg, daging kerbau 100 kg, bawang merah 100, dan Bawang putih 125 kg. “Selain itu juga tersedia beras hitam, beras merah msg2 300 kg serta aneka sayuran segar seperti cabe rawit merah, bayam, dan lain sebagainya,” tutur dia.

Kegiatan yang tetap menggunakan protokol kesehatan ini, mendapat antusias masyarakat yang cukup bagus. Pengunjung pada hari pertama, tercatat sekitar 400an orang dengan rata-rata pembelian Rp100-200 ribu per orang. Adapun total omzet yang didapat pada hari pertama sekitar Rp35 juta rupiah.

Baca Juga :  Tenny; Pencegahan Covid-19, Stok Alkon Jangan Kosong

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni pengunjung wajib pake masker, cuci tangan dengam air sabun di tempat yang telah disiapkan di area TTIC, serta bersedia antri duduk dengan tertib di kursi yg disiapkan di bawah tenda dengan menjaga jarak sekitar 1 meter. Masuk secara bergiliran dengan melalui pemeriksaan suhu,” pungkas dia. (sti)

PONTIANAK – Dinas Pangan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kalimantan Barat menggelar kegiatan Pangan Murah, di kantor dinas tersebut, Selasa (27/10). Kegiatan yang akan digelar selama dua hari itu, menyediakan berbagai pangan pokok dengan harga yang lebih murah. Para pengunjung antusias, walaupun diterapkan protokol kesehatan (prokes).

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan pangan pokok dengan harga yan murah dan terjangkau, khususnya untuk masyarakat umum di sekitar lingkungan kantor DPPKH atau TTIC Kalbar, maupun masy pontianak lainnya yang berminat,” ungkap Kepala Dinas PPKH Kalbar, Muhammad Munsif, kemarin.

Kegiatan ini, lanjut dia, sengaja digelar jelang hari libur keagamaan yakni peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada hari Kamis 29 Oktober 2020. Dia berharap melalui kegiatan ini, masyarakat muslim yang berencana menggelar selamatan bisa terbantu kebutuhan pangan yang diperlukan, tentunya dengan harga yang sangat terjangkau.

Baca Juga :  MTQ Usia Emas di Masjid Raya Mujahidin Pontianak

Pihaknya menyediakan aneka pangan yang dapat dibeli oleh masyarakat. Kemarin, stok yang tersedia, untuk beras segar medium 8000 kg, beras Premium Gapoktan 300 kg, gula pasir 1000 kg, telur ayam 9000 butir, minyak goreng 800 kg, daging ayam 200 kg, daging kerbau 100 kg, bawang merah 100, dan Bawang putih 125 kg. “Selain itu juga tersedia beras hitam, beras merah msg2 300 kg serta aneka sayuran segar seperti cabe rawit merah, bayam, dan lain sebagainya,” tutur dia.

Kegiatan yang tetap menggunakan protokol kesehatan ini, mendapat antusias masyarakat yang cukup bagus. Pengunjung pada hari pertama, tercatat sekitar 400an orang dengan rata-rata pembelian Rp100-200 ribu per orang. Adapun total omzet yang didapat pada hari pertama sekitar Rp35 juta rupiah.

Baca Juga :  Medali Pertama untuk Kalbar Setelah 16 Tahun

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni pengunjung wajib pake masker, cuci tangan dengam air sabun di tempat yang telah disiapkan di area TTIC, serta bersedia antri duduk dengan tertib di kursi yg disiapkan di bawah tenda dengan menjaga jarak sekitar 1 meter. Masuk secara bergiliran dengan melalui pemeriksaan suhu,” pungkas dia. (sti)

Most Read

Artikel Terbaru

/