alexametrics
27 C
Pontianak
Friday, August 12, 2022

FGD Peran Pendidik Mengimplementasikan Moderasi Beragama

PONTIANAK – Yayasan Pendidikan Muslimat NU Kalimantan Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang bertajuk ‘Peran Pendidik dalam Mengimplementasikan Moderasi Beragama di Lingkungan Sekolah’.

Kegiatan tersebut digelar secara virtual dan tatap muka terbatas di Hotel Grand Mahkota Pontianak, Selasa 26 Oktober 2021.

Ketua Panitia Kegiatan sekaligus Sekretaris YPM NU Kalimantan Barat Niyah Nurniyati menuturkan kegiatan tersebut akan diikuti oleh Guru Pendidikan Agama Islam mulai dari jenjang SD, SMA/SMK, guru Madrasah, Kepala Taman Kanak-Kanak, Kelompok Bermain dan Raudhatul Athfal Se Kalimantan Barat.

“Tujuan besar yang ingin kita capai adalah guru dapat menjadi agen perdamaian dan moderasi beragama di lingkungan sekolah masing-masing,” ujar Niyah Nurniyati dalam keterangan tertulisnya.
Kegiatan tersebut menghadirkan pemateri di antaranya Kepala Kanwil Kementerian Agama Drs Syahrul Yadi, M. Si, Ketua FKPT Kalimantan Barat Dr Wajidi Sayad M. Ag, dan Dosen Pasca Sarjana IAIN Pontianak Prof Dr Ibrahim, MA.

Baca Juga :  Gelar FGD Menjelang Bulan Suci Ramadan 1442

Dirinya menerangkan sebagai perangkat dari Muslimat NU yang berbadan hukum, YPM Kalbar mempunyai komitmen yang kuat untuk turun mengambil peran dalam ikut mewarnai pembangunan Pendidikan di Indonesia.

Satu di antaranya mengimplementasi moderasi beragama di lingkungan pendidikan.
Menurutnya YPM NU selama ini juga turut aktif melakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas para pengelola TK/Ra/paud dan Kelompok Bermain di Kalimantan Barat.

“Itu sebagai upaya mendekatkan layanan muslimat NU kepada masyarakat,” ujarnya.

Dirinya berharap semua peseta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Serta kegiatan terlaksana dengan lancar dan bedampak terhadap guru serta masyarakat sekolah atau madrasah.

Ketua YPM NU Kalimantan Barat Dra. Nurul Wahidah mengharapkan muara dari FGD tersebut para guru baik di sekolah maupun madrasah dapat berperan sebagai duta perdamaian dan moderasi beragama di sekolah.

Baca Juga :  Kebut Vaksinasi Massal, 339.306 Warga Kalbar Telah Divaksin

“YPM NU menjadikan moderasi beragama sebagai salah satu program Muslimat NU yang selama ini membina PAUD TK sebagai upaya mendekatkan pelayanan bersinergi dengan pemerintah,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan FGD tersebut para peserta juga menandatangani dan mendeklarasikan pernyataan sikap untuk menjadi agen moderasi beragama di Sekolah. (mse/r)

PONTIANAK – Yayasan Pendidikan Muslimat NU Kalimantan Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang bertajuk ‘Peran Pendidik dalam Mengimplementasikan Moderasi Beragama di Lingkungan Sekolah’.

Kegiatan tersebut digelar secara virtual dan tatap muka terbatas di Hotel Grand Mahkota Pontianak, Selasa 26 Oktober 2021.

Ketua Panitia Kegiatan sekaligus Sekretaris YPM NU Kalimantan Barat Niyah Nurniyati menuturkan kegiatan tersebut akan diikuti oleh Guru Pendidikan Agama Islam mulai dari jenjang SD, SMA/SMK, guru Madrasah, Kepala Taman Kanak-Kanak, Kelompok Bermain dan Raudhatul Athfal Se Kalimantan Barat.

“Tujuan besar yang ingin kita capai adalah guru dapat menjadi agen perdamaian dan moderasi beragama di lingkungan sekolah masing-masing,” ujar Niyah Nurniyati dalam keterangan tertulisnya.
Kegiatan tersebut menghadirkan pemateri di antaranya Kepala Kanwil Kementerian Agama Drs Syahrul Yadi, M. Si, Ketua FKPT Kalimantan Barat Dr Wajidi Sayad M. Ag, dan Dosen Pasca Sarjana IAIN Pontianak Prof Dr Ibrahim, MA.

Baca Juga :  Huruf Jawi dan Moderasi Beragama

Dirinya menerangkan sebagai perangkat dari Muslimat NU yang berbadan hukum, YPM Kalbar mempunyai komitmen yang kuat untuk turun mengambil peran dalam ikut mewarnai pembangunan Pendidikan di Indonesia.

Satu di antaranya mengimplementasi moderasi beragama di lingkungan pendidikan.
Menurutnya YPM NU selama ini juga turut aktif melakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas para pengelola TK/Ra/paud dan Kelompok Bermain di Kalimantan Barat.

“Itu sebagai upaya mendekatkan layanan muslimat NU kepada masyarakat,” ujarnya.

Dirinya berharap semua peseta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Serta kegiatan terlaksana dengan lancar dan bedampak terhadap guru serta masyarakat sekolah atau madrasah.

Ketua YPM NU Kalimantan Barat Dra. Nurul Wahidah mengharapkan muara dari FGD tersebut para guru baik di sekolah maupun madrasah dapat berperan sebagai duta perdamaian dan moderasi beragama di sekolah.

Baca Juga :  FKPT Kalbar Gelar Asik Bang, Ajak Milenial Cegah Radikalisme Lewat Seni

“YPM NU menjadikan moderasi beragama sebagai salah satu program Muslimat NU yang selama ini membina PAUD TK sebagai upaya mendekatkan pelayanan bersinergi dengan pemerintah,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan FGD tersebut para peserta juga menandatangani dan mendeklarasikan pernyataan sikap untuk menjadi agen moderasi beragama di Sekolah. (mse/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/