alexametrics
26.7 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Sarawak Siaga, Dua Pasien Diduga Corona Diisolasi

SARAWAK- Dua pasien yang diduga terinfeksi virus Corona dirawat secara intensif di Sarawak. Satu warga negara China, wanita berumur 25 tahun dan seorang pilot yang baru pulang dari Beijing. Keduanya dirawat di dua Rumah Sakit berbeda di Sarawak.

Seperti dilansir dari Suara Sarawak, warga China tersebut diketahui baru saja bepergian ke Wuhan tanggal 11 Januari, dan tiba di Sabah untuk transit lima hari kemudian. Saat tiba di Bintulu, dia menjalankan aktivitas seperti biasa, namun pada tanggal 26 Januari dia mendatangi Rumah Sakit dengan keluhan demam dan akhirnya ditangani secara intensif.

Salah satu pasien lagi ialah seorang pilot. Sang pilot diketahui baru saja melakukan penerbangan dengan rute Beijing. Sama dengan pasien pertama, dia mengeluh demam dan saat ini menjalani perawatan di Hospital Umum Sarawak, Kuching.

Baca Juga :  Nak Ngopi? Bungkus Jak!

Dalam jumpa pers di Kuching, Senin (27/1), Ketua Menteri Sarawak, Datuk Patinggi Abang Johari Tun Openg mengatakan akan memperketat pintu masuk Sarawak.
Menurut Abang Johari, Sarawak benar-benar serius mengantisipasi menyebarnya virus Corona.

“Saya telah meminta pihak JPBN (Jawatankuasa Pengurusan Bencana Negeri) untuk menangani masalah ini dengan memperketatkan bandara kita, dan membagikan masker kepada semua orang di pintu masuk semua bandara di Sarawak,” kata orang nomor satu di Sarawak itu.

“Kita harus mempersiapkan diri kita untuk menghadapi masalah ini, dan saya mengimbau kepada warga yang akan melakukan perjalanan ke China untuk saat ini, agar dibatalkan,” tambahnya. (SS)

SARAWAK- Dua pasien yang diduga terinfeksi virus Corona dirawat secara intensif di Sarawak. Satu warga negara China, wanita berumur 25 tahun dan seorang pilot yang baru pulang dari Beijing. Keduanya dirawat di dua Rumah Sakit berbeda di Sarawak.

Seperti dilansir dari Suara Sarawak, warga China tersebut diketahui baru saja bepergian ke Wuhan tanggal 11 Januari, dan tiba di Sabah untuk transit lima hari kemudian. Saat tiba di Bintulu, dia menjalankan aktivitas seperti biasa, namun pada tanggal 26 Januari dia mendatangi Rumah Sakit dengan keluhan demam dan akhirnya ditangani secara intensif.

Salah satu pasien lagi ialah seorang pilot. Sang pilot diketahui baru saja melakukan penerbangan dengan rute Beijing. Sama dengan pasien pertama, dia mengeluh demam dan saat ini menjalani perawatan di Hospital Umum Sarawak, Kuching.

Baca Juga :  DPRD Tetapkan Komisioner KPID Kalbar Terpilih

Dalam jumpa pers di Kuching, Senin (27/1), Ketua Menteri Sarawak, Datuk Patinggi Abang Johari Tun Openg mengatakan akan memperketat pintu masuk Sarawak.
Menurut Abang Johari, Sarawak benar-benar serius mengantisipasi menyebarnya virus Corona.

“Saya telah meminta pihak JPBN (Jawatankuasa Pengurusan Bencana Negeri) untuk menangani masalah ini dengan memperketatkan bandara kita, dan membagikan masker kepada semua orang di pintu masuk semua bandara di Sarawak,” kata orang nomor satu di Sarawak itu.

“Kita harus mempersiapkan diri kita untuk menghadapi masalah ini, dan saya mengimbau kepada warga yang akan melakukan perjalanan ke China untuk saat ini, agar dibatalkan,” tambahnya. (SS)

Most Read

Artikel Terbaru

/