alexametrics
33 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Masa Tunggu Haji di Kalbar hingga 19 Tahun

PONTIANAK – Masa tunggu haji di Kalimantan Barat mencapai rata-rata 19 tahun, sedangkan jemaah calon haji yang masuk daftar tunggu mencapai 49.909 orang. Demikian kata Darohman, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah, Kanwil Kemenag Kalbar.

“Masa tunggu rata-rata 19 tahun, tetapi kalau dipilah pilah ada beberapa kabupaten yang masa tunggunya sampai 24 tahun. Seperti Pontianak, Sambas, Singkawang, Kapuas Hulu rata-rata masa tunggunya 24 tahun,” jelasnya.

Ada juga kabupaten yang masa tunggunya mencapai 10 hingga 12 tahun, seperti di Landak dan Bengkayang.

Darohman mengatakan, tahun ini belum dapat dipastikan apakah Indonesia memberangkatkan jemaah calon haji, setelah sudah dua kali keberangkatan ditunda akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Kembangkan Benih Nila Unggul untuk Pembudidaya Ikan

Jika ada keberangkatan, maka pihaknya masih menunggu kuota yang disediakan untuk jemaah haji Kalbar.

“Kuota jemaah Kalbar pada tahun sebelumnya mencapai 2.475 orang. Tahun ini jika ada keberangkatan, masih menunggu berapa kuota yang disediakan untuk Kalbar,” ulasnya.

Sementara itu, dalam laman resminya, Kementerian Agama melakukan persiapan keberangkatan jemaah haji tahun 1443 H/2022 M sambil menunggu kepastian penyelenggaraan ibadah haji yang sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah Arab Saudi. Salah satunya adalah dengan menyiapkan mitigasi pelaksanaan Haji 1443 H/2022 M.

Kementerian Agama juga melakukan integrasi sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu dengan aplikasi Peduli Lindungi serta aplikasi Tawakkalna, sehingga identifikasi status vaksinasi jemaah haji dapat dilakukan dengan mudah.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Belum Jadi Syarat Umrah

Penerapan protokol kesehatan secara ketat sesuai ketentuan yang berlaku, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi. Termasuk mengatur skenario penyelenggaraan ibadah haji terkait dengan munculnya varian baru omicron yaitu pemberangakatan dengan kuota penuh, kuota terbatas atau tidak memberangkatkan jemaah haji. (mrd)

PONTIANAK – Masa tunggu haji di Kalimantan Barat mencapai rata-rata 19 tahun, sedangkan jemaah calon haji yang masuk daftar tunggu mencapai 49.909 orang. Demikian kata Darohman, Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah, Kanwil Kemenag Kalbar.

“Masa tunggu rata-rata 19 tahun, tetapi kalau dipilah pilah ada beberapa kabupaten yang masa tunggunya sampai 24 tahun. Seperti Pontianak, Sambas, Singkawang, Kapuas Hulu rata-rata masa tunggunya 24 tahun,” jelasnya.

Ada juga kabupaten yang masa tunggunya mencapai 10 hingga 12 tahun, seperti di Landak dan Bengkayang.

Darohman mengatakan, tahun ini belum dapat dipastikan apakah Indonesia memberangkatkan jemaah calon haji, setelah sudah dua kali keberangkatan ditunda akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Kemenag Gelar Kompetisi Film Pendek Islami 2022

Jika ada keberangkatan, maka pihaknya masih menunggu kuota yang disediakan untuk jemaah haji Kalbar.

“Kuota jemaah Kalbar pada tahun sebelumnya mencapai 2.475 orang. Tahun ini jika ada keberangkatan, masih menunggu berapa kuota yang disediakan untuk Kalbar,” ulasnya.

Sementara itu, dalam laman resminya, Kementerian Agama melakukan persiapan keberangkatan jemaah haji tahun 1443 H/2022 M sambil menunggu kepastian penyelenggaraan ibadah haji yang sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah Arab Saudi. Salah satunya adalah dengan menyiapkan mitigasi pelaksanaan Haji 1443 H/2022 M.

Kementerian Agama juga melakukan integrasi sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu dengan aplikasi Peduli Lindungi serta aplikasi Tawakkalna, sehingga identifikasi status vaksinasi jemaah haji dapat dilakukan dengan mudah.

Baca Juga :  Abriansyah Calon Tunggal

Penerapan protokol kesehatan secara ketat sesuai ketentuan yang berlaku, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi. Termasuk mengatur skenario penyelenggaraan ibadah haji terkait dengan munculnya varian baru omicron yaitu pemberangakatan dengan kuota penuh, kuota terbatas atau tidak memberangkatkan jemaah haji. (mrd)

Most Read

Artikel Terbaru

/