alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Erma Suryanik Jadi Kadisdukcapil, Wali Kota Lantik 29 Pejabat Tinggi Pratama

PONTIANAK-Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono kembali mengambil sumpah jabatan, pada 29 orang pemimpin tinggi pratama pejabat administrasi dan pejabat pengawas di lingkungan Pemkot Pontianak, Jumat (28/2). Dipelantikan itu, juga sekaligus menetapkan Erma Suryanik sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pontianak menggantikan Suparma yang telah pensiun awal tahun lalu.

Setelah pelantikan Kadisdukcapil dilakukan, ia minta untuk segera menjalankan amanah tersebut. Ingin dia, pelayanan masyarakat yang masih menjadi keluhan dapat diselesaikan oleh Kepala Capil baru.

Pembenahan dalam manajamen pelayanan Capil sudah seharusnya dilakukan. Saat ini, ia melihat pelayanan kepengurusan e KTP dan administrasi lain masih terjadi masalah antrean. “Ini harus dicari inovasinya. Zaman sudah canggih. Jika perlu masyarakat tak perlu repot antrem cukup daftar melalui aplikasi, dan datang ke kantor,” ungkapnya.

Baca Juga :  Karyawan Outsourcing Kesecewa dengan PT.HPI

Ingin dia pelayanan Capil ke depan seperti itu. Harus diutamakan kecepatan, ketepatan dan kemudahan.

Ditanya dugaan pungli, diingatkan Edi bagi oknum ASN yang bermain akan dikenakan sanksi berat. “Kita memiliki satgas pungli. ASN jangan macam-macam,” tegasnya.

Bagi pelayanan jasa yang menawarkan kepengurusan administrasi cepat, diminta dia masyarakat jangan dibiasakan speerti itu. Karena pelayanan di Pemerintahan Kota Pontianak kini sudah cepat.

Oleh karenanya setiap kepengurusan perizinan atau yang menyangkut administrasi diminta diurus sendiri.

PR ini tambah Edi bukan hanya di Capil saja. Ia meminta inovasi menjadi wajib di setiap OPD.(iza)

PONTIANAK-Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono kembali mengambil sumpah jabatan, pada 29 orang pemimpin tinggi pratama pejabat administrasi dan pejabat pengawas di lingkungan Pemkot Pontianak, Jumat (28/2). Dipelantikan itu, juga sekaligus menetapkan Erma Suryanik sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pontianak menggantikan Suparma yang telah pensiun awal tahun lalu.

Setelah pelantikan Kadisdukcapil dilakukan, ia minta untuk segera menjalankan amanah tersebut. Ingin dia, pelayanan masyarakat yang masih menjadi keluhan dapat diselesaikan oleh Kepala Capil baru.

Pembenahan dalam manajamen pelayanan Capil sudah seharusnya dilakukan. Saat ini, ia melihat pelayanan kepengurusan e KTP dan administrasi lain masih terjadi masalah antrean. “Ini harus dicari inovasinya. Zaman sudah canggih. Jika perlu masyarakat tak perlu repot antrem cukup daftar melalui aplikasi, dan datang ke kantor,” ungkapnya.

Baca Juga :  Diam-Diam Bantu Masyarakat, Pengusaha Singkawang Kirim 3000 Telur Perhari Sampai Banjir Surut

Ingin dia pelayanan Capil ke depan seperti itu. Harus diutamakan kecepatan, ketepatan dan kemudahan.

Ditanya dugaan pungli, diingatkan Edi bagi oknum ASN yang bermain akan dikenakan sanksi berat. “Kita memiliki satgas pungli. ASN jangan macam-macam,” tegasnya.

Bagi pelayanan jasa yang menawarkan kepengurusan administrasi cepat, diminta dia masyarakat jangan dibiasakan speerti itu. Karena pelayanan di Pemerintahan Kota Pontianak kini sudah cepat.

Oleh karenanya setiap kepengurusan perizinan atau yang menyangkut administrasi diminta diurus sendiri.

PR ini tambah Edi bukan hanya di Capil saja. Ia meminta inovasi menjadi wajib di setiap OPD.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/