alexametrics
26.7 C
Pontianak
Friday, August 19, 2022

Cegah Masuknya Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme

PONTIANAK – Yayasan Kejayaan Islam Asyariat Al Asy Arriyah menggelar doa bersama dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan untuk mencegah dan menanggulangi masuknya paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme di Kota Pontianak. Giat tersebut dilaksanakan di Aula Aula Yayasan Kejayaan Islam Al Asy Arriyah, Jalan Parwasal, Kelurahan Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara, kemarin.

Dalam acara doa bersama tersebut, Yayasan Kejayaan Islam Asyariat Al Asy Arriyah turut menggandeng sejumlah pihak untuk turut andil dalam mencegah maraknya tindak kriminal di wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya. Mulai dari kepolisian, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga tokoh adat dan budaya. Tentunya selama kegiatan berlangsung, tetap mengedepankan protokol kesehatan guna mencegah penyebarluasan wabah Covid-19.

Baca Juga :  Abu Bakar Ba’asyir Bebas Pekan Ini

Adapun kegiatan tersebut dihadiri beberapa pihak terkait. Diantaranya Ketua Yayasan Kejayaan Al Asy Ariyyah yang diwakili oleh Ustaz Muryadi, Kapolresta Pontianak Kota yang diwakili Kabag Ren Polresta Pontianak Kota Kompol Ayin Nurrohman, Wakapolsek Pontianak Utara, Ketua NU Kecamatan Pontianak Utara, tokoh masyarakat, sekretaris IKBM, tokoh pemuda, serta tokoh agama dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Yayasan Kejayaan Islam Al Asy Arriyah, Ustaz Muryadi turut mengucapkan terimakasih kepada para hadirin yang turut berpartisipasi dalam kegiatan doa bersama tersebut. Dia berharap agar dengan diadakannya doa bersama lintas sektor tersebut kedepan mampu meningkatkan sinergitas antarlini sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan untuk mencegah dan menanggulangi masuknya paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme di Kota Pontianak.

Baca Juga :  Bakal Ledakkan Industri Tiongkok, Terduga Teroris Mengaku Simpatisan FPI

“Kegiatan seperti ini juga diharapkan mampu membendung masuknya paham-paham radikal yang menajdi bibit bibit awal aksi terorisme,” harapnya.

Disamping itu, dirinya juga mengajak seluruh masyarakat di Kota Pontianak diberbagai lapisan untuk sebisa mungkin dapat mengintenskan komunikasi dengan pihak terkait, khususnya aparat apabila merasa sudah ada gejala yang terjadi terikait paham intoleransi, radikalisme dan terorisme.

“Bersama sama kita bersinergi untuk mecegah timbulnya kelompok intoleransi, kelompok radikalisme dan terorisme. Mari kita ciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya,” imbuhnya. (*)

PONTIANAK – Yayasan Kejayaan Islam Asyariat Al Asy Arriyah menggelar doa bersama dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan untuk mencegah dan menanggulangi masuknya paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme di Kota Pontianak. Giat tersebut dilaksanakan di Aula Aula Yayasan Kejayaan Islam Al Asy Arriyah, Jalan Parwasal, Kelurahan Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara, kemarin.

Dalam acara doa bersama tersebut, Yayasan Kejayaan Islam Asyariat Al Asy Arriyah turut menggandeng sejumlah pihak untuk turut andil dalam mencegah maraknya tindak kriminal di wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya. Mulai dari kepolisian, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga tokoh adat dan budaya. Tentunya selama kegiatan berlangsung, tetap mengedepankan protokol kesehatan guna mencegah penyebarluasan wabah Covid-19.

Baca Juga :  Minta Warkop Patuhi Protokol Kesehatan

Adapun kegiatan tersebut dihadiri beberapa pihak terkait. Diantaranya Ketua Yayasan Kejayaan Al Asy Ariyyah yang diwakili oleh Ustaz Muryadi, Kapolresta Pontianak Kota yang diwakili Kabag Ren Polresta Pontianak Kota Kompol Ayin Nurrohman, Wakapolsek Pontianak Utara, Ketua NU Kecamatan Pontianak Utara, tokoh masyarakat, sekretaris IKBM, tokoh pemuda, serta tokoh agama dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Yayasan Kejayaan Islam Al Asy Arriyah, Ustaz Muryadi turut mengucapkan terimakasih kepada para hadirin yang turut berpartisipasi dalam kegiatan doa bersama tersebut. Dia berharap agar dengan diadakannya doa bersama lintas sektor tersebut kedepan mampu meningkatkan sinergitas antarlini sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan untuk mencegah dan menanggulangi masuknya paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme di Kota Pontianak.

Baca Juga :  Kasus Penjualan Burung Bayan, Massa Tuntut Jumardi Dibebaskan

“Kegiatan seperti ini juga diharapkan mampu membendung masuknya paham-paham radikal yang menajdi bibit bibit awal aksi terorisme,” harapnya.

Disamping itu, dirinya juga mengajak seluruh masyarakat di Kota Pontianak diberbagai lapisan untuk sebisa mungkin dapat mengintenskan komunikasi dengan pihak terkait, khususnya aparat apabila merasa sudah ada gejala yang terjadi terikait paham intoleransi, radikalisme dan terorisme.

“Bersama sama kita bersinergi untuk mecegah timbulnya kelompok intoleransi, kelompok radikalisme dan terorisme. Mari kita ciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah Kota Pontianak dan sekitarnya,” imbuhnya. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/