alexametrics
28 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Lagi Sepi, Jual Telur Penyu Ilegal, Ketangkap Polisi

PONTIANAK – Direktorat Polair Polda Kalbar menggagalkan penyelundupan sebanyak 3.274 butir telur penyu dari Kepulauan Riau ke Pontianak. Telur penyu ini diamankan di pangkalan speedboat TPI Kota Pontianak pada Kamis (26/3).

Selain mengamankan barang bukti, petugas juga mengamankan seorang pelaku berinisial S (69) warga Kecamatan Pontianak Timur.

Terungkapnya penyelundupan telur penyu lintas provinsi ini berawal dari informasi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak terkait adanya dugaan pengiriman telur penyu menggunakan kapal Sabuk Nusantara 39 dari Tambelan Sampit, Kepulauan Riau menuju Pontianak.

“Kami mendapatkan informasi bahwa ada pengiriman ribuan butir telur penyu menggunakan Kapal Sabuk Nusantara 39 dari Kepulauan Riau dengan tujuan Pontianak,” ungkapnya Direktur Polair Polda Kalbar Kombes Pol Benyamin Sapta melalui Kasubdit Gakkum AKBP Jamhury.

Baca Juga :  Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan Taman Depan Pendopo Gubernur Hingga Selesai

Dari informasi itu, lanjut Jamhury, pihaknya langsung melakukan penyelidikan bersama dengan Polsus PSDKP Pontianak dengan menunggu Kapal Sabuk Nusantara 39 tiba di dermaga Pontianak.

Pihaknya mencurigai seseorang yang membawa sembilan kardus yang diduga berisi telur penyu tanpa dilengkapi dengan izin.

“Kami mengamankan satu orang berinisial S (69) warga Pontianak yang membawa sembilan kardus. Setelah kami lakukan pengecekan dan penggeledahan, ternyata benar. Jumlahnya 3.275 butir telur penyu,” lanjutnya.

Ia juga mengungkapkan akan melakukan koordinasi dengan BKSDA atas temuan ribuan butir telur penyu yang dalam kategori sebagai hewan yang dilindungi.

Pelaku terancam dengan Pasal 40 ayat (2) jo Pasal 21 ayat (2) huruf e, UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. (arf)

Baca Juga :  Midji Persilahkan Daerah Tutup Wilayah, Asal Kebutuhan Masyarakat Terpenuhi

PONTIANAK – Direktorat Polair Polda Kalbar menggagalkan penyelundupan sebanyak 3.274 butir telur penyu dari Kepulauan Riau ke Pontianak. Telur penyu ini diamankan di pangkalan speedboat TPI Kota Pontianak pada Kamis (26/3).

Selain mengamankan barang bukti, petugas juga mengamankan seorang pelaku berinisial S (69) warga Kecamatan Pontianak Timur.

Terungkapnya penyelundupan telur penyu lintas provinsi ini berawal dari informasi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak terkait adanya dugaan pengiriman telur penyu menggunakan kapal Sabuk Nusantara 39 dari Tambelan Sampit, Kepulauan Riau menuju Pontianak.

“Kami mendapatkan informasi bahwa ada pengiriman ribuan butir telur penyu menggunakan Kapal Sabuk Nusantara 39 dari Kepulauan Riau dengan tujuan Pontianak,” ungkapnya Direktur Polair Polda Kalbar Kombes Pol Benyamin Sapta melalui Kasubdit Gakkum AKBP Jamhury.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Tiga Kota di Kalbar Kompak Inflasi

Dari informasi itu, lanjut Jamhury, pihaknya langsung melakukan penyelidikan bersama dengan Polsus PSDKP Pontianak dengan menunggu Kapal Sabuk Nusantara 39 tiba di dermaga Pontianak.

Pihaknya mencurigai seseorang yang membawa sembilan kardus yang diduga berisi telur penyu tanpa dilengkapi dengan izin.

“Kami mengamankan satu orang berinisial S (69) warga Pontianak yang membawa sembilan kardus. Setelah kami lakukan pengecekan dan penggeledahan, ternyata benar. Jumlahnya 3.275 butir telur penyu,” lanjutnya.

Ia juga mengungkapkan akan melakukan koordinasi dengan BKSDA atas temuan ribuan butir telur penyu yang dalam kategori sebagai hewan yang dilindungi.

Pelaku terancam dengan Pasal 40 ayat (2) jo Pasal 21 ayat (2) huruf e, UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. (arf)

Baca Juga :  Telur Penyu Diselundupkan Hingga ke Negeri Jiran

Most Read

Artikel Terbaru

/