alexametrics
34 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Sebelas Makam di BLKI Dirusak Pelaku Misterius

PONTIANAK – Menjelang bulan suci Ramadan, biasanya banyak peziarah datang ke makam orang tua maupun sanak saudaranya yang telah tiada. Baik itu membersihkan makam maupun memanjatkan doa.

Namun alangkah terkejutnya mereka saat melihat makam milik orang tua maupun kerabatnya rusak. Batu nisannya tercerabut, ada pula yang digali.

Peristiwa ini terjadi di Komplek Pemakaman Muslim di Jalan Abdurahman Saleh (BLKI), Kecamantan Pontianak Tenggara. Setidaknya ada sebelas makam di Komplek pemakaman umum itu dirusak orang tak dikenal.

Salah satunya adalah makam keluarga Helga. Makam neneknya turut menjadi korban. Kedua batu nisannya dicabut dan ditemukan tergeletak di antara makam yang lain.

“Makam nenek saya. Dan saya hitung ada 11 makam, tapi tidak tahu, apakah ada yang terlewat,” kata Helga.

Baca Juga :  Harisson Sebut Penggantian Plafon Enam Ambulans Infeksius Rekomendasi Jaksa

Helga mengetahui kejadian tersebut setelah dihubungi seorang kerabatnya, Minggu pagi. Setelah mendapatkan informasi itu, kata Helga, ia pun langsung mendatangi makam nenek dan orangtuanya di pemakaman tersebut.

“Saya baru tahu tadi pagi, karena orangtua dan nenek saya dimakamkan di sini, jadi saya langsung cek. Ternyata benar, batu nisan makam nenek saya dicabut,” ujar Helga.

Kejadian tersebut telah dilaporkan ke Mapolresta Pontianak untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, AKP Indra Asrianto membenarkan, pihaknya telah menerima laporan peristiwa pengerusakan makam tersebut.

Menurut Indra, saat ini telah dilakukan penyelidikan. “Benar. Kami telah menerima laporan kejadian tersebut, dan kami telah melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan olah tempat kejadian perkara,” kata Indra dihubungi Pontianak Post, Minggu (27/3).

Baca Juga :  DJPb Kalbar Paparkan Kinerja Keuangan Pemkab Sekadau

Indra mengatakan, peristiwa perusakan terungkap Minggu (27/3) pukul 05.30. Saat itu seorang penjaga makam bernama Sinardi, datang dan melihat ada kuburan telah dibongkar dan batu nisan dicabut.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, ucap Indra, terdapat 10 makam yang batu nisannya dicabut dan satu makam digali. Atas kejadian itu, pihaknya telah memintai keterangan sebanyak dua orang saksi, di antaranya Sinardi, penjaga makam dan H Zulkarnain, warga sekitar. (arf)

PONTIANAK – Menjelang bulan suci Ramadan, biasanya banyak peziarah datang ke makam orang tua maupun sanak saudaranya yang telah tiada. Baik itu membersihkan makam maupun memanjatkan doa.

Namun alangkah terkejutnya mereka saat melihat makam milik orang tua maupun kerabatnya rusak. Batu nisannya tercerabut, ada pula yang digali.

Peristiwa ini terjadi di Komplek Pemakaman Muslim di Jalan Abdurahman Saleh (BLKI), Kecamantan Pontianak Tenggara. Setidaknya ada sebelas makam di Komplek pemakaman umum itu dirusak orang tak dikenal.

Salah satunya adalah makam keluarga Helga. Makam neneknya turut menjadi korban. Kedua batu nisannya dicabut dan ditemukan tergeletak di antara makam yang lain.

“Makam nenek saya. Dan saya hitung ada 11 makam, tapi tidak tahu, apakah ada yang terlewat,” kata Helga.

Baca Juga :  Polisi Pelajari Motif Pelaku Pembongkaran Makam di BLKI

Helga mengetahui kejadian tersebut setelah dihubungi seorang kerabatnya, Minggu pagi. Setelah mendapatkan informasi itu, kata Helga, ia pun langsung mendatangi makam nenek dan orangtuanya di pemakaman tersebut.

“Saya baru tahu tadi pagi, karena orangtua dan nenek saya dimakamkan di sini, jadi saya langsung cek. Ternyata benar, batu nisan makam nenek saya dicabut,” ujar Helga.

Kejadian tersebut telah dilaporkan ke Mapolresta Pontianak untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, AKP Indra Asrianto membenarkan, pihaknya telah menerima laporan peristiwa pengerusakan makam tersebut.

Menurut Indra, saat ini telah dilakukan penyelidikan. “Benar. Kami telah menerima laporan kejadian tersebut, dan kami telah melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan olah tempat kejadian perkara,” kata Indra dihubungi Pontianak Post, Minggu (27/3).

Baca Juga :  REI Kalbar Sediakan Lahan Makam

Indra mengatakan, peristiwa perusakan terungkap Minggu (27/3) pukul 05.30. Saat itu seorang penjaga makam bernama Sinardi, datang dan melihat ada kuburan telah dibongkar dan batu nisan dicabut.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, ucap Indra, terdapat 10 makam yang batu nisannya dicabut dan satu makam digali. Atas kejadian itu, pihaknya telah memintai keterangan sebanyak dua orang saksi, di antaranya Sinardi, penjaga makam dan H Zulkarnain, warga sekitar. (arf)

Most Read

Artikel Terbaru

/