alexametrics
30 C
Pontianak
Tuesday, August 16, 2022

New Normal Masuk Sekolah, Harus Ada Panduan

PONTIANAK—Kabarnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) segera membuka sekolah dalam waktu dekat. Meski jadwalnya belum ditentukan kapan, masyarakat setidaknya paham PSB di tengah pandemi Covid-19.

Menanggapi masa depan para pelajar di Kalimantan Barat bakalan kembali ke sekolah sekolah secepatnya pada masa penyesuaian new Normal, Ketua Komisi V DPRD Kalimantan Barat, Edy R. Yacoeb meminta ada skenario sambil menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

“Seandainya sekolah baik SD, SMP dan SMP dibuka dalam waktu dekat, perlu persiapan panduan penyesuaian New Normal. Jelas siswa-siswi masuk kelas berarti pencegahan penularan virus Corona (Covid-19) harus dilakukan maksimal. Jangan sampai generasi penerus di tengah semangat belajar jadi korban,” ungkapnya, Kamis(28/5).

Baca Juga :  Pasien Covid-19 Bisa Mengalami Pembekuan Darah di Jantung

Dia meminta Dinas Pendidikan di Kalbar termasuk Kabupaten/Kota sudah merumuskan regulasi khusus berkenaan dengan masuk sekolah atau Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ajaran 2020/2021. Hendaknya aturan dimaksud mengikuti protokol kesehatan pada area pendidikan.

”Misalnya saat normal (sebelum terjadi pandemi) dalam satu kelas ada 36 orang siswa-siswi. Seandainya diberlakukan fhysical distance (jarak fisik) antara 1-2 meter, bisa jadi satu kelas tidak boleh berjumlah 36 orang. ”Artinya tergantung volume ruangan kelas berapa panjang dan lebar mampu menampung para pelajar,” ucapnya.(den)

PONTIANAK—Kabarnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) segera membuka sekolah dalam waktu dekat. Meski jadwalnya belum ditentukan kapan, masyarakat setidaknya paham PSB di tengah pandemi Covid-19.

Menanggapi masa depan para pelajar di Kalimantan Barat bakalan kembali ke sekolah sekolah secepatnya pada masa penyesuaian new Normal, Ketua Komisi V DPRD Kalimantan Barat, Edy R. Yacoeb meminta ada skenario sambil menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

“Seandainya sekolah baik SD, SMP dan SMP dibuka dalam waktu dekat, perlu persiapan panduan penyesuaian New Normal. Jelas siswa-siswi masuk kelas berarti pencegahan penularan virus Corona (Covid-19) harus dilakukan maksimal. Jangan sampai generasi penerus di tengah semangat belajar jadi korban,” ungkapnya, Kamis(28/5).

Baca Juga :  Jalani Hari-Hari Sunyi di Asrama Kampus

Dia meminta Dinas Pendidikan di Kalbar termasuk Kabupaten/Kota sudah merumuskan regulasi khusus berkenaan dengan masuk sekolah atau Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ajaran 2020/2021. Hendaknya aturan dimaksud mengikuti protokol kesehatan pada area pendidikan.

”Misalnya saat normal (sebelum terjadi pandemi) dalam satu kelas ada 36 orang siswa-siswi. Seandainya diberlakukan fhysical distance (jarak fisik) antara 1-2 meter, bisa jadi satu kelas tidak boleh berjumlah 36 orang. ”Artinya tergantung volume ruangan kelas berapa panjang dan lebar mampu menampung para pelajar,” ucapnya.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

/