alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Wali Kota Imbau ASN Bersepeda ke Kantor

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak agar menggunakan sepeda saat berangkat ke kantor setiap hari Jumat.

“Gerakan bersepeda ke kantor ini juga tertuang dalam surat imbauan Nomor 426/584/OR/Disporapar tanggal 26 Agustus 2020 tentang Imbauan Jumat Bersepeda. Mulai Jumat besok (28/8) saya mengimbau ASN di lingkungan Pemkot Pontianak menggunakan sepeda menuju kantor,” kata Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Kamis.

Edi menambahkan Gerakan Jumat Bersepeda ini dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Bersepeda ke kantor dan sekolah. Apabila Gerakan Jumat Bersepeda sudah berjalan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait penyediaan sarana dan prasarananya, seperti fasilitas parkir sepeda, jalur sepeda yang aman.

Baca Juga :  Yunaz Ali Akbar Bersepeda sembari Meminjamkan Buku

“Jika masih bercampur dengan kendaraan bermotor juga riskan dan rawan terhadap kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya. Saat ini, lanjut dia, bersepeda sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Dengan bersepeda, selain berolahraga juga berdampak pada berkurangnya pencemaran udara, dan penggunaan sepeda juga harus sesuai protokol kesehatan.

Sementara itu, Ketua Bike To Work Kota Pontianak, Rudi Agus mengatakan, ada beberapa masukan terkait membangun infrastruktur sepeda di kota, apalagi Pontianak akan menjadi kota ramah pesepeda.

Ia menyebutkan keberadaan jalur sepeda sebenarnya merupakan amanah undang-undang lalu lintas. Dalam peraturan tersebut disebutkan pejalan kaki dan pesepeda termasuk pengguna jalan raya. “Artinya pengguna jalan raya yang paling rentan dan beresiko adalah pejalan kaki dan pesepeda, dan ketika memfasilitasi sepeda harusnya jalur yang aman bagi pesepeda.

Baca Juga :  Tiga Kado Istimewa di Hari Jadi Ke-248 Pontianak

Dirinya menyebutkan pembangunan dilakukan bukan hanya jalan khusus bagi pesepeda tapi harus ada fasilitas pendukung untuk pesepeda seperti taman sepeda.

“Dengan adanya taman sepeda bisa mengedukasi parkir, jalur khusus sepeda dan fasilitas yang dibutuhkan bagi pesepeda. Kami harapkan taman ini begitu diusung sebagai taman sepeda bisa benar-benar menjadi ‘pilot project’ bagi percontohan masyarakat lainnya,” katanya.(antara)

 

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak agar menggunakan sepeda saat berangkat ke kantor setiap hari Jumat.

“Gerakan bersepeda ke kantor ini juga tertuang dalam surat imbauan Nomor 426/584/OR/Disporapar tanggal 26 Agustus 2020 tentang Imbauan Jumat Bersepeda. Mulai Jumat besok (28/8) saya mengimbau ASN di lingkungan Pemkot Pontianak menggunakan sepeda menuju kantor,” kata Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Kamis.

Edi menambahkan Gerakan Jumat Bersepeda ini dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Bersepeda ke kantor dan sekolah. Apabila Gerakan Jumat Bersepeda sudah berjalan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait penyediaan sarana dan prasarananya, seperti fasilitas parkir sepeda, jalur sepeda yang aman.

Baca Juga :  ASN Sepuluh Tahun Tak Boleh Pindah Tugas

“Jika masih bercampur dengan kendaraan bermotor juga riskan dan rawan terhadap kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya. Saat ini, lanjut dia, bersepeda sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Dengan bersepeda, selain berolahraga juga berdampak pada berkurangnya pencemaran udara, dan penggunaan sepeda juga harus sesuai protokol kesehatan.

Sementara itu, Ketua Bike To Work Kota Pontianak, Rudi Agus mengatakan, ada beberapa masukan terkait membangun infrastruktur sepeda di kota, apalagi Pontianak akan menjadi kota ramah pesepeda.

Ia menyebutkan keberadaan jalur sepeda sebenarnya merupakan amanah undang-undang lalu lintas. Dalam peraturan tersebut disebutkan pejalan kaki dan pesepeda termasuk pengguna jalan raya. “Artinya pengguna jalan raya yang paling rentan dan beresiko adalah pejalan kaki dan pesepeda, dan ketika memfasilitasi sepeda harusnya jalur yang aman bagi pesepeda.

Baca Juga :  93 ASN Ikuti Ujian Kenaikan Pangkat

Dirinya menyebutkan pembangunan dilakukan bukan hanya jalan khusus bagi pesepeda tapi harus ada fasilitas pendukung untuk pesepeda seperti taman sepeda.

“Dengan adanya taman sepeda bisa mengedukasi parkir, jalur khusus sepeda dan fasilitas yang dibutuhkan bagi pesepeda. Kami harapkan taman ini begitu diusung sebagai taman sepeda bisa benar-benar menjadi ‘pilot project’ bagi percontohan masyarakat lainnya,” katanya.(antara)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/