alexametrics
31 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Satgas Covid-19 di Perbatasan Kalbar

PONTIANAK – Sebaran Covid-19 untuk masyarakat Indonesia dan Kalimantan Barat masih belum berakhir. Wilayah Kalbar dan provinsi lain masih mudah tersasar virus yang tidak sedikit merenggut nyawa manusia ini. Maka dari itu, butuh langkah ampuh, strategis dalam menekan penyebarannya harus terus dilamkukan. Salah satunya dibentuknya Tim Satgas Khusus Penanganan dan Pengendalian Covid-19 di daerah perbatasan Kalbar.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, H Suriansyah menyambut baik dibentuknya Tim Satgas Khusus Penanganan dan Pengendalian Covid-19 di daerah perbatasan Kalbar. Baginya Satgas Covid-19 di wilayah perbatasan kebijakannya lebih kepada pemerintah pusat.

Menurutnya ujntuk Satgas Covid-19  di provinsi dan kabupaten/kota sangat mungkin susah menjangkau dalam mencegah masuknya virus Covid-19 ke wilayah perbatasan. Akan tetapi hal tersebut jelas dapat melibatkan aparat wilayah sebagai kewengan Pemerintah Pusat, Misalnya TNI, Kementrian Luar Negeri, BNPB dan lembaga lainnya.

Baca Juga :  Akuntansi Polnep Gelar PPM  

Dibentuknya Satgas Covid-19 belum lama ini jelas dapat mengkordinasikan lebih jauh soal pencegahan Covid-19 termasuk ke pihak Konsultan RI di Negeri Jiran, Malaysia. Dengan begitu, langkah-langkah mencegah pekerja migran masuk dari perbatasan atau WNA bisa  dilakukan lebih efektif dan efisien.

Di sisi lain, mess karantina sementara para Pekerja Migran Indonesia yang dideportasi dari Malaysia juga bakalan siap setiap waktu oleh tim Satgas Covid-19 perbatasan. Apalagi wilayah perbatasan biasanya sudah siap dan tersedia pengginapan pemerintah pusat, kalbar atau kabupaten menampung Pekerja Migran Indonesia. “Nah tinggal pemerintah Kabupaten saja menyiapkan fasilitas di kabupaten atau perbatasan yang memang dekat. Jelas saja kerjasama ini bakalan lebih melindungi warga Kalbar ketika ada pekerja migran masuk ke wilayah kita,” ucapnya.(den)

Baca Juga :  Ajak Eksportir Ekpor Produk Turunan

PONTIANAK – Sebaran Covid-19 untuk masyarakat Indonesia dan Kalimantan Barat masih belum berakhir. Wilayah Kalbar dan provinsi lain masih mudah tersasar virus yang tidak sedikit merenggut nyawa manusia ini. Maka dari itu, butuh langkah ampuh, strategis dalam menekan penyebarannya harus terus dilamkukan. Salah satunya dibentuknya Tim Satgas Khusus Penanganan dan Pengendalian Covid-19 di daerah perbatasan Kalbar.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, H Suriansyah menyambut baik dibentuknya Tim Satgas Khusus Penanganan dan Pengendalian Covid-19 di daerah perbatasan Kalbar. Baginya Satgas Covid-19 di wilayah perbatasan kebijakannya lebih kepada pemerintah pusat.

Menurutnya ujntuk Satgas Covid-19  di provinsi dan kabupaten/kota sangat mungkin susah menjangkau dalam mencegah masuknya virus Covid-19 ke wilayah perbatasan. Akan tetapi hal tersebut jelas dapat melibatkan aparat wilayah sebagai kewengan Pemerintah Pusat, Misalnya TNI, Kementrian Luar Negeri, BNPB dan lembaga lainnya.

Baca Juga :  Aksi Babinsa 1202-03/Sungai Raya Bagikan Masker Gratis

Dibentuknya Satgas Covid-19 belum lama ini jelas dapat mengkordinasikan lebih jauh soal pencegahan Covid-19 termasuk ke pihak Konsultan RI di Negeri Jiran, Malaysia. Dengan begitu, langkah-langkah mencegah pekerja migran masuk dari perbatasan atau WNA bisa  dilakukan lebih efektif dan efisien.

Di sisi lain, mess karantina sementara para Pekerja Migran Indonesia yang dideportasi dari Malaysia juga bakalan siap setiap waktu oleh tim Satgas Covid-19 perbatasan. Apalagi wilayah perbatasan biasanya sudah siap dan tersedia pengginapan pemerintah pusat, kalbar atau kabupaten menampung Pekerja Migran Indonesia. “Nah tinggal pemerintah Kabupaten saja menyiapkan fasilitas di kabupaten atau perbatasan yang memang dekat. Jelas saja kerjasama ini bakalan lebih melindungi warga Kalbar ketika ada pekerja migran masuk ke wilayah kita,” ucapnya.(den)

Baca Juga :  Antisipasi Penularan Covid-19 Setelah Liburan Akhir Tahun

Most Read

Artikel Terbaru

/