alexametrics
27.8 C
Pontianak
Thursday, July 7, 2022

Didera Covid-19, Perbanyak Program Bidang Pertanian

PONTIANAK—Affandi AR, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Barat berharap pengembangan berbagai bidang program pertanian mampu menjadi solusi di tengah Covid-19 yang mendera 14 Kabupaten/Kota di Kalbar.

Selain pertanian, perkebunan, perikanan sampai peternakan juga dapat menjadi solusi mengatasi perlambatan perekonomian masyarakat yang tengah diserang virus mematikan ini.

Itu dikatakanya seusai menghadiri rapat via teleconference dengan Bappeda Kalbar dan beberapa pihak terkait belum lama ini.

“Mengingat perekonomian kita runtut dan anjlok didera Covid-19, dan memukul sector-sektor usaha baik besar, menengah maupun kecil. Harapannya adalah bagaimana membangun ekonomi pedesaan yang akrab dengan berbagai bidang pertanian, ternak, kebun dan perikanan,” katanya.

Menurutnya membangun ekonomi pedesaan ditengah terpaan virus Covid-19, sepertinya sector dapat diandalkan yakni melalui berbagai bidang pertanian. Entah itu petani padi maupun petani holtikultura masyarakat.

Baca Juga :  Shalat Jumat dan Shalat Rawatib 5 waktu di Masjid Raya Mujahidin Kembali Digelar

Komisi II meminta Pemprov Kalbar melalui Bappeda pada tahun 2021 memperbanyak program dan bantuan di bidang pertanian dan lainnya.

Program misalnya memperbanyak bantuan benih padi, benih jagung, palawija, benih sayur-mayur dan benih tanaman holtikultura lain bermanfaat hasil bagi petani. Selanjutnya persiapkan pupuk hendaknya sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan para petani.

Sementara bantuan obat obatan untuk mengatisipasi apabila terjadi serangan hama juga harus selalu tersedia. ”Dengan begini, ke depan pertanian bisa menjadi sektor unggulan,” pungkasnya.(den)

PONTIANAK—Affandi AR, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Barat berharap pengembangan berbagai bidang program pertanian mampu menjadi solusi di tengah Covid-19 yang mendera 14 Kabupaten/Kota di Kalbar.

Selain pertanian, perkebunan, perikanan sampai peternakan juga dapat menjadi solusi mengatasi perlambatan perekonomian masyarakat yang tengah diserang virus mematikan ini.

Itu dikatakanya seusai menghadiri rapat via teleconference dengan Bappeda Kalbar dan beberapa pihak terkait belum lama ini.

“Mengingat perekonomian kita runtut dan anjlok didera Covid-19, dan memukul sector-sektor usaha baik besar, menengah maupun kecil. Harapannya adalah bagaimana membangun ekonomi pedesaan yang akrab dengan berbagai bidang pertanian, ternak, kebun dan perikanan,” katanya.

Menurutnya membangun ekonomi pedesaan ditengah terpaan virus Covid-19, sepertinya sector dapat diandalkan yakni melalui berbagai bidang pertanian. Entah itu petani padi maupun petani holtikultura masyarakat.

Baca Juga :  Covid-19 Bisa Mengancam Krisis Pangan Daerah

Komisi II meminta Pemprov Kalbar melalui Bappeda pada tahun 2021 memperbanyak program dan bantuan di bidang pertanian dan lainnya.

Program misalnya memperbanyak bantuan benih padi, benih jagung, palawija, benih sayur-mayur dan benih tanaman holtikultura lain bermanfaat hasil bagi petani. Selanjutnya persiapkan pupuk hendaknya sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan para petani.

Sementara bantuan obat obatan untuk mengatisipasi apabila terjadi serangan hama juga harus selalu tersedia. ”Dengan begini, ke depan pertanian bisa menjadi sektor unggulan,” pungkasnya.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

/