alexametrics
27 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Targetkan Pengumpulan Zakat Rp33 Miliar

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji beserta Wakil Gubernur Ria Norsan menunaikan zakat mal ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalbar, Rabu (28/4). Adapun besaran zakat mal yang diserahkan gubernur sebesar Rp50 juta sementara wagub sebesar Rp25 juta.

Dalam kesempatan itu Gubernur Kalbar Sutarmidji berpesan kepada Baznas Kalbar agar bisa menyampaikan program-program yang bakal dibiayai dari hasil pengumpulan zakat tersebut. Dengan demikian akan mudah mengumpulkan orang-orang yang wajib membayarkan zakatnya atau para muzakki. “Jadi jangan pasif nunggu orang bayar, kalau ada program-program menarik jadi lebih cepat, jadi program dulu yang dijual,” pesannya saat penyerahan zakat mal sekaligus peluncuran gerakan cinta zakat di Kantor Gubernur.

Sementara itu usai menyerahkan zakat, Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan mengimbau masyarakat khususnya umat muslim di Kalbar agar menunaikan zakatnya melalui Baznas. Baik melalui Baznas provinsi, kabupaten/kota serta UPZ yang ada di masjid-masjid agar bisa terkoordinir dengan baik. “Untuk zakat mal mudah-mudahan dapat kita tunaikan, karena kewajiban kita sebagai umat muslim harus dapat menunaikan zakat mal sesuai harta yang kita miliki. Yaitu sebesar 2,5 persen dari harta bergerak yang dimiliki,” katanya.

Baca Juga :  BOI Pontianak Gelar Touring dan Bakti Sosial

Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Ridwansyah mengapresiasi gerkan cinta zakat yang diluncurkan Baznas Kalbar dengan ditandai pembayaran zakat mal oleh gubernur dan wakil gubernur Kalbar. Hal tersebut menurutnya dalam rangka memberikan kepercayaan kepada masyarakat dalam menjalankan amanah sesuai UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.  “Baznas sebagai pengumpulan, pendistribusian tentu upaya kami adalah untuk memperkuat organinasi, baik tingkat provinsi, kabupaten/kota dan memberikan pendampingan,” ucapnya.

Selain itu ia juga mengapresiasi Baznas Kalbar yang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan zakat yang dikumpulkan. Bahkan di tahun 2020 bisa mencapai Rp28 miliar lebih. “Tentu saja di tengah pandemi seperti saat ini kita sangat membutuhkan betul dukungan dari muzakki. Oleh karena itu kami mengajak masyarakat dalam pembayaran zakat lebih awal dan diarahkan ke lembaga resmi,” pungkasnya.

Ketua Baznas Kalbar Uray M Amin menyampaikan target pengumpulan pajak tahun ini bise meningkat 20 persen dari tahun sebelumnya. Jika di tahun lalu khusus Baznas Kalbar bisa mengumpulkan sebesar Rp8 miliar, artinya tahun ini targetnya sekitar Rp12 miliar. “Begitu juga dengan perolehan Baznas se-Kalbar di tahun sebelumnya Rp28 miliar, insyallah 20 persennya berarti (tahun ini) sekitar Rp33 miliar. Dan tentunya itu belum kami rekap dengan seluruh yang di bawah operator dan regulator Baznas, mungkin itu akan sampai di angka Rp50 miliar se-Kalbar,” jelasnya.

Baca Juga :  Dorong Peningkatan Zakat Melalui Generasi Millenial

Ia berharap program yang sudah disusun bisa berjalan dengan baik. Seperti dalam pengentasan kemiskinan dan lain sebagainya. Salah satu contoh yang sudah dilakukan di salah satu daerah Kabupaten Landak. Yakni membangun bendungan air dan airnya biaa dimanfaatkan untuk kegiatan MCK masyarakat di sana.  “Jadi menjawab apa yang dikatakan Pak Gubernur tadi artinya kami sudah membuat program dan kami sudah melaksanakan, tapi Insyallah mungkin yang diinginkan beliau kami menyampaikan detail item per item dari delapan asnaf yang ingin disampaikan ke kaum muslimin,” tutupnya.(bar)

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji beserta Wakil Gubernur Ria Norsan menunaikan zakat mal ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalbar, Rabu (28/4). Adapun besaran zakat mal yang diserahkan gubernur sebesar Rp50 juta sementara wagub sebesar Rp25 juta.

Dalam kesempatan itu Gubernur Kalbar Sutarmidji berpesan kepada Baznas Kalbar agar bisa menyampaikan program-program yang bakal dibiayai dari hasil pengumpulan zakat tersebut. Dengan demikian akan mudah mengumpulkan orang-orang yang wajib membayarkan zakatnya atau para muzakki. “Jadi jangan pasif nunggu orang bayar, kalau ada program-program menarik jadi lebih cepat, jadi program dulu yang dijual,” pesannya saat penyerahan zakat mal sekaligus peluncuran gerakan cinta zakat di Kantor Gubernur.

Sementara itu usai menyerahkan zakat, Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan mengimbau masyarakat khususnya umat muslim di Kalbar agar menunaikan zakatnya melalui Baznas. Baik melalui Baznas provinsi, kabupaten/kota serta UPZ yang ada di masjid-masjid agar bisa terkoordinir dengan baik. “Untuk zakat mal mudah-mudahan dapat kita tunaikan, karena kewajiban kita sebagai umat muslim harus dapat menunaikan zakat mal sesuai harta yang kita miliki. Yaitu sebesar 2,5 persen dari harta bergerak yang dimiliki,” katanya.

Baca Juga :  Skuad Bola Basket Hukum Untan Siap Ikuti Kejuaraan Vois

Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Ridwansyah mengapresiasi gerkan cinta zakat yang diluncurkan Baznas Kalbar dengan ditandai pembayaran zakat mal oleh gubernur dan wakil gubernur Kalbar. Hal tersebut menurutnya dalam rangka memberikan kepercayaan kepada masyarakat dalam menjalankan amanah sesuai UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.  “Baznas sebagai pengumpulan, pendistribusian tentu upaya kami adalah untuk memperkuat organinasi, baik tingkat provinsi, kabupaten/kota dan memberikan pendampingan,” ucapnya.

Selain itu ia juga mengapresiasi Baznas Kalbar yang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan zakat yang dikumpulkan. Bahkan di tahun 2020 bisa mencapai Rp28 miliar lebih. “Tentu saja di tengah pandemi seperti saat ini kita sangat membutuhkan betul dukungan dari muzakki. Oleh karena itu kami mengajak masyarakat dalam pembayaran zakat lebih awal dan diarahkan ke lembaga resmi,” pungkasnya.

Ketua Baznas Kalbar Uray M Amin menyampaikan target pengumpulan pajak tahun ini bise meningkat 20 persen dari tahun sebelumnya. Jika di tahun lalu khusus Baznas Kalbar bisa mengumpulkan sebesar Rp8 miliar, artinya tahun ini targetnya sekitar Rp12 miliar. “Begitu juga dengan perolehan Baznas se-Kalbar di tahun sebelumnya Rp28 miliar, insyallah 20 persennya berarti (tahun ini) sekitar Rp33 miliar. Dan tentunya itu belum kami rekap dengan seluruh yang di bawah operator dan regulator Baznas, mungkin itu akan sampai di angka Rp50 miliar se-Kalbar,” jelasnya.

Baca Juga :  TNI Singkawang Siagakan Tenaga Pengurusan Jenazah Covid-19

Ia berharap program yang sudah disusun bisa berjalan dengan baik. Seperti dalam pengentasan kemiskinan dan lain sebagainya. Salah satu contoh yang sudah dilakukan di salah satu daerah Kabupaten Landak. Yakni membangun bendungan air dan airnya biaa dimanfaatkan untuk kegiatan MCK masyarakat di sana.  “Jadi menjawab apa yang dikatakan Pak Gubernur tadi artinya kami sudah membuat program dan kami sudah melaksanakan, tapi Insyallah mungkin yang diinginkan beliau kami menyampaikan detail item per item dari delapan asnaf yang ingin disampaikan ke kaum muslimin,” tutupnya.(bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/