alexametrics
27 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Kenormalan Baru, Irsan Minta Perhatikan Ratusan Ponpes

PONTIANAK—Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Barat, H. Irsan S, Ag meminta Pondok Pesantren (Ponpes) yang tersebar pada 14 Kabupaten/Kota di Kalbar diperhatikan lebih seksama seiring bakalan diberlakukannya New Normal atau Kenormalan Baru di Kalbar.

”Andai New Normal menjadi bagian hidup warga Kalbar, maka Pemprov, Pemkab atau Pemkot harus memberikan tempat juga kepada Pondok-Pondok Pesantren. Setidaknya ada ratusan Ponpes tersebar di Kalimantan Barat,” ungkapnya baru-baru ini di Pontianak.

Politisi PKB Kalbar inipun meminta pemerintah terus melakukan sosialisasi, edukasi, dan advokasi mengenai protokol kesehatan dengan slogan empat sehat lima sempurna.

Jangan lupa senantiasa kampanyekan memakai masker, jaga jarak sehat, selalu cuci tangan, olahraga teratur, istirahat cukup, tidak panic termasuk makanan yang baik juga halal.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Siapkan 4.000 Dosis Vaksin Untuk Pekerja di Pontianak

Dia juga berharap Pemerintah Propinsi Kalbar bersama Kementerian Agama melakukan pendataan kembali atau inventarisir jumlah Ponpes atau Madrasah yang ada di Kalbar sekarang. Bisa saja terjadi penambahan Ponpes atau Madrasyah.

“Nah berdasarkan data saat ini, jumlah Ponpes di Kalbar sebanyak 225 buah. Letaknya tersebar. Kami juga minta jumlah santri ikut didata,” tukasnya.

Perhatian kepada Ponpes diharapkan juga menyeluruh. Sejumlah sarana dan prasarana Pondok Pesantren banyak yang masih dibutuhkan. Misalnya Pusat Kesehatan Pasentren termasuk tenaga dan alat medisnya. Ada juga sarana Mandi, Cuci, Kakus ( MCK) yang belum standar.

Tak jarang juga ketiadaan wastafel portabel atau penyemprotan disenfektan, APD, alat rapid test, hand sanitizer, dan masker menjadi bagian Ponpes. ”Kami minta dibantu secara maksimal dan menyeluruh,” ucap dia.(den)

Baca Juga :  Tolak PLTN Sampai Ke Mentri ESDM RI

PONTIANAK—Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Barat, H. Irsan S, Ag meminta Pondok Pesantren (Ponpes) yang tersebar pada 14 Kabupaten/Kota di Kalbar diperhatikan lebih seksama seiring bakalan diberlakukannya New Normal atau Kenormalan Baru di Kalbar.

”Andai New Normal menjadi bagian hidup warga Kalbar, maka Pemprov, Pemkab atau Pemkot harus memberikan tempat juga kepada Pondok-Pondok Pesantren. Setidaknya ada ratusan Ponpes tersebar di Kalimantan Barat,” ungkapnya baru-baru ini di Pontianak.

Politisi PKB Kalbar inipun meminta pemerintah terus melakukan sosialisasi, edukasi, dan advokasi mengenai protokol kesehatan dengan slogan empat sehat lima sempurna.

Jangan lupa senantiasa kampanyekan memakai masker, jaga jarak sehat, selalu cuci tangan, olahraga teratur, istirahat cukup, tidak panic termasuk makanan yang baik juga halal.

Baca Juga :  DPR RI Dorong Pemerintah Kaji Manfaat Kratom, BNN Tetap Bersikukuh Melarang

Dia juga berharap Pemerintah Propinsi Kalbar bersama Kementerian Agama melakukan pendataan kembali atau inventarisir jumlah Ponpes atau Madrasah yang ada di Kalbar sekarang. Bisa saja terjadi penambahan Ponpes atau Madrasyah.

“Nah berdasarkan data saat ini, jumlah Ponpes di Kalbar sebanyak 225 buah. Letaknya tersebar. Kami juga minta jumlah santri ikut didata,” tukasnya.

Perhatian kepada Ponpes diharapkan juga menyeluruh. Sejumlah sarana dan prasarana Pondok Pesantren banyak yang masih dibutuhkan. Misalnya Pusat Kesehatan Pasentren termasuk tenaga dan alat medisnya. Ada juga sarana Mandi, Cuci, Kakus ( MCK) yang belum standar.

Tak jarang juga ketiadaan wastafel portabel atau penyemprotan disenfektan, APD, alat rapid test, hand sanitizer, dan masker menjadi bagian Ponpes. ”Kami minta dibantu secara maksimal dan menyeluruh,” ucap dia.(den)

Baca Juga :  Delapan Guru di Mempawah Positif Covid-19

Most Read

Artikel Terbaru

/