alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Permudah Dapatkan Obat Covid

PONTIANAK – Penyebaran virus covid 19 di Kota Pontianak kian meningkat. Dalam upaya pemutusan mata rantainya, anggota DPRD Kota Pontianak Anwar Ali meminta agar pihak apotek dapat mempermudah masyarakat dalam mendapatkan obat-obatan Covid-19 dengan menyiapkan jasa dokter untuk mengeluarkan resep obat Covid.

“Covid-19 di Kota Pontianak saat ini memang tinggi. Buktinya banyak rumah sakit yang merawat pasien covid. Bahkan di RS Kota ruang perawatan untuk pasien covid hampir penuh,” ungkap Anwar Ali kepada Pontianak Post, Senin (28/6).

Menurutnya, virus Covid saat ini sudah sulit dideteksi. Apalagi jika ditanya kluster. Sebarannya sudah meluas hingga ke keluarga. Ia paham, dalam hal ini petugas medis dan tenaga kesehatan di Pontianak sudah melakukan upaya maksimal dalam menyembuhkan virus ini.

Agar penekanan virus covid-19 dapat diturunkan, Anwar mendorong agar pihak apotek dapat menyiapkan dokter khusus disana. Tujuannya buat mempermudah masayarakat yang diduga terpapar virus covid mendapatkan resep obat Covid.

Baca Juga :  Anemia Bisa Sebabkan Stunting

Pantauan dia di lapangan, obat buat covid saat ini sulit di dapat di apotek. Padahal ketika masayarakat mendapat gejala covid, seperti kehilangan penciuman, perasa dan gejala sesak nafas, bisa dipastikan itu virus covid 19. “Namun untuk mendapatkan obat itukan harus ada resep dokter. Agar penanganan covid bisa cepat, harusnya ada dokter di tempatkan di apotek besar. Dengan demikian mereka juga turut mempercepat penurunan covid,” ungkapnya.

Dengan miliki obat-obatan itu, masyarakat utamanya Orang Tanpa Gejala yang terpapar covid dapat melakukan penyembuhannya dengan minum obat di rumah. Selama masa penyembuhan, diminta melakukan isolasi mandiri.

Jika resep dokter bisa didapat di apotek, ia meyakini penurunan angka covid di Kota Pontianak bisa turun. Namun jika penanganannya masyarakat masih harus ke rumah sakit, tentunya akan menambah sesak pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Baca Juga :  Karya Bakti TNI Kodim 1207/BS Kebut Pengerjaan Fisik

Ia pun meminta agar pemerintah dapat menyuplai obat covid di apotek. Dengan begitu masyarakat yang terpapar covid bisa mendapatkan obatnya dengan mudah. “Ini harus dikaji. Singapura berencana untuk hidup berdampingan dengan  covid. Sama seperti penanganan flu dan cacar. Kunci utamanya disana mereka akan  melakukan vaksinasi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan, PPKM Mikro sudah selesai. Namun langkah selanjutnya yang akan diambil baru bisa dilakukan usai rapat koordinasi dengan Tim Satgas Covid Pontianak. “Nanti hasil PPKM menjadi acuan apakah diperpanjang atau berakhir,” ujarnya. (iza)

PONTIANAK – Penyebaran virus covid 19 di Kota Pontianak kian meningkat. Dalam upaya pemutusan mata rantainya, anggota DPRD Kota Pontianak Anwar Ali meminta agar pihak apotek dapat mempermudah masyarakat dalam mendapatkan obat-obatan Covid-19 dengan menyiapkan jasa dokter untuk mengeluarkan resep obat Covid.

“Covid-19 di Kota Pontianak saat ini memang tinggi. Buktinya banyak rumah sakit yang merawat pasien covid. Bahkan di RS Kota ruang perawatan untuk pasien covid hampir penuh,” ungkap Anwar Ali kepada Pontianak Post, Senin (28/6).

Menurutnya, virus Covid saat ini sudah sulit dideteksi. Apalagi jika ditanya kluster. Sebarannya sudah meluas hingga ke keluarga. Ia paham, dalam hal ini petugas medis dan tenaga kesehatan di Pontianak sudah melakukan upaya maksimal dalam menyembuhkan virus ini.

Agar penekanan virus covid-19 dapat diturunkan, Anwar mendorong agar pihak apotek dapat menyiapkan dokter khusus disana. Tujuannya buat mempermudah masayarakat yang diduga terpapar virus covid mendapatkan resep obat Covid.

Baca Juga :  Kucilkan Warga Tanpa Masker

Pantauan dia di lapangan, obat buat covid saat ini sulit di dapat di apotek. Padahal ketika masayarakat mendapat gejala covid, seperti kehilangan penciuman, perasa dan gejala sesak nafas, bisa dipastikan itu virus covid 19. “Namun untuk mendapatkan obat itukan harus ada resep dokter. Agar penanganan covid bisa cepat, harusnya ada dokter di tempatkan di apotek besar. Dengan demikian mereka juga turut mempercepat penurunan covid,” ungkapnya.

Dengan miliki obat-obatan itu, masyarakat utamanya Orang Tanpa Gejala yang terpapar covid dapat melakukan penyembuhannya dengan minum obat di rumah. Selama masa penyembuhan, diminta melakukan isolasi mandiri.

Jika resep dokter bisa didapat di apotek, ia meyakini penurunan angka covid di Kota Pontianak bisa turun. Namun jika penanganannya masyarakat masih harus ke rumah sakit, tentunya akan menambah sesak pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Baca Juga :  Jangan Main HP Saat Layani Warga

Ia pun meminta agar pemerintah dapat menyuplai obat covid di apotek. Dengan begitu masyarakat yang terpapar covid bisa mendapatkan obatnya dengan mudah. “Ini harus dikaji. Singapura berencana untuk hidup berdampingan dengan  covid. Sama seperti penanganan flu dan cacar. Kunci utamanya disana mereka akan  melakukan vaksinasi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan, PPKM Mikro sudah selesai. Namun langkah selanjutnya yang akan diambil baru bisa dilakukan usai rapat koordinasi dengan Tim Satgas Covid Pontianak. “Nanti hasil PPKM menjadi acuan apakah diperpanjang atau berakhir,” ujarnya. (iza)

Most Read

Sepakat Bangun Kembali Wamena

Bentuk 10 Posko Karhutla

Omnibus Law Dinilai Rugikan Buruh

Hari Penebusan Greysia Polii

Artikel Terbaru

/