28.9 C
Pontianak
Tuesday, March 28, 2023

Ajak Warga yang Memiliki Orang Tua Ikut Menerima Vaksin

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menargetkan 450 ribu dari 670 ribu warga dapat tervaksin. Pada kegiatan vaksinasi massal yang digelar Barisan Pemuda Melayu Kalbar di Gedung PCC, Rabu (28/7) kemarin, ia mengajak para orang tua ikut serta pada kegiatan vaksin.

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

TARGET vaksinasi kita seharusnya 450 ribu dari 670 ribu warga Kota Pontianak,” kata Edi usai mengajak para orang tua untuk melakukan vaksin. Edi mengimbau masyarakat yang masih memiliki orang tua untuk mengajak orang tuanya mengikuti vaksinasi Covid-19.

Memang diakuinya saat ini ada keterbatasan vaksin karena pihaknya tergantung pasokan dari pemerintah pusat. Sementara Indonesia juga tergantung dari pasokan impor vaksin. Meski stok vaksin terbatas, namun selama stok vaksin ada, proses vaksin pun tetap berjalan.

Baca Juga :  Landak Genjot Cakupan Vaksinasi, 146 Warga Menyuke Sudah Divaksin

Edi menjelaskan, vaksin sebagai upaya meningkatkan antibodi dari Covid-19. Dari pengalamannya yang telah menjalani vaksinasi dan penyintas Covid-19, dirinya merasakan gejala yang lebih ringan. Sedangkan pengalaman mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan belum divaksin, gejala yang dirasakan lebih berat dan parah.

“Kita percaya Covid-19 ini benar adanya, sanak saudara, kerabat kita saat ini tidak sedikit yang tengah berjuang melawan Covid-19 di rumah sakit karena dirawat,” imbuhnya.

Namun tidak dipungkiri jumlah mereka yang sembuh juga banyak. Mereka yang imunitas tubuhnya tinggi, umumnya hari kesepuluh sudah pulih. Untuk itu, ia menekankan, meskipun sudah divaksin, bukan berarti protokol kesehatan diabaikan. Protokol kesehatan menjadi kunci utama mencegah tertularnya Covid-19.

Baca Juga :  Tetap Berlakukan Wajib PCR, Kasus di Landak dan Mempawah Masih Tinggi

“Kenakan masker, ketika sedang makan bersama jangan sembari ngobrol. Cuci tangan dan mandi sepulang dari beraktivitas serta hindari kerumunan,” tutupnya.(*)

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menargetkan 450 ribu dari 670 ribu warga dapat tervaksin. Pada kegiatan vaksinasi massal yang digelar Barisan Pemuda Melayu Kalbar di Gedung PCC, Rabu (28/7) kemarin, ia mengajak para orang tua ikut serta pada kegiatan vaksin.

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

TARGET vaksinasi kita seharusnya 450 ribu dari 670 ribu warga Kota Pontianak,” kata Edi usai mengajak para orang tua untuk melakukan vaksin. Edi mengimbau masyarakat yang masih memiliki orang tua untuk mengajak orang tuanya mengikuti vaksinasi Covid-19.

Memang diakuinya saat ini ada keterbatasan vaksin karena pihaknya tergantung pasokan dari pemerintah pusat. Sementara Indonesia juga tergantung dari pasokan impor vaksin. Meski stok vaksin terbatas, namun selama stok vaksin ada, proses vaksin pun tetap berjalan.

Baca Juga :  IKIP PGRI Pontianak Sukses Laksanakan Pertukaran Mahasiswa Merdeka Batch 1

Edi menjelaskan, vaksin sebagai upaya meningkatkan antibodi dari Covid-19. Dari pengalamannya yang telah menjalani vaksinasi dan penyintas Covid-19, dirinya merasakan gejala yang lebih ringan. Sedangkan pengalaman mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan belum divaksin, gejala yang dirasakan lebih berat dan parah.

“Kita percaya Covid-19 ini benar adanya, sanak saudara, kerabat kita saat ini tidak sedikit yang tengah berjuang melawan Covid-19 di rumah sakit karena dirawat,” imbuhnya.

Namun tidak dipungkiri jumlah mereka yang sembuh juga banyak. Mereka yang imunitas tubuhnya tinggi, umumnya hari kesepuluh sudah pulih. Untuk itu, ia menekankan, meskipun sudah divaksin, bukan berarti protokol kesehatan diabaikan. Protokol kesehatan menjadi kunci utama mencegah tertularnya Covid-19.

Baca Juga :  Jadikan Bulu Tangkis Andalan Kalbar

“Kenakan masker, ketika sedang makan bersama jangan sembari ngobrol. Cuci tangan dan mandi sepulang dari beraktivitas serta hindari kerumunan,” tutupnya.(*)

Most Read

Artikel Terbaru