alexametrics
26.7 C
Pontianak
Monday, May 16, 2022

Ajak Warga yang Memiliki Orang Tua Ikut Menerima Vaksin

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menargetkan 450 ribu dari 670 ribu warga dapat tervaksin. Pada kegiatan vaksinasi massal yang digelar Barisan Pemuda Melayu Kalbar di Gedung PCC, Rabu (28/7) kemarin, ia mengajak para orang tua ikut serta pada kegiatan vaksin.

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

TARGET vaksinasi kita seharusnya 450 ribu dari 670 ribu warga Kota Pontianak,” kata Edi usai mengajak para orang tua untuk melakukan vaksin. Edi mengimbau masyarakat yang masih memiliki orang tua untuk mengajak orang tuanya mengikuti vaksinasi Covid-19.

Memang diakuinya saat ini ada keterbatasan vaksin karena pihaknya tergantung pasokan dari pemerintah pusat. Sementara Indonesia juga tergantung dari pasokan impor vaksin. Meski stok vaksin terbatas, namun selama stok vaksin ada, proses vaksin pun tetap berjalan.

Baca Juga :  PLN Pastikan Kompensasi WFH Hoax

Edi menjelaskan, vaksin sebagai upaya meningkatkan antibodi dari Covid-19. Dari pengalamannya yang telah menjalani vaksinasi dan penyintas Covid-19, dirinya merasakan gejala yang lebih ringan. Sedangkan pengalaman mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan belum divaksin, gejala yang dirasakan lebih berat dan parah.

“Kita percaya Covid-19 ini benar adanya, sanak saudara, kerabat kita saat ini tidak sedikit yang tengah berjuang melawan Covid-19 di rumah sakit karena dirawat,” imbuhnya.

Namun tidak dipungkiri jumlah mereka yang sembuh juga banyak. Mereka yang imunitas tubuhnya tinggi, umumnya hari kesepuluh sudah pulih. Untuk itu, ia menekankan, meskipun sudah divaksin, bukan berarti protokol kesehatan diabaikan. Protokol kesehatan menjadi kunci utama mencegah tertularnya Covid-19.

Baca Juga :  Vaksinasi Covid-19 Mulai Bulan Depan

“Kenakan masker, ketika sedang makan bersama jangan sembari ngobrol. Cuci tangan dan mandi sepulang dari beraktivitas serta hindari kerumunan,” tutupnya.(*)

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menargetkan 450 ribu dari 670 ribu warga dapat tervaksin. Pada kegiatan vaksinasi massal yang digelar Barisan Pemuda Melayu Kalbar di Gedung PCC, Rabu (28/7) kemarin, ia mengajak para orang tua ikut serta pada kegiatan vaksin.

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

TARGET vaksinasi kita seharusnya 450 ribu dari 670 ribu warga Kota Pontianak,” kata Edi usai mengajak para orang tua untuk melakukan vaksin. Edi mengimbau masyarakat yang masih memiliki orang tua untuk mengajak orang tuanya mengikuti vaksinasi Covid-19.

Memang diakuinya saat ini ada keterbatasan vaksin karena pihaknya tergantung pasokan dari pemerintah pusat. Sementara Indonesia juga tergantung dari pasokan impor vaksin. Meski stok vaksin terbatas, namun selama stok vaksin ada, proses vaksin pun tetap berjalan.

Baca Juga :  PPNI Kalbar : Butuh Tenaga Kesehatan Lebih Banyak

Edi menjelaskan, vaksin sebagai upaya meningkatkan antibodi dari Covid-19. Dari pengalamannya yang telah menjalani vaksinasi dan penyintas Covid-19, dirinya merasakan gejala yang lebih ringan. Sedangkan pengalaman mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan belum divaksin, gejala yang dirasakan lebih berat dan parah.

“Kita percaya Covid-19 ini benar adanya, sanak saudara, kerabat kita saat ini tidak sedikit yang tengah berjuang melawan Covid-19 di rumah sakit karena dirawat,” imbuhnya.

Namun tidak dipungkiri jumlah mereka yang sembuh juga banyak. Mereka yang imunitas tubuhnya tinggi, umumnya hari kesepuluh sudah pulih. Untuk itu, ia menekankan, meskipun sudah divaksin, bukan berarti protokol kesehatan diabaikan. Protokol kesehatan menjadi kunci utama mencegah tertularnya Covid-19.

Baca Juga :  Iwapi Kalbar Gerakkan Ekonomi Lewat Vaksinasi

“Kenakan masker, ketika sedang makan bersama jangan sembari ngobrol. Cuci tangan dan mandi sepulang dari beraktivitas serta hindari kerumunan,” tutupnya.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/