alexametrics
26 C
Pontianak
Wednesday, May 25, 2022

Tantangan Aparatur Sipil Negara di Era Industri 4.0

Harus Punya Jiwa Inovatif Agar Mampu Bersaing

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji berharap inovasi bisa dijadikan suatu hal yang ada dalam jiwa atau karakter setiap aparatur sipil negara. Terutama di jajaran lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar, ia meminta terus melakukan inovasi.

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

TANPA mampu melakukan, tanpa punya jiwa inovatif, akan sulit untuk mengikuti tren, percepatan dalam segala hal,” katanya saat membuka Seminar Innovation For Self Development dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kemenkeu, Kamis (28/11).

Orang nomor satu di Kalbar itu mengatakan, di era industri 4.0 ini, segala percepatan dilakukan berbasis teknologi. Jika ASN tidak menguasai dan tidak inovatif, maka tidak akan bisa memperbaiki atau mempercepat pelayanan publik.

Baca Juga :  Kedisiplinan Pegawai Mulai Turun

Mantan Wali Kota Pontianak itu meminta seluruh ASN di jajaran Pemprov Kalbar siap bersaing dan harus memiliki jiwa inovatif. “Tanpa jiwa Inovatif, dia tidak akan dapat bersaing,” katanya lagi.

Selain itu inovasi penting diciptakan di suatu lingkungan kerja, dimana manajemen waktu di anggap sebagai sesuatu yang vital. Tak hanya dipemerintahan hal ini juga berlaku sama di sektor swasta. “Manajemen waktu yang baik berdampak pada kualitas SDM yang baik pula,” ujarnya.

Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, ia menyebutkan di pasal 1 ayat 1 disebutkan bahwa inovasi daerah adalah semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Makna dari pasal tersebut diharapkan bisa diterjemahkan dengan benar oleh para ASN.

Baca Juga :  Family Gathering 2nd Anniversary ID42Ner Chapter Kalbar

“Bagi para ASN dan harus ditanggapi dengan meningkatkan keterampilan diri dan tetap menjunjung tinggi rasa nasionalisme untuk mengembangkan diri, bersikap kritis, berinovasi sehingga mampu menyeimbangkan dengan perkembangan global,” pungkasnya.(*/r)

Harus Punya Jiwa Inovatif Agar Mampu Bersaing

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji berharap inovasi bisa dijadikan suatu hal yang ada dalam jiwa atau karakter setiap aparatur sipil negara. Terutama di jajaran lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar, ia meminta terus melakukan inovasi.

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

TANPA mampu melakukan, tanpa punya jiwa inovatif, akan sulit untuk mengikuti tren, percepatan dalam segala hal,” katanya saat membuka Seminar Innovation For Self Development dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kemenkeu, Kamis (28/11).

Orang nomor satu di Kalbar itu mengatakan, di era industri 4.0 ini, segala percepatan dilakukan berbasis teknologi. Jika ASN tidak menguasai dan tidak inovatif, maka tidak akan bisa memperbaiki atau mempercepat pelayanan publik.

Baca Juga :  Family Gathering 2nd Anniversary ID42Ner Chapter Kalbar

Mantan Wali Kota Pontianak itu meminta seluruh ASN di jajaran Pemprov Kalbar siap bersaing dan harus memiliki jiwa inovatif. “Tanpa jiwa Inovatif, dia tidak akan dapat bersaing,” katanya lagi.

Selain itu inovasi penting diciptakan di suatu lingkungan kerja, dimana manajemen waktu di anggap sebagai sesuatu yang vital. Tak hanya dipemerintahan hal ini juga berlaku sama di sektor swasta. “Manajemen waktu yang baik berdampak pada kualitas SDM yang baik pula,” ujarnya.

Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, ia menyebutkan di pasal 1 ayat 1 disebutkan bahwa inovasi daerah adalah semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Makna dari pasal tersebut diharapkan bisa diterjemahkan dengan benar oleh para ASN.

Baca Juga :  Gubernur Dilaporkan ke KASN, Midji: Silakan Saja, Itu Hak

“Bagi para ASN dan harus ditanggapi dengan meningkatkan keterampilan diri dan tetap menjunjung tinggi rasa nasionalisme untuk mengembangkan diri, bersikap kritis, berinovasi sehingga mampu menyeimbangkan dengan perkembangan global,” pungkasnya.(*/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/