alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Dua PDP Meninggal Positif Covid-19

Kalbar Tambah Lima Positif

Dua Pasien Positif Dinyatakan Sembuh

PONTIANAK – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mengumumkan lima tambahan baru pasien yang terkonfirmasi (positif) Covid-19 di provinsi ini. Dengan demikian total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kalbar sudah mencapai sembilan orang. Dari sembilan itu, dua sudah dinyatakan sembuh, dua meninggal dunia dan lima masih diisolasi di beberapa Rumah Sakit (RS) di Kalbar.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson menjelaskan, dari yang sebelumnya ada empat pasien terkonfirmasi Covid-19, artinya saat ini ada tambahan kasus terkonfirmasi 05 sampai 09.

Untuk tambahan kasus 05, merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), yakni laki-laki berusia 55 tahun yang dirawat di RSUD Ade M Djoen Sintang.

Lalu untuk kasus 06 merupakan wanita berusia 69 tahun yang sebelumnya menjadi PDP di RSUD Soedarso Pontianak dan telah dinyatakan meninggal dunia. “Di mana ibu ini telah meninggal pada tanggal 21 Maret 2020,” terangnya.

Lalu untuk kasus terkonfirmasi 07 merupakan PDP wanita berusia 52 tahun yang sedang dirawat di RSUD Abdul Aziz Singkawang. Kemudian untuk kasus terkonfirmasi 08 merupakan PDP laki-laki berusia 50 tahun. Yang bersangkutan sempat dirawat di RSUD Soedarso namun telah dinyatakan meninggal dunia pada 25 Maret 2020.

Sementara kasus 09 merupakan seorang laki-laki berusia 25 tahun. Yang bersangkutan teman kerja atau kontak langsung dengan kasus terkonfirmasi 01, keduanya sama-sama dirawat di RSUD Soedarso.

“Jadi sampai 29 Maret 2020 di Provinsi Kalbar, terdapat sembilan kasus terkonfirmasi Covid-19, dua kasus dinyatakan sembuh, dua kasus telah meninggal dunia, dan lima kasus sedang diisolasi di RS,” paparnya.

Baca Juga :  Sarawak Siaga, Dua Pasien Diduga Corona Diisolasi

Harisson menjelaskan, untuk dua kasus yang dinyatakan sembuh merupakan PDP positif pertama (01) dan PDP positif kedua (02) di Kalbar. Keduanya telah dua kali diperiksa dan sampelnya telah dikirim ke Jakarta. Hasilnya dua kali berturut-turut dinyatakan negatif. “Pasien 01 dan 02 (sembuh), untuk itu pasiennya segera akan kami keluarkan (dari RS). Namun pasien harus tetap mengisolasi diri di rumah selama 14 hari ke depan,” paparnya.

Seperti diketahui pasien 01 merupakan laki-laki berusia 34 tahun warga Kota Pontianak yang dirawat di RSUD Soedarso. Sementara pasien 02 merupakan pria berusia 19 tahun warga Kota Singkawang yang dirawat di RSUD Abdul Aziz.

13 PDP Negatif Covid-19

Selain soal pasien yang terkonfirmasi atau positif, ada berita baik untuk 13 PDP yang dirawat di beberapa RS se-Kalbar, karena dinyatakan negatif Covid-19. Rinciannya di RSUD Soedarso Pontianak ada empat PDP yang dinyatakan negatif. Terdiri dari perempuan berusia 59 tahun, perempuan 33 tahun, perempuan 51 tahun dan anak laki-laki berusia 3,5 tahun. “Jadi keempat pasien ini dinyatakan negatif,” jelas Harisson.

Kemudian untuk RSUD Ade M Djoen Sintang ada satu perempuan berusia 18 tahun dinyatakan negatif Covid-19. Di RSUD Agoesdjam Ketapang ada seorang laki-laki berusia 50 tahun juga dinyatakan negatif. Lalu di RSUD Abdul Aziz Singkawang ada tiga PDP yang dinyatakan negatif Covid-19. Yakni seorang anak perempuan berusia 13 tahun, perempuan berusia 46 tahun dan perempuan berusia 19 tahun.

Baca Juga :  Kejutan Sabtu Berkah, Hypermart Beri Promo Termurah Sejagat

Selanjutnya di RSUD Melawi, ada satu laki-laki berusia 45 tahun juga dinyatakan negatif. Satu pasien yang dirawat di RSUD Pemangkat, seorang laki-laki berusia 31 tahun juga dinyatakan negatif.  Untuk RSUD Sambas ada dua PDP, yakni anak laki-laki berusia empat tahun dan laki-laki berusia 38 tahun juga telah dinyatakan negatif Covid-19.

Terpisah Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sintang per tanggal 27 Maret 2020, Orang dalam Pemantauan (ODP) tercatat 314 orang, sementara Pasien dalam Pengawasan (PDP) 2 orang.

“Jadi, di Sintang ODP ada 314 orang, PDP ada 2 orang, dan yang positif terinfeksi covid-19 sampai saat ini belum ada,” ungkap Bupati Sintang, Jarot Winarno, Sabtu (28/3).

Terpisah Bupati Sintang Jarot Winarno mengungkapkan RSUD Ade M Djoen Sintang merupakan salah satu RS rujukan yang telah ditunjuk pemerintah pusat dalam penanganan Covid-19, khususnya di wilayah Timur Kalbar. Dan saat ini RSUD Ade M Djoen mengangani dua Pasien dalam Pengawasan (PDP).

“Dua orang PDP itu bukan masyarakat kita (Sintang), tapi dari kabupaten lain yang dirujuk ke RSUD Ade M Djoen Sintang. Apakah pasien itu positif atau negatif covid-19, itu belum dapat kita pastikan, karena sampai hari ini kita masih menunggu hasil uji laboratorium Litbangkes di Jakarta,” ungkap Jarot.

Untuk diketahui, dua pasien PDP tersebut merupakan pasien rujukan dari Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Kapuas Hulu. (bar)

Kalbar Tambah Lima Positif

Dua Pasien Positif Dinyatakan Sembuh

PONTIANAK – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mengumumkan lima tambahan baru pasien yang terkonfirmasi (positif) Covid-19 di provinsi ini. Dengan demikian total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kalbar sudah mencapai sembilan orang. Dari sembilan itu, dua sudah dinyatakan sembuh, dua meninggal dunia dan lima masih diisolasi di beberapa Rumah Sakit (RS) di Kalbar.

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson menjelaskan, dari yang sebelumnya ada empat pasien terkonfirmasi Covid-19, artinya saat ini ada tambahan kasus terkonfirmasi 05 sampai 09.

Untuk tambahan kasus 05, merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), yakni laki-laki berusia 55 tahun yang dirawat di RSUD Ade M Djoen Sintang.

Lalu untuk kasus 06 merupakan wanita berusia 69 tahun yang sebelumnya menjadi PDP di RSUD Soedarso Pontianak dan telah dinyatakan meninggal dunia. “Di mana ibu ini telah meninggal pada tanggal 21 Maret 2020,” terangnya.

Lalu untuk kasus terkonfirmasi 07 merupakan PDP wanita berusia 52 tahun yang sedang dirawat di RSUD Abdul Aziz Singkawang. Kemudian untuk kasus terkonfirmasi 08 merupakan PDP laki-laki berusia 50 tahun. Yang bersangkutan sempat dirawat di RSUD Soedarso namun telah dinyatakan meninggal dunia pada 25 Maret 2020.

Sementara kasus 09 merupakan seorang laki-laki berusia 25 tahun. Yang bersangkutan teman kerja atau kontak langsung dengan kasus terkonfirmasi 01, keduanya sama-sama dirawat di RSUD Soedarso.

“Jadi sampai 29 Maret 2020 di Provinsi Kalbar, terdapat sembilan kasus terkonfirmasi Covid-19, dua kasus dinyatakan sembuh, dua kasus telah meninggal dunia, dan lima kasus sedang diisolasi di RS,” paparnya.

Baca Juga :  Kalbar Akan Diguyur Hujan

Harisson menjelaskan, untuk dua kasus yang dinyatakan sembuh merupakan PDP positif pertama (01) dan PDP positif kedua (02) di Kalbar. Keduanya telah dua kali diperiksa dan sampelnya telah dikirim ke Jakarta. Hasilnya dua kali berturut-turut dinyatakan negatif. “Pasien 01 dan 02 (sembuh), untuk itu pasiennya segera akan kami keluarkan (dari RS). Namun pasien harus tetap mengisolasi diri di rumah selama 14 hari ke depan,” paparnya.

Seperti diketahui pasien 01 merupakan laki-laki berusia 34 tahun warga Kota Pontianak yang dirawat di RSUD Soedarso. Sementara pasien 02 merupakan pria berusia 19 tahun warga Kota Singkawang yang dirawat di RSUD Abdul Aziz.

13 PDP Negatif Covid-19

Selain soal pasien yang terkonfirmasi atau positif, ada berita baik untuk 13 PDP yang dirawat di beberapa RS se-Kalbar, karena dinyatakan negatif Covid-19. Rinciannya di RSUD Soedarso Pontianak ada empat PDP yang dinyatakan negatif. Terdiri dari perempuan berusia 59 tahun, perempuan 33 tahun, perempuan 51 tahun dan anak laki-laki berusia 3,5 tahun. “Jadi keempat pasien ini dinyatakan negatif,” jelas Harisson.

Kemudian untuk RSUD Ade M Djoen Sintang ada satu perempuan berusia 18 tahun dinyatakan negatif Covid-19. Di RSUD Agoesdjam Ketapang ada seorang laki-laki berusia 50 tahun juga dinyatakan negatif. Lalu di RSUD Abdul Aziz Singkawang ada tiga PDP yang dinyatakan negatif Covid-19. Yakni seorang anak perempuan berusia 13 tahun, perempuan berusia 46 tahun dan perempuan berusia 19 tahun.

Baca Juga :  Kapan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19?

Selanjutnya di RSUD Melawi, ada satu laki-laki berusia 45 tahun juga dinyatakan negatif. Satu pasien yang dirawat di RSUD Pemangkat, seorang laki-laki berusia 31 tahun juga dinyatakan negatif.  Untuk RSUD Sambas ada dua PDP, yakni anak laki-laki berusia empat tahun dan laki-laki berusia 38 tahun juga telah dinyatakan negatif Covid-19.

Terpisah Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sintang per tanggal 27 Maret 2020, Orang dalam Pemantauan (ODP) tercatat 314 orang, sementara Pasien dalam Pengawasan (PDP) 2 orang.

“Jadi, di Sintang ODP ada 314 orang, PDP ada 2 orang, dan yang positif terinfeksi covid-19 sampai saat ini belum ada,” ungkap Bupati Sintang, Jarot Winarno, Sabtu (28/3).

Terpisah Bupati Sintang Jarot Winarno mengungkapkan RSUD Ade M Djoen Sintang merupakan salah satu RS rujukan yang telah ditunjuk pemerintah pusat dalam penanganan Covid-19, khususnya di wilayah Timur Kalbar. Dan saat ini RSUD Ade M Djoen mengangani dua Pasien dalam Pengawasan (PDP).

“Dua orang PDP itu bukan masyarakat kita (Sintang), tapi dari kabupaten lain yang dirujuk ke RSUD Ade M Djoen Sintang. Apakah pasien itu positif atau negatif covid-19, itu belum dapat kita pastikan, karena sampai hari ini kita masih menunggu hasil uji laboratorium Litbangkes di Jakarta,” ungkap Jarot.

Untuk diketahui, dua pasien PDP tersebut merupakan pasien rujukan dari Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Kapuas Hulu. (bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/