alexametrics
33 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Satarudin: Pembangunan Duplikat Kapuas I Tepat Target

PONTIANAK-Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin mengatakan alokasi anggaran yang dikucurkan buat pembangunan Jembatan Duplikasi Kapuas I, Rp 30 miliar dari pemerintah pusat sebagai jalan pembuka kepastian jalannya mega proyek ini.

Di tahun ke dua nanti, kucuran anggarannya akan lebih besar dan dipastikannya pengerjaan pembangunan jembatan itu sesuai waktu dan tepat target.

“Pembangunan Jembatan Duplikasi Kapuas I inikan multiyears. Tak bisa diselesaikan dalam waktu satu tahun. Artinya alokasi anggaran yang diberikan saat ini sebagai jalan pembuka dari pemerintah pusat. Sampai saat inipun saya selalu koordinasi dengan Wali Kota dan Ketua komisi V DPR RI terkait update pembangunan jembatan ini,” tegas Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin, Rabu (30/3).

Baca Juga :  Boleh Pentas, namun Jumlah Penonton Terbatas

Pernyataan Gubernur Kalbar soal minimnya alokasi anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat buat membangun Jembatan Duplikasi Kapuas I, sebenarnya tak perlu diucapkan. Sebab pengerjaan jembatan melalui multiyears. Dan beliau sudah tahu itu.

Iapun berani memastikan di tahun ke dua pengerjaan Jembatan Kapuas I ini akan dapat alokasi dana yang besar. Sehingga target pengerjaan jembatan di 2023 bisa terealisasi. Barulah di tahun berikutnya duplikat Kapuas I bisa digunakan buat masyarakat.

Mengenai update rencana pembangunan Duplikasi Jembatan Kapuas I, dirinya bersama Wali Kota Pontianak terus melakukan komunikasi intens dengan perwakilan Anggota DPR RI Kalbar Lasarus yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi V DPR RI.

Pada kesempatan itu, ia juga menyinggung terkait klaim-klaim beberapa orang tentang realiasi pembangunan duplikat Kapuas I. Seperti pahlawan kesiangan. “Jangan suka klaim-klaim begitu. Duplikat Kapuas I ini merupakan aspirasi masyarakat. Jadi kerja kita sama-sama,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pandangan Umum Tujuh Fraksi Terhadap 10 Raperda

Sebagai pemangku kepentingan, harus bijak berstatmen. “Kami disini sudah berupaya merealisasikan pembangunan jembatan ini. Untuk lahan malah sudah kami bebaskan,” tegasnya.

Sebelumnya Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji merasa anggaran Rp 30 miliar yang dikucurkan pemerintah pusat buat duplikasi Jembatan Kapuas I terlalu kecil. Ia berencana akan mengadukan kecilnya anggaran ini ke presiden.(iza)

PONTIANAK-Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin mengatakan alokasi anggaran yang dikucurkan buat pembangunan Jembatan Duplikasi Kapuas I, Rp 30 miliar dari pemerintah pusat sebagai jalan pembuka kepastian jalannya mega proyek ini.

Di tahun ke dua nanti, kucuran anggarannya akan lebih besar dan dipastikannya pengerjaan pembangunan jembatan itu sesuai waktu dan tepat target.

“Pembangunan Jembatan Duplikasi Kapuas I inikan multiyears. Tak bisa diselesaikan dalam waktu satu tahun. Artinya alokasi anggaran yang diberikan saat ini sebagai jalan pembuka dari pemerintah pusat. Sampai saat inipun saya selalu koordinasi dengan Wali Kota dan Ketua komisi V DPR RI terkait update pembangunan jembatan ini,” tegas Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin, Rabu (30/3).

Baca Juga :  Dispora Pontianak Harus Maksimal Kelola Aset Sarana Olahraga¬†

Pernyataan Gubernur Kalbar soal minimnya alokasi anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat buat membangun Jembatan Duplikasi Kapuas I, sebenarnya tak perlu diucapkan. Sebab pengerjaan jembatan melalui multiyears. Dan beliau sudah tahu itu.

Iapun berani memastikan di tahun ke dua pengerjaan Jembatan Kapuas I ini akan dapat alokasi dana yang besar. Sehingga target pengerjaan jembatan di 2023 bisa terealisasi. Barulah di tahun berikutnya duplikat Kapuas I bisa digunakan buat masyarakat.

Mengenai update rencana pembangunan Duplikasi Jembatan Kapuas I, dirinya bersama Wali Kota Pontianak terus melakukan komunikasi intens dengan perwakilan Anggota DPR RI Kalbar Lasarus yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi V DPR RI.

Pada kesempatan itu, ia juga menyinggung terkait klaim-klaim beberapa orang tentang realiasi pembangunan duplikat Kapuas I. Seperti pahlawan kesiangan. “Jangan suka klaim-klaim begitu. Duplikat Kapuas I ini merupakan aspirasi masyarakat. Jadi kerja kita sama-sama,” ungkapnya.

Baca Juga :  Satarudin: Dewan Jangan Mau Hak Saja, Giliran Paripurna Suka Bolos

Sebagai pemangku kepentingan, harus bijak berstatmen. “Kami disini sudah berupaya merealisasikan pembangunan jembatan ini. Untuk lahan malah sudah kami bebaskan,” tegasnya.

Sebelumnya Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji merasa anggaran Rp 30 miliar yang dikucurkan pemerintah pusat buat duplikasi Jembatan Kapuas I terlalu kecil. Ia berencana akan mengadukan kecilnya anggaran ini ke presiden.(iza)

Most Read

Wabup Imbau Waspada Banjir

TP-PKK Dilantik

Artikel Terbaru

/