alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Pendataan Keluarga Diperpanjang Hingga Pertengahan Juni 2021

SUNGAI KAKAP-Direktur Pelaporan dan Statistik BKKBN Rudi Budiman memastikan waktu Pendataan Keluarga 2021 akan diperpanjang hingga 21 Juni mendatang. Sebab target 73 juta KK baru mencapai 59 juta KK se Indonesia.

“Waktu pelaksanaan Pendataan Keluarga awalnya dilaksanakan 1 April hingga 31 Mei 2021. Namun sampai saat ini, data yang masuk ke database BKKBN baru 52 juta KK. Sekitar 7 juta KK nya belum terinput di dalam aplikasi,” ujar Rudi Budiman, saat menghadiri kegiatan di Kalimantan Barat, Minggu (30/5).

Melihat kondisi waktu dan kemudian situasi covid yang terjadi pada saat ini, segala strategi harus dilakukan dalam percepatan itu. Oleh karenanya pimpinan di BKKBN sedang melakukan evaluasi tentang PK 2021.

Baca Juga :  Polisi Menangkap Pemilik Ganja Kiriman dari Medan

Hingga saat ini data yang terkumpul mencapai 59 juta KK dari total target 73 juta KK se Indonesia. Dengan kondisi sisa waktu satu hari ini tidak memungkinkan untuk mengejar sisa sekitar 23 juta KK. “Pimpinan kita sudah menetapkan bahwa ada perpanjangan waktu yang diberikan dengan toleransi sampai dengan 21 Juni 2021 mendatang, dan itu termasuk pengumpulan maupun input data sudah final pada tanggal yang sudah ditetapkan yaitu 21 Juni 2021,” tegasnya.

Diharap teman-teman para kader pendata, petugas lapangan dan dibantu seluruh kepala dinas yang mengelola KB termasuk BKKBN Perwakilan Provinsi segera dikawal betul dan dikunjungi daerah yang capaiannya masih rendah.

Baca Juga :  Penyuluh KB Mesti Profesional

Mudah-mudahan data yang terkumpul nantinya dapat dimanfaatkan pemerintah maupun pemerintah daerah dalam rangka melakukan intervensi pembangunan Bangga Kencana maupun program pemerintah lainnya, termasuk mengintervensi dalam rangka penurunan angka stunting di Indonesia yang pada saat Pendataan Keluarga juga mengumpulkan data Keluarga yang beresiko stunting.(iza)

SUNGAI KAKAP-Direktur Pelaporan dan Statistik BKKBN Rudi Budiman memastikan waktu Pendataan Keluarga 2021 akan diperpanjang hingga 21 Juni mendatang. Sebab target 73 juta KK baru mencapai 59 juta KK se Indonesia.

“Waktu pelaksanaan Pendataan Keluarga awalnya dilaksanakan 1 April hingga 31 Mei 2021. Namun sampai saat ini, data yang masuk ke database BKKBN baru 52 juta KK. Sekitar 7 juta KK nya belum terinput di dalam aplikasi,” ujar Rudi Budiman, saat menghadiri kegiatan di Kalimantan Barat, Minggu (30/5).

Melihat kondisi waktu dan kemudian situasi covid yang terjadi pada saat ini, segala strategi harus dilakukan dalam percepatan itu. Oleh karenanya pimpinan di BKKBN sedang melakukan evaluasi tentang PK 2021.

Baca Juga :  Polisi Menangkap Pemilik Ganja Kiriman dari Medan

Hingga saat ini data yang terkumpul mencapai 59 juta KK dari total target 73 juta KK se Indonesia. Dengan kondisi sisa waktu satu hari ini tidak memungkinkan untuk mengejar sisa sekitar 23 juta KK. “Pimpinan kita sudah menetapkan bahwa ada perpanjangan waktu yang diberikan dengan toleransi sampai dengan 21 Juni 2021 mendatang, dan itu termasuk pengumpulan maupun input data sudah final pada tanggal yang sudah ditetapkan yaitu 21 Juni 2021,” tegasnya.

Diharap teman-teman para kader pendata, petugas lapangan dan dibantu seluruh kepala dinas yang mengelola KB termasuk BKKBN Perwakilan Provinsi segera dikawal betul dan dikunjungi daerah yang capaiannya masih rendah.

Baca Juga :  Ajarkan Anak Melawan Corona Melalui Lomba Cerita

Mudah-mudahan data yang terkumpul nantinya dapat dimanfaatkan pemerintah maupun pemerintah daerah dalam rangka melakukan intervensi pembangunan Bangga Kencana maupun program pemerintah lainnya, termasuk mengintervensi dalam rangka penurunan angka stunting di Indonesia yang pada saat Pendataan Keluarga juga mengumpulkan data Keluarga yang beresiko stunting.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/