alexametrics
30.6 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Praktis! NIK Dapat Digunakan sebagai Identitas Peserta JKN

Kini peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai identitas peserta saat akan mendapatkan layanan kesehatan baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Pontianak Ridho Bakti pada saat sosialisasi lintas sektor membahas mekanisme Kepesertaan JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi ODHA bersama Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Pontianak pada Senin (27/06).

Menurut Ridho kini seluruh Peserta JKN (termasuk PBI) dapat mengunakan NIK sebagai identitas ketika akan berobat.

“Mulai tahun 2022, peserta JKN semakin dimudahkan, cukup menunjukan NIK di Fasilitas Kesehatan maka petugas bisa mengakses data keaktifan peserta JKN sehingga tidak perlu lagi menyimpan terlalu banyak kartu di dompet. Cukup KTP sudah bisa digunakan sebagai identitas peserta JKN karena data peserta sudah terintegrasi dengan sistem BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan,” tutur Ridho.

Baca Juga :  ASN Kumpulkan Rp50 Juta, Bantu Warga Terdampak

Ridho juga menjelaskan bagi anak atau remaja yang belum berusia 17 tahun dapat menunjukan Kartu Identitas Anak (KTA) atau Kartu Keluarga (KK) untuk mendapatkan layanan kesehatan di Faskes. Jika peserta masih ingin mengakses Kartu BPJS Kesehatan masih bisa menggunakan kartu digital dengan cara mengunduh aplikasi Mobile JKN melalui Appstore atau Playstore.

Senada dengan penjelasan BPJS Kesehatan, Lisa Nuryanti sekretaris KPA Kota Pontianak mengatakan tidak terkecuali bagi peserta PBI khususnya bagi ODHA di Kota Pontianak juga dapat menggunakan NIK sebagai identitas untuk mendapatkan layanan. Lisa mengapresiasi BPJS Kesehatan yang telah memberikan kemudahan menggunakan NIK sebagai salah satu Identitas Peserta JKN.

“Sebanyak 233 ODHA dan OHIDHA di tahun 2022 ini ditanggung penjaminan kesehatannya oleh Pemerintah Kota Pontianak, dengan pertemuan lintas sektor program Pencegahan dan Penanggulangan Aids di Kota Pontianak ini diharapkan dapat memperjelas mekanisme penjaminan layanan kesehatan ODHA sejak mulai dari pendaftaran sampai kepada mendapatkan layanan Program JKN,” tutup Lisa. (FR/yl)

Baca Juga :  Pastikan Antrean Online Lancar, Direktur TI BPJS Kunjungi RS Kota Pontianak

Kini peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai identitas peserta saat akan mendapatkan layanan kesehatan baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Pontianak Ridho Bakti pada saat sosialisasi lintas sektor membahas mekanisme Kepesertaan JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) bagi ODHA bersama Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Pontianak pada Senin (27/06).

Menurut Ridho kini seluruh Peserta JKN (termasuk PBI) dapat mengunakan NIK sebagai identitas ketika akan berobat.

“Mulai tahun 2022, peserta JKN semakin dimudahkan, cukup menunjukan NIK di Fasilitas Kesehatan maka petugas bisa mengakses data keaktifan peserta JKN sehingga tidak perlu lagi menyimpan terlalu banyak kartu di dompet. Cukup KTP sudah bisa digunakan sebagai identitas peserta JKN karena data peserta sudah terintegrasi dengan sistem BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan,” tutur Ridho.

Baca Juga :  Galeri Hasil Hutan Termegah Ada di Kalbar

Ridho juga menjelaskan bagi anak atau remaja yang belum berusia 17 tahun dapat menunjukan Kartu Identitas Anak (KTA) atau Kartu Keluarga (KK) untuk mendapatkan layanan kesehatan di Faskes. Jika peserta masih ingin mengakses Kartu BPJS Kesehatan masih bisa menggunakan kartu digital dengan cara mengunduh aplikasi Mobile JKN melalui Appstore atau Playstore.

Senada dengan penjelasan BPJS Kesehatan, Lisa Nuryanti sekretaris KPA Kota Pontianak mengatakan tidak terkecuali bagi peserta PBI khususnya bagi ODHA di Kota Pontianak juga dapat menggunakan NIK sebagai identitas untuk mendapatkan layanan. Lisa mengapresiasi BPJS Kesehatan yang telah memberikan kemudahan menggunakan NIK sebagai salah satu Identitas Peserta JKN.

“Sebanyak 233 ODHA dan OHIDHA di tahun 2022 ini ditanggung penjaminan kesehatannya oleh Pemerintah Kota Pontianak, dengan pertemuan lintas sektor program Pencegahan dan Penanggulangan Aids di Kota Pontianak ini diharapkan dapat memperjelas mekanisme penjaminan layanan kesehatan ODHA sejak mulai dari pendaftaran sampai kepada mendapatkan layanan Program JKN,” tutup Lisa. (FR/yl)

Baca Juga :  Simplifikasi Rujukan Thalasemia dan Hemofilia Serta Jurnal JKN

Most Read

Artikel Terbaru

/