alexametrics
27 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Jarak Saf Diatur, Salat Ied di Depan Kantor Wali Kota Siap Digelar

PONTIANAK-Menjelang sehari sebelum pelaksanaan Salat Ied, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Pontianak melakukan penutupan Jalan Rahadi Usman untuk memberi tanda saf bagi jamaah. Masing-masing saf diberi jarak sesuai dengan protokol kesehatan.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono megimbau masyarakat yang akan melaksanakan Salat Ied berjamaah di lokasi itu untuk mematuhi protokol kesehatan. “Mulai dari mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujarnya dalam siaran pers yang dirilis melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Kamis (30/7)

Menurutnya, dalam memulai adaptasi kehidupan normal baru, rumah-rumah ibadah sudah diperkenankan untuk menyelenggarakan ibadah berjamaah dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pihaknya juga terus mengedukasi para jamaah masjid dan rumah ibadah lainnya, apabila ada yang merasa kurang enak badan atau sakit, disarankan melaksanakan ibadahnya di rumah masing-masing.

Baca Juga :  Pemprov Yakin PMK Tak Ganggu Pasokan Hewan Kurban

“Ini demi kita bersama dalam mencegah penularan atau penyebaran virus corona,” tuturnya.

Ketua Umum PHBI Kota Pontianak, Iwan Amriyadi mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat pelaksanaan salat ied mendatang.

Masyarakat diminta menggunakan masker, cuci tangan sebelum melaksanakan salat ied serta menjaga jarak. “Kami minta masyarakat mematuhi pengaturan jarak 60 hingga 80 sentimeter antar jamaah,” sebutnya.

Dirinya menyebutkan pihaknya juga akan mempersiapkan beberapa fasilitas mendukung penerapan protokol kesehatan. Diantaranya penyediaan enam titik pintu masuk sekaligus pengukuran suhu tubuh dan mencuci tangan.(iza)

PONTIANAK-Menjelang sehari sebelum pelaksanaan Salat Ied, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Pontianak melakukan penutupan Jalan Rahadi Usman untuk memberi tanda saf bagi jamaah. Masing-masing saf diberi jarak sesuai dengan protokol kesehatan.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono megimbau masyarakat yang akan melaksanakan Salat Ied berjamaah di lokasi itu untuk mematuhi protokol kesehatan. “Mulai dari mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujarnya dalam siaran pers yang dirilis melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Kamis (30/7)

Menurutnya, dalam memulai adaptasi kehidupan normal baru, rumah-rumah ibadah sudah diperkenankan untuk menyelenggarakan ibadah berjamaah dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pihaknya juga terus mengedukasi para jamaah masjid dan rumah ibadah lainnya, apabila ada yang merasa kurang enak badan atau sakit, disarankan melaksanakan ibadahnya di rumah masing-masing.

Baca Juga :  Norsan Ajak Jamaah Shalat Idul Adha Taati Protokol Kesehatan

“Ini demi kita bersama dalam mencegah penularan atau penyebaran virus corona,” tuturnya.

Ketua Umum PHBI Kota Pontianak, Iwan Amriyadi mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat pelaksanaan salat ied mendatang.

Masyarakat diminta menggunakan masker, cuci tangan sebelum melaksanakan salat ied serta menjaga jarak. “Kami minta masyarakat mematuhi pengaturan jarak 60 hingga 80 sentimeter antar jamaah,” sebutnya.

Dirinya menyebutkan pihaknya juga akan mempersiapkan beberapa fasilitas mendukung penerapan protokol kesehatan. Diantaranya penyediaan enam titik pintu masuk sekaligus pengukuran suhu tubuh dan mencuci tangan.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/