alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Mahasiswa Untan Sabet Juara Pertama Debat Bahasa Inggris Nasional

Kali Pertama dari Luar Jawa, Wakili Indonesia di Tingkat Dunia

Kemenangan Leonardo dan Feliani, dalam Kompetisi National University Debating Championship (NUDC) menjadi momen sejarah baru. Pasalnya, sejak NUDC pertama kali diselenggarakan sejak 37 tahun lalu, belum pernah ada satu pun pemenang kategori main draw yang berasal dari universitas di luar pulau Jawa. Mereka bakal mewakili Indonesia dalam kompetisi debat tingkat dunia 2021 mendatang.

SITI SULBIYAH, Pontianak

Feliani (20) dan Leonardo (21) sempat mengalami kendala koneksi internet ketika lomba debat berbahasa inggris ronde pertama mereka lalui. Hari itu, ternyata jaringan internet Universtas Tanjungpura (Untan) tengah dilakukan perbaikan. Alhasil, koneksi internet mereka terputus sejenak.

“Ronde satu sempat terputus koneksi internetnya, karena Untan sedang perbaikan WiFi, jadi kami sekitar dua menit hilang koneksi,” ungkap Feliani, membagikan kisahnya ketika mengikuti debat dalam Kompetisi National University Debating Championship (NUDC).

Meski sempat terputus, namun hal itu tak mengganggu konsentrasi kedua mahasiswa Universitas Tankungpura (Untan) ini untuk melewati tantangan pada ronde pertama. Mereka berhasil memenangkan ronde pertama tersebut. Bahkan, langkah mereka melanggeng hingga fase final dan berhasil menyabet juara pertama.

Tim Debat Bahasa Inggris Untan ini berhasil mengalahkan 111 tim debat dari universitas lainnya di seluruh tanah air. Mereka berhasil menyabet juara pertama di tingkat nasional pada kategori main draw. Kemenangan ini pun menjadi momen bersejarah, mengingat sejak NUDC pertama kali diselenggarakan 37 tahun yang lalu, belum pernah ada satu pun pemenang kategori ini yang berasal dari universitas di luar Pulau Jawa.

Baca Juga :  Aplikasi Perdana Bikin Pelayanan Pertanahan bisa dilakukan Secara Drive Thru

Leonardo merupakan mahasiswa semester tujuh di Fakultas Hukum, sementara Feliani merupakan mahasiswa semester 5 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Keduanya telah mempersiapkan diri mengikuti lomba ini sejak bulan Juli lalu. Latihan cukup intensif mereka lakukan guna menguasai berbagai tema debat yang akan dilombakan dalam kompetisi bergengsi tersebut. Latihan dilakukan secara tatap muka maupun di ruang virtual.

“Awalnya kami sempat khawatir tidak bisa breaking, karena kami merasa poin yang kami  kumpulkan masih sangat kurang. Tapi ternyata kami bisa, dan justru di ronde eliminasi itu berjalan sangat lancar,” tutur dia.

Menurut Feli, sapaan akrabnya, kompetisi tersebut merupakan komepetisi yang bergengsi dengan para peserta yang memiliki kemampuan luar biasa. Para peserta dituntut untuk menguasai banyak tema, mulai dari isu pembangunan, feminisme, militer, teknologi, dan lain sebagainya. Karena itulah, meski terpilih menjadi juara, namun dirinya merasa banyak mendapat ilmu dan cara pandang baru dari setiap pendapat yang diutarakan oleh para peserta lainnya.

NUDC sendiri adalah kompetisi debat antar mahasiswa seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia setiap tahunnya. Pada tahun ini, NUDC 2020 diselenggarakan pada tanggal 24 s/d 29 September 2020 dengan sistem berbeda di mana para peserta menggunakan sistem online debate untuk pertama kalinya demi menghindari terbentuknya cluster baru penyebaran Covid-19. Pemenang NUDC 2020 yaitu, Tim Debate UNTAN, UGM dan ITB akan menjadi representatif Negara Indonesia dalam kompetisi debat tingkat dunia yaitu, World University Debating Championship (NUDC) 2021 di Seoul, Korea Selatan.

Baca Juga :  PPKM Darurat, Pemerintah Diminta Perhatikan Warga Terdampak

Debat Bahasa Inggris merupakan sebuah kompetisi debat yang prestisius. Para peserta tak hanya dituntut menampilkan kemampuan Bahasa Inggris yang mumpuni tapi juga kemampuan berpikir 4C (Critical Thinking and Problem Solving, Creativity, Communication Skill, Ability to Work Collaboratively).

Sementara itu, Rektor Universitas Tanjungpura, Garuda Wiko mengaku senang dan bangga saat mengetahui mahasiswanya menjadi juara umum. “Bangga tentunya, ini sejarah untuk pertama kalinya, Untan bisa meraih prestasi yang membanggakan untuk Indonesia. Mengalahkan perguruan tinggi populer. Terima kasih kepada dosen-dosen, dekan, dan para pembimbingnya” kata Garuda Wiko saat dihubungi Pontianak Post.

Garuda Wiko sangat mengapresiasi kemenangan yang membawa Untan mewakili Indonesia untuk bertanding di Korea. “Semoga kemenangan ini bukan menjadi kemenangan pertama. Pada pertandingan di Korea nanti, juga bisa jadi juaranya,” tambah Garuda Wiko.

Sebagai bentuk dukungan terhadap para pemenang, sang rektor juga akan memberi reward untuk Feliani dan Leonardo. “Tentunya kita sudah siapkan reward untuk mereka, semoga bisa memacu semangat mereka,” tutup sang rektor. (ndo)

Kali Pertama dari Luar Jawa, Wakili Indonesia di Tingkat Dunia

Kemenangan Leonardo dan Feliani, dalam Kompetisi National University Debating Championship (NUDC) menjadi momen sejarah baru. Pasalnya, sejak NUDC pertama kali diselenggarakan sejak 37 tahun lalu, belum pernah ada satu pun pemenang kategori main draw yang berasal dari universitas di luar pulau Jawa. Mereka bakal mewakili Indonesia dalam kompetisi debat tingkat dunia 2021 mendatang.

SITI SULBIYAH, Pontianak

Feliani (20) dan Leonardo (21) sempat mengalami kendala koneksi internet ketika lomba debat berbahasa inggris ronde pertama mereka lalui. Hari itu, ternyata jaringan internet Universtas Tanjungpura (Untan) tengah dilakukan perbaikan. Alhasil, koneksi internet mereka terputus sejenak.

“Ronde satu sempat terputus koneksi internetnya, karena Untan sedang perbaikan WiFi, jadi kami sekitar dua menit hilang koneksi,” ungkap Feliani, membagikan kisahnya ketika mengikuti debat dalam Kompetisi National University Debating Championship (NUDC).

Meski sempat terputus, namun hal itu tak mengganggu konsentrasi kedua mahasiswa Universitas Tankungpura (Untan) ini untuk melewati tantangan pada ronde pertama. Mereka berhasil memenangkan ronde pertama tersebut. Bahkan, langkah mereka melanggeng hingga fase final dan berhasil menyabet juara pertama.

Tim Debat Bahasa Inggris Untan ini berhasil mengalahkan 111 tim debat dari universitas lainnya di seluruh tanah air. Mereka berhasil menyabet juara pertama di tingkat nasional pada kategori main draw. Kemenangan ini pun menjadi momen bersejarah, mengingat sejak NUDC pertama kali diselenggarakan 37 tahun yang lalu, belum pernah ada satu pun pemenang kategori ini yang berasal dari universitas di luar Pulau Jawa.

Baca Juga :  Buka Rakerda III LPTQ Kalbar, Midji Minta Penghafal Alquran Terdata dengan Baik

Leonardo merupakan mahasiswa semester tujuh di Fakultas Hukum, sementara Feliani merupakan mahasiswa semester 5 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Keduanya telah mempersiapkan diri mengikuti lomba ini sejak bulan Juli lalu. Latihan cukup intensif mereka lakukan guna menguasai berbagai tema debat yang akan dilombakan dalam kompetisi bergengsi tersebut. Latihan dilakukan secara tatap muka maupun di ruang virtual.

“Awalnya kami sempat khawatir tidak bisa breaking, karena kami merasa poin yang kami  kumpulkan masih sangat kurang. Tapi ternyata kami bisa, dan justru di ronde eliminasi itu berjalan sangat lancar,” tutur dia.

Menurut Feli, sapaan akrabnya, kompetisi tersebut merupakan komepetisi yang bergengsi dengan para peserta yang memiliki kemampuan luar biasa. Para peserta dituntut untuk menguasai banyak tema, mulai dari isu pembangunan, feminisme, militer, teknologi, dan lain sebagainya. Karena itulah, meski terpilih menjadi juara, namun dirinya merasa banyak mendapat ilmu dan cara pandang baru dari setiap pendapat yang diutarakan oleh para peserta lainnya.

NUDC sendiri adalah kompetisi debat antar mahasiswa seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia setiap tahunnya. Pada tahun ini, NUDC 2020 diselenggarakan pada tanggal 24 s/d 29 September 2020 dengan sistem berbeda di mana para peserta menggunakan sistem online debate untuk pertama kalinya demi menghindari terbentuknya cluster baru penyebaran Covid-19. Pemenang NUDC 2020 yaitu, Tim Debate UNTAN, UGM dan ITB akan menjadi representatif Negara Indonesia dalam kompetisi debat tingkat dunia yaitu, World University Debating Championship (NUDC) 2021 di Seoul, Korea Selatan.

Baca Juga :  Rahmawati; Mahasiswi Untan yang Wakili Indonesia di AWMUN III

Debat Bahasa Inggris merupakan sebuah kompetisi debat yang prestisius. Para peserta tak hanya dituntut menampilkan kemampuan Bahasa Inggris yang mumpuni tapi juga kemampuan berpikir 4C (Critical Thinking and Problem Solving, Creativity, Communication Skill, Ability to Work Collaboratively).

Sementara itu, Rektor Universitas Tanjungpura, Garuda Wiko mengaku senang dan bangga saat mengetahui mahasiswanya menjadi juara umum. “Bangga tentunya, ini sejarah untuk pertama kalinya, Untan bisa meraih prestasi yang membanggakan untuk Indonesia. Mengalahkan perguruan tinggi populer. Terima kasih kepada dosen-dosen, dekan, dan para pembimbingnya” kata Garuda Wiko saat dihubungi Pontianak Post.

Garuda Wiko sangat mengapresiasi kemenangan yang membawa Untan mewakili Indonesia untuk bertanding di Korea. “Semoga kemenangan ini bukan menjadi kemenangan pertama. Pada pertandingan di Korea nanti, juga bisa jadi juaranya,” tambah Garuda Wiko.

Sebagai bentuk dukungan terhadap para pemenang, sang rektor juga akan memberi reward untuk Feliani dan Leonardo. “Tentunya kita sudah siapkan reward untuk mereka, semoga bisa memacu semangat mereka,” tutup sang rektor. (ndo)

Most Read

Artikel Terbaru

/