alexametrics
26.7 C
Pontianak
Monday, May 16, 2022

Hadi Suratman Tutup Usia

lPONTIANAK – Hadi Suratman, Ketua DPC Peradi Pontianak Kalimantan Barat tutup usia. Hadi meninggal pukul 23.00 WIB, pada Minggu 30 Mei 2021. Selain Ketua DPC Peradi, Hadi juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPN Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

“Kabar meninggalnya Pak Hadi Suratman kami terima dari istrinya. Dua hari sebelumnya kami mendapat kabar jika almarhum kembali masuk rumah sakit. Sebelumnya sempat masuk tanggal 2 Mei 20201. Saat ini Pak Hadi sudah meninggal kita semua,” kata Sekretaris Peradi Pontianak, Kalimantan Barat Uspalino di Pontianak, kemarin.

Ia mengatakan Ketua Peradi Pusat terus memantau perkembangan Hadi Suratman selama mendapat perawatan di ruah sakit. “Berita duka atas meninggalkan Ketua Peradi Pontianak sekaligus Wasekjek DPN Peradi sudah kami sampaikan ke pusat,” tambah Uspalino.

Baca Juga :  Midji Sempat Terpapar Virus, Dikelilingi 25 Orang Positif Covid-19

Uspalino menambahkan semasa hidupnya Hadi Suratman dikenal sebagai sosok pria familiar yang sangat mengayomi baik kepada junior dan senior pengacara lainnya.
“Dua periode kepemimpinan menjadi bukti jika Hadi Suratman sangat familiar dan baik. Kami mewakili keluarga dan Peradi Kalbar, memohon doa agar almarhum mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT. Kepada rekan dan yang mengenal almarhum agar dapat memaafkan jika ada kesalahan Pak Hadir,” ucapnya.

Selanjutnya menurut Uspalino akan digelar rapat internal terkait kepengurusan Peradi Pontianak Kalbar terkait siapa yang akan menggantikan posisi Hadi Suratman yang telah menjabat selama dua periode itu.
“Kepengurusan Peradi Hadi Suratman akan berakhir di awal 2022 dan kemungkinan setelah ini kami akan memutuskan pengganti dari almarhum,” urainya.

Baca Juga :  Motor Retro Kawasaki Makin Ramai

Salah satu pengacara muda, Mega Edwanda mengatakan Hadi Suratman dikenal sebagai orang yang mau membagi ilmu. “Saya pernah magang di kantor Pak Hadi. Almarhum sangat baik. Setiap pagi ami kami diberi informasi dan ilmu didunia hukum,: kata dia.

Atas berita duka itu, Mega berdoa agar semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan, dan Suratman diberi tempat terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa.

Pengacara muda lainnya Yulfi Asmadi mengatakan, Hadi Suratman adalah advokat yang bertanggungjawab pada profesi. Dia pun tak membedakan advokat baru atau advokat lama.
“Pak Hadir Suratman berteman dengan siapa saja. Bergaul dengan siapa saja dan mau berbagi ilmu dan pengalaman,” ungkap Yulfi Asmadi.

lPONTIANAK – Hadi Suratman, Ketua DPC Peradi Pontianak Kalimantan Barat tutup usia. Hadi meninggal pukul 23.00 WIB, pada Minggu 30 Mei 2021. Selain Ketua DPC Peradi, Hadi juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPN Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

“Kabar meninggalnya Pak Hadi Suratman kami terima dari istrinya. Dua hari sebelumnya kami mendapat kabar jika almarhum kembali masuk rumah sakit. Sebelumnya sempat masuk tanggal 2 Mei 20201. Saat ini Pak Hadi sudah meninggal kita semua,” kata Sekretaris Peradi Pontianak, Kalimantan Barat Uspalino di Pontianak, kemarin.

Ia mengatakan Ketua Peradi Pusat terus memantau perkembangan Hadi Suratman selama mendapat perawatan di ruah sakit. “Berita duka atas meninggalkan Ketua Peradi Pontianak sekaligus Wasekjek DPN Peradi sudah kami sampaikan ke pusat,” tambah Uspalino.

Baca Juga :  Ketua Gerindra Kalbar Diganti Mendadak

Uspalino menambahkan semasa hidupnya Hadi Suratman dikenal sebagai sosok pria familiar yang sangat mengayomi baik kepada junior dan senior pengacara lainnya.
“Dua periode kepemimpinan menjadi bukti jika Hadi Suratman sangat familiar dan baik. Kami mewakili keluarga dan Peradi Kalbar, memohon doa agar almarhum mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT. Kepada rekan dan yang mengenal almarhum agar dapat memaafkan jika ada kesalahan Pak Hadir,” ucapnya.

Selanjutnya menurut Uspalino akan digelar rapat internal terkait kepengurusan Peradi Pontianak Kalbar terkait siapa yang akan menggantikan posisi Hadi Suratman yang telah menjabat selama dua periode itu.
“Kepengurusan Peradi Hadi Suratman akan berakhir di awal 2022 dan kemungkinan setelah ini kami akan memutuskan pengganti dari almarhum,” urainya.

Baca Juga :  Universitas Widya Dharma Pontianak Wisuda 691 Mahasiswa

Salah satu pengacara muda, Mega Edwanda mengatakan Hadi Suratman dikenal sebagai orang yang mau membagi ilmu. “Saya pernah magang di kantor Pak Hadi. Almarhum sangat baik. Setiap pagi ami kami diberi informasi dan ilmu didunia hukum,: kata dia.

Atas berita duka itu, Mega berdoa agar semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan, dan Suratman diberi tempat terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa.

Pengacara muda lainnya Yulfi Asmadi mengatakan, Hadi Suratman adalah advokat yang bertanggungjawab pada profesi. Dia pun tak membedakan advokat baru atau advokat lama.
“Pak Hadir Suratman berteman dengan siapa saja. Bergaul dengan siapa saja dan mau berbagi ilmu dan pengalaman,” ungkap Yulfi Asmadi.

Most Read

Artikel Terbaru

/