alexametrics
25.6 C
Pontianak
Monday, May 16, 2022

Kadin Kalbar Dorong Pemprov Buat Regulasi Material Batu

PONTIANAK- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalbar mendorong pemerintah provinsi Kalimantan Barat untuk membuat regulasi tentang bahan material batu. Hal ini merupakan tindak lanjut dari talkshow yang digelar Kadin Kalbar tentang Investasi Daerah bersama Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Gubernur Sutarmidji dan Calon Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid pada Kamis (27/5).

Rabuansyah, Wakil Ketua Umum bidang ESDM dan Migas mengatakan perlunya regulasi yang mengatur tentang material batu di Kalimantan Barat. Menurut Rabuan, hal ini dapat melindungi kepentingan para pengusaha lokal di Kalbar.

“Selama ini, para pengusaha lokal taat membayar pajak, retribusi mau PPN sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam upaya memaksimalkan pendapatan asli daerah. Namun sayangnya, nasib pengusaha material batu lokal kerap kalah dengan pengusaha dari luar,” kata Rabuan kepada wartawan.

Baca Juga :  Jelang Hari Listrik Nasional, PLN Kalbar Resmikan Kampung Literasi Selamat Smart Village

Rabuan juga menjelaskan tentang kualitas batu yang berasal dari Kalbar lebih baik dari luar. Sayangnya, Kalbar hanya kebagian dampak dari buruknya kualitas batu yang datang dari luar.

“Batu lokal asal Kalbar mempunyai kualitas yang baik, dan jumlahnya sangat banyak, tak pernah kekurangan,” tambah Rabuan.

Beberapa tahun terakhir, banyak pekerjaan proyek dengan sumber pembiayaannya dari APBD, APBN maupun swasta. Namun, sayangnya material batu yang digunakan masih mengandalkan dari luar Kalbar.

“Kami mendorong bapak gubernur untuk membuat regulasi yang dapat mengakomodir pengusaha lokal agar dapat berkembang dan bersaing dengan pengusaha dari luar. Kadin juga meminta bapak gubernur untuk terus memberi perhatian kepada pengusaha lokal di masa pandemi ini,” tutup Rabuan.(ndo)

Baca Juga :  Kebakaran Lahan Diduga Disengaja, Udara Pontianak Sudah Tak Sehat

PONTIANAK- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalbar mendorong pemerintah provinsi Kalimantan Barat untuk membuat regulasi tentang bahan material batu. Hal ini merupakan tindak lanjut dari talkshow yang digelar Kadin Kalbar tentang Investasi Daerah bersama Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Gubernur Sutarmidji dan Calon Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid pada Kamis (27/5).

Rabuansyah, Wakil Ketua Umum bidang ESDM dan Migas mengatakan perlunya regulasi yang mengatur tentang material batu di Kalimantan Barat. Menurut Rabuan, hal ini dapat melindungi kepentingan para pengusaha lokal di Kalbar.

“Selama ini, para pengusaha lokal taat membayar pajak, retribusi mau PPN sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam upaya memaksimalkan pendapatan asli daerah. Namun sayangnya, nasib pengusaha material batu lokal kerap kalah dengan pengusaha dari luar,” kata Rabuan kepada wartawan.

Baca Juga :  Kebakaran Lahan Diduga Disengaja, Udara Pontianak Sudah Tak Sehat

Rabuan juga menjelaskan tentang kualitas batu yang berasal dari Kalbar lebih baik dari luar. Sayangnya, Kalbar hanya kebagian dampak dari buruknya kualitas batu yang datang dari luar.

“Batu lokal asal Kalbar mempunyai kualitas yang baik, dan jumlahnya sangat banyak, tak pernah kekurangan,” tambah Rabuan.

Beberapa tahun terakhir, banyak pekerjaan proyek dengan sumber pembiayaannya dari APBD, APBN maupun swasta. Namun, sayangnya material batu yang digunakan masih mengandalkan dari luar Kalbar.

“Kami mendorong bapak gubernur untuk membuat regulasi yang dapat mengakomodir pengusaha lokal agar dapat berkembang dan bersaing dengan pengusaha dari luar. Kadin juga meminta bapak gubernur untuk terus memberi perhatian kepada pengusaha lokal di masa pandemi ini,” tutup Rabuan.(ndo)

Baca Juga :  Jemaat Padati Malam Natal di Katedral Pontianak

Most Read

Imbau Takbiran Salat Id di Rumah

Perlunya Manajemen Konflik 

Masih Zona Oranye

Lantik Pengurus

Inovatif dan Bekerja dengan Sistem Data

Artikel Terbaru

/