Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemprov Bangun GOR Terpadu, Kawasan Gelora Khatulistiwa Hanya untuk Olahraga

Syahriani Siregar • Kamis, 5 Januari 2023 | 17:51 WIB
TINJAU GOR: Gubernur Sutarmidji didampingi Sekda dan beberapa kepala dinas meninjau lahan yang akan dibangun GOR Terpadu. Gedung olahraga ini akan menjadi yang terbesar dengan fasilitas penunjang olahraga standar internasional. SHANDO SAFELA/PONTIANAK POS
TINJAU GOR: Gubernur Sutarmidji didampingi Sekda dan beberapa kepala dinas meninjau lahan yang akan dibangun GOR Terpadu. Gedung olahraga ini akan menjadi yang terbesar dengan fasilitas penunjang olahraga standar internasional. SHANDO SAFELA/PONTIANAK POS
PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji meninjau lokasi rencana pembangunan Gedung Olahraga (GOR) terpadu di kawasan kompleks olahraga Gelora Khatulistiwa Pontianak, Rabu (4/1). Selain untuk sarana pembinaan atlet, keberadaan fasilitas olahraga itu nantinya diharapkan bisa meningkatkan nilai tambah kawasan di Jalan MT Haryono menjadi lebih bagus.

Dalam peninjauan itu, Sutarmidji yang turut didampingi Sekda serta kepala perangkat daerah terkait, sempat berdialog dengan konsultan pembangunan GOR terpadu. Dimana dirinya menginginkan agar tampak bangunan GOR terpadu itu bisa kelihatan bagus dari jalan protokol. Karena bangunan pemerintah menurutnya harus bisa mengangkat aura kawasan di sekitarnya.

"Jangan sampai bangunan pemerintah justru bikin semak pemandangan di kawasan itu. Sehingga nilai kawasan itu jadi rendah. Nah, bagaimana bangunan pemerintah bisa membuat kawasan sekitarnya semakin bagus. Itu konsep yang harus dipahami oleh konsultan," katanya.

Orang nomor satu di Kalbar itu menyebutkan, GOR terpadu itu nantinya bisa digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga. Seperti misalnya bulu tangkis yang bertaraf nasional maupun internasional. Untuk bulu tangkis direncanakan bisa mencakup empat lapangan (sesuai standar). Kemudian juga basket, futsal, voli, dan lain sebagainya. Yang pasti fasilitasnya akan lebih representatif dibandingkan GOR Pangsuma.

"Untuk voli di waktu bersamaan bisa langsung dua lapangan. Artinya kalau penyisihan bisa ada dua pertandingan sekaligus. Baket juga demikian, tribunnya bisa muat 3.200 penonton. Lapangan parkirnya juga memadai. Nanti (GOR) Pangsuma kita rehab lagi, baru nanti digunakan untuk apa," paparnya.

Midji-sapaan karibnya menjelaskan GOR terpadu itu akan segera dibangun dalam waktu dekat. Harapannya sebelum masa jabatannya berakhir, GOR tersebut sudah selesai dibangun. "Ini nanti luasannya 5.600 meter persegi, bangunannya 70 kali 80 (meter), lebih besar dari (GOR) Pangsuma. Ini hampir dua kali luas dari Pangsuma," terangnya.

Meski di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya masih minim tempat pertunjukan,  Midji tetap tak ingin bangunan GOR terpadu itu digunakan untuk kegiatan lain selain olahraga. Kemungkinan untuk kegiatan konser dan hiburan lainnya masih bisa dilaksanakan di GOR Pangsuma setelah renovasi ulang. "Gak, yang ini tak boleh untuk konser. Konser itu nanti di Pangsuma saja, konser kan beda dengan olahraga. Gak boleh, olahraga ya olahraga, nanti Pangsuma bisa dipakai untuk itu (konser)," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kalbar Windy Prihastari mengungkapkan, pembangunan GOR terpadu itu sudah dalam proses perencanaan dan tinggal pembangunan di 2023 ini. Lalu untuk lapangan tembak yang dibangun di kawasan yang sama, telah selesai dibangun dan ikut ditinjau gubernur.

"Kemudian wisma atlet eks mes Pabsi (Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia) sekarang sedang kami rehab, dan dipersiapkan menjadi wisma atlet begitu juga untuk retribusi penyewaannya sudah kami usulkan di dalam aturan," ujarnya.

Khusus untuk wisma atlet, Windy menjelaskan bakal dilengkapi dengan total 13 kamar. Terdiri dari sembilan kamar di lantai bawah dan empat kamar di lantai atas. "Satu kamar bisa diisi dua orang dan empat orang. Kamar tersebut juga ada dengan fasilitas toilet di dalam dan luar. Wisma atlet tersebut juga dilengkapi musala dan dapur," katanya.

Untuk tempat latihannya juga tersedia di sebelah mes, sehingga bisa digunakan untuk para atlet. Setelah difungsikan menjadi wisma atlet Windy mengatakan semua cabang olahraga bisa menggunakan wisma tersebut. Apalagi ketika ada kegiatan-kegiatan olahraga, mengingat wisma tersebut lokasinya dekat dengan GOR terpadu.

"Lalu untuk menunjang keamanan pada kompleks Gelora Khatulistiwa kami telah membuat gerbang pada enam titik yang sebelumnya tidak ada pagar dan gerbang. Sehingga mengakibatkan banyaknya pencurian. Juga persiapan untuk pengelolaan parkir dengan sistem gate," tambahnya.

Dengan penataan kawasan olahraga tersebut, menurutnya menjadi semangat untuk melakukan pembinaan atlet Kalbar lebih baik lagi. Serta diharapkan ada peningkatan prestasi dari para atlet di provinsi ini.

"Disporapar dalam hal ini menjadi tugas dan fungsi utamanya dalam penyediaan sarana prasarana. Kami sangat senang dan berterimakasih kepada Pak Gubernur yang telah membangun sarana prasarana untuk para atlet yang memang nantinya akan mengangkat olahraga di Kalbar," pungkasnya. (bar) Editor : Syahriani Siregar
#GOR Terpadu #Gelora Khatulistiwa #olahraga #pemprov