KAPUAS HULU - Keberadaan Ayah dan Bunda GenRe di kabupaten kota Kalbar diharap bisa menjadi panutan sekaligus penggerak program remaja hingga ke tingkat desa.
Demikian dikatakan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat Pintauli Romangasi Siregar, Kamis (12/10).
"Ayah GenRe dan Bunda GenRe merupakan panutan dilini masyarakat. Sesuai pula dengan program tingkat nasional, dimana para penggerak PKK harus menjadi Bunda GenRe. Di Kalbar sudah melakukan itu. Saya berharap adanya Ayah dan Bunda GenRe ini, para kepala daerah bisa fokus dalam menggarap para remaja di masing-masing wilayah kerja," katanya.
Pinta mengatakan remaja merupakan cikal bakal pengganti generasi saat ini. Dari remaja pula sudah harus disiapkan agar mereka ke depan bisa menjadi generasi emas.
Dalam upaya mewujudkan generasi emas remaja, para kepala daerah di Kabupaten Kota Kalbar telah membangun komitmen untuk program ini. BKKBN kata dia menyambut baik dengan kepedulian kepala daerah dalam keseriusannya menangani para remaja di daerah masing-masing.
Dengan adanya pengukuhan Bunda GenRe ke depan akan turut menentukan keberhasilan program pembinaan remaja di daerahnya. Caranya dengan menjalankan berbagai program remaja hingga ke tingkat desa.
Di Kalbar sendiri pembentukan GenRe belum seratus persen hingga tingkat desa. "Dari data kami pembentukan GenRe hingga ke desa berada di 75 persen. Mudah-mudahan dengan dilantiknya Bunda GenRe Kapuas Hulu bisa mendongkrak angka itu. Dengan demikian pengurusan GenRe khususnya di Kapuas Hulu bisa melaju sampai ke desa-desa. Itu harapan kami," tutupnya.(iza)
Editor : A'an