Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jembatan Kapuas 1: Saksi Bisu Perkembangan Pontianak

A'an • Rabu, 9 Oktober 2024 | 14:00 WIB
IKONIK: Jembatan Kapuas 1 merupakan bangunan ikonik bersejarah Kota Pontianak.
IKONIK: Jembatan Kapuas 1 merupakan bangunan ikonik bersejarah Kota Pontianak.

PONTIANAK - Jembatan Kapuas 1 merupakan bangunan ikonik bersejarah Kota Pontianak, menyimpan sejarah panjang perjuangan dan pembangunan.

Jembatan yang membentang megah di atas Sungai Kapuas ini, tidak hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga sebagai bagian identitas bersejarah Kota Pontianak. Keberadaannya mengingatkan kita akan perjuangan panjang masyarakat kota Pontianak, dalam membangun kota yang lebih baik.

Jembatan Kapuas 1 ini terletak di kota Pontianak dengan panjang 420 meter dan lebar 6 meter. Jembatan Kapuas 1 ini, juga merupakan penghubung dari pusat kota dengan beberapa kabupaten yang ada di Kalimantan Barat.

Dibangun pada tahun 1980, serta diresmikan langsung oleh Presiden Soeharto pada tahun 1982. Jembatan yang dibangun dengan dana Rp6,06 miliar ini pada awalnya difungsikan sebagai jalan tol.

Jembatan Kapuas 1 ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Pontianak, sebagai urat nadi perekonomian, jembatan ini menjadi jalur akses utama transportasi yang menghubungkan pusat kota dengan daerah produksi dan distribusi barang.

Pembangunan jembatan ini juga sebagai pemicu pertumbuhan pemukiman dan aktivitas ekonomi di sekitar sungai, juga menjadi simbol majunya infrastruktur dan pembangunan.

Salah satu mantan pekerja dari pembangunan Jembatan Kapuas 1 Kota Pontianak di tahun 1980, Abdul Hamid Adam, menceritakan sambil menunjukkan foto-foto saat ia sedang bekerja membangun jembatan Kapuas 1 bersama rekan-rekan kerjanya, bahwa banyak sekali tantangan yang ada pada saat pembangunan Jembatan Kapuas 1 ini.

“Salah satu tantangan terberat kami dulu, harus tetap kerja di tengah cuaca ekstrem, hujan deras, guntur, dan panas terik. Jadi, jika diingat kembali perjuangan kami zaman dahulu, pada saat melintas di atas Jembatan Kapuas 1 ini, saya merasa bangga, menjadi salah satu bagian dari sejarah kota ini," ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, Jembatan Kapuas 1 ini semakin vital, bagi masyarakat Pontianak. Namun, peningkatan volume kendaraan dan aktivitas di atas jembatan ini juga menimbulkan sejumlah tantangan, seperti kemacetan dan kerusakan infrastruktur.

Pemerintah kemudian mencari cara, untuk mengatasi hal tersebut. Pemerintah kemudian membangun jembatan duplikasi dari jembatan yang suda ada. Peresmian duplikasi Jembatan Kapuas I pada tahun 2024 diharapkan dapat meningkatkan kapasitas lalu lintas dan mengurangi kemacetan.

Baca Juga: Astra Motor Kalbar Gelar Aksi Donor Darah untuk Masyarakat

“Meskipun saat ini kemacetan masih ada walaupun Jembatan Kapuas telah ada duplikasinya, saya bersyukur karena sekarang proyek pelebaran jalan sedang dilaksanakan untuk mengatasi kemacetan yang masih ada. Hal ini merupakan salah satu bentuk harapan saya agar jembatan ini akan terus bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (alf/mgg)

Editor : A'an
#jembatan kapuas 1 #pontianak