PONTIANAK POST – Menyambut perayaan Imlek 2576 dan Cap Go Meh 2025, Yayasan Pemadam Kebakaran Panca Bhakti Pontianak kembali menghadirkan kemeriahan yang spektakuler di depan markas mereka.
Ribuan lampion indah dipasang dengan rapi, menciptakan suasana yang memancarkan kehangatan budaya. Tradisi ini tidak hanya menjadi bagian dari pelestarian budaya Tionghoa, tetapi juga ajang yang mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.
Ketua Umum Pemadam Kebakaran Panca Bhakti Pontianak, The Iu Sia, mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk mempersembahkan keindahan seni budaya kepada masyarakat sekaligus menjadi momen perekat tali persaudaraan antar suku dan etnis.
“Tradisi seperti ini adalah sumbangan seni budaya yang sangat berharga. Tidak hanya untuk komunitas Tionghoa, tetapi juga untuk seluruh masyarakat dari berbagai latar belakang. Kami ingin semangat persatuan ini terus tumbuh, dan salah satu caranya adalah melalui seni dan budaya,” ujar The Iu Sia.
Acara peluncuran ribuan lampion ini dibuka dengan atraksi liong atau replica naga sepanjang 18 meter yang memukau para pengunjung.
Gerakan lincah dan dinamis pemain naga tersebut menjadi daya tarik utama yang memikat perhatian warga yang kebetulan melintas di markas pemadam kebakaran tersebut. Selain itu, pesta kembang api yang spektakuler turut menghiasi langit malam Pontianak, menambah semarak dan keindahan suasana perayaan.
“Lampion dan atraksi seperti ini telah menjadi daya tarik wisata yang memperkaya seni budaya. Kami berharap masyarakat dapat menikmati momen ini dan sekaligus mempromosikan pariwisata Kalimantan Barat,” tambah The Iu Sia.
Tidak hanya sebagai hiasan, ratusan lampion yang dipasang juga menjadi spot foto favorit bagi warga yang datang berkunjung. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, semua antusias mengabadikan momen di tengah gemerlap lampion yang membentuk pemandangan yang menawan.
Acara ini menjadi simbol semangat persatuan dan kerukunan, yang mencerminkan harmoni antara seni budaya Tionghoa dan budaya lokal di Kalimantan Barat. Dengan hadirnya ribuan lampion ini, masyarakat Pontianak tidak hanya disuguhkan keindahan visual tetapi juga diingatkan akan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2025 ini dipastikan akan menjadi salah satu momen yang berkesan, tidak hanya bagi masyarakat Pontianak, tetapi juga bagi para wisatawan yang datang untuk merasakan kehangatan tradisi dan budaya. (arf)
Editor : A'an