Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Transmart Kubu Raya Tutup Permanen: Warga Serbu Diskon, UMKM Merasa Kehilangan

Ashri Isnaini • Jumat, 25 April 2025 | 14:09 WIB
TUTUP: Transmart Kubu Raya yang beroperasi sejak 2018, akan ditutup di akhir April ini.
TUTUP: Transmart Kubu Raya yang beroperasi sejak 2018, akan ditutup di akhir April ini.

PONTIANAK POST – Pusat perbelanjaan Transmart Kubu Raya dipastikan akan menutup operasionalnya secara permanen pada Selasa 30 April 2025. Informasi mengenai penutupan ini pertama kali tersebar melalui media sosial dan langsung memicu lonjakan kunjungan masyarakat yang ingin memanfaatkan momen diskon besar-besaran menjelang penutupan.

Pantauan Pontianak Post, sejak Kamis pagi (24/4), ratusan warga dari berbagai kalangan tampak silih berganti memadati lantai 2 Transmart Kubu Raya. Mereka memborong beragam kebutuhan rumah tangga seperti buah-buahan, popok bayi, sabun, pasta gigi, hingga minuman kemasan.

Membeludaknya pengunjung membuat petugas kewalahan dalam memberikan pelayanan. Bahkan sempat terjadi insiden konsumen yang mengonsumsi produk di tempat tanpa membayar.

“Karena saking banyaknya konsumen yang datang, ada saya lihat beberapa yang langsung minum di tempat tapi tidak dibayar, dan sisa botol minumannya ditinggal begitu saja di rak,” ujar Store Manager Transmart Kubu Raya, Ismail saat ditemui, Kamis (24/4) sore.

Ia berharap masyarakat yang ingin berbelanja memanfaatkan diskon dapat menjaga ketertiban dan tetap bertanggung jawab.

“Silakan berburu diskon, tapi tolong jangan makan atau minum di tempat tanpa membayar,” pesannya.

Hingga Kamis sore, Pontianak Post mencatat banyak rak di lantai 2 yang sudah kosong, termasuk rak makanan yang telah habis diborong. Beberapa lorong pun tampak lengang tanpa barang.

Hanya XXI yang Tetap Beroperasi

Ismail membenarkan bahwa Transmart akan menutup operasional lantai 1 dan 2. Hanya XXI (bioskop) di lantai 3 yang masih akan tetap buka. Saat ditanya detail mengenai penyebab tutupnya Transmart Kubu Raya, Ismail enggan memberikan penjelasan rinci. Ia belum bisa memastikan penyebab penutupan maupun nasib para karyawan.

“Penyebab pasti tutupnya belum diketahui, termasuk nasib karyawan apakah akan dipindahkan atau dirumahkan masih menunggu keputusan manajemen,” ujarnya.

Ismail juga mengimbau para tenant yang masih menyimpan barang di lantai 2 untuk segera mengosongkan tempat tersebut paling lambat 12 Mei 2025. “Setelah tanggal itu tidak ada lagi perpanjangan waktu,” tegasnya.

 

Konsumen dan UMKM Merasa Kehilangan

Ditemui saat akan berbelanja di Transmart Kubu Raya, Veronika (45), guru SMAN 2 Pontianak mengaku sedih mendengar kabar penutupan Transmart. “Saya dapat info dari TikTok dan teman-teman guru. Saya langganan belanja bulanan di sini. Transmart ini sudah seperti destinasi rekreasi keluarga, belanja, kuliner, nonton,” katanya.

Menurut Veronika, kehadiran Transmart sejak 2018 menjadi tempat strategis yang juga mendukung pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam memasarkan beragam produk yang dihasilkan.  Agar kasus serupa tidak terjadi pada pusat perbelanjaan lainnya, Varonika pun berharap agar pusat perbelanjaan ke depan bisa bersaing dari segi harga dengan platform online.

“Kalau belanja offline, kita bisa lihat langsung kualitas barangnya. Tapi kalau harganya kalah saing, konsumen tentu akan lari ke online shop. Makanya saya berharap ke depan harga barang di pusat perbelanjaan bisa lebih bersaing dan dengan barang yang dijual di online shop,” tuturnya.

Veronika pun menilai, penutupan Transmart Kubu Raya bisa menjadi catatan penting bagi pengelola pusat perbelanjaan dan pemerintah daerah dalam merespons perubahan perilaku konsumen dan dinamika ekonomi digital.

“Konsumen kini semakin selektif, menuntut harga kompetitif dan kemudahan belanja yang ditawarkan oleh platform daring,” ungkapnya.

Sementara itu, pelaku UMKM yang kerap memasarkan produknya di Transmart Kubu Raya, Norman mengaku sudah mendapat informasi mengenai rencana penutupan Transmart Kubu Raya sejak akhir 2024.

“Event-event mulai dikurangi sejak Desember. Kami sudah prediksi. Tapi tetap saja sayang sekali ditutup, karena penjualan kami UMKM cukup terbantu selama ini,” katanya.

Norman menyebut, dirinya bersama rekan-rekannya kini sedang mencari lokasi baru untuk menjual produk-produknya. Hal senada juga diutarakan pelaku UMKM lainnya, Sholihin. Ia menilai Transmart Kubu Raya sebagai lokasi yang strategis dan nyaman untuk menggelar event.

“Beberapa bulan terakhir memang pengunjung menurun. Tapi tetap saja penutupan ini sangat disayangkan. Kami berharap pemerintah daerah, khususnya Kubu Raya, bisa membantu mencarikan solusi, karena banyak pelaku UMKM juga terdampak akibat penutupan Transmart ini,” pungkas Solihin. (ash)

Editor : Hanif
#media sosial #UMKM #diskon #XXI #bioskop #kubu raya #tutup permanen #transmart