Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kelas Komik Mampu Lahirkan Komikus Andal Pontianak

Mirza Ahmad Muin • Senin, 7 Juli 2025 | 07:45 WIB
Peserta mengikuti kegiatan kelas menggambar komik, Minggu (6/7).
Peserta mengikuti kegiatan kelas menggambar komik, Minggu (6/7).

PONTIANAK POST - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pontianak Rendrayani berharap dengan dibukanya kelas menggambar komik kolaborasi dengan penulis dan ilustrator cerita anak bisa melahirkan komikus handal Kota Pontianak.

“Kami belum lama ini membuka kegiatan kelas menggambar komik. Dikegiatan tersebut, Dinas Perpustakaan berkolaborasi dengan teman-teman penulis untuk ilustrator cerita anak. Di kegiatan ini respon pesertanya luar biasa,” ujar Rendrayani, Minggu (6/7).

Menurutnya, ketika anak-anak bisa menggambar dengan baik. Maka gambar-gambar ini bisa menjadi alur cerita.

Oleh sebab itu, di sinilah peran ilustrator cerita, mereka bisa memberikan ilmu bagaimana membuat cerita yang baik disertakan dengan gambar komik sehingga alur cerita dengan gambar mampu menyatu.

Diceritakannya, saat kegiatan kelas menggambar komik, hasil karya yang ditampilkan berbagai macam. Ketika gambar itu dikuatkan dengan cerita-cerita, maka pesan-pesan dari ide para komikus bisa tersampaikan.

Menurutnya, jika ini terus dilatih dan diasah, ke depan dia optimis Kota Pontianak akan melahirkan komikus berbakat dan tak menutup kemungkinan akan banyak cerita tokoh komik baru yang lahir dari Kota Pontianak.

Menurutnya cerita kearifan lokal berbentuk komik dengan cerita bersambung belum banyak. Jika ke depan komik dengan kearifan lokal Kota Pontianak bisa terealisasi tentunya ini sangat bagus.

Menurutnya, melalui komik juga bisa menjadi wadah Pemerintah Kota Pontianak berpromosi. Tinggal ide para komikus menentukan alur ceritanya, bisa saja temanya tentang wisata Pontianak, kuliner, atau bahkan hal-hal lain dengan mengaitkan dengan kebudayaan lokal.

“Kelas komik ini juga bagian dari program Gesit yaitu gerakan literasi dan inklusi masyarakat dimana perpustakaan bukan sebagai tempat baca tulis saja, tetapi juga tempat berkegiatan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Selain mengadakan kelas komik, sebelumnya juga banyak kegiatan diadakan di Dinas Perpustakaan Pontianak. Mulai dari melibatkan UMKM hingga penyandang disabilitas. “Kami ingin mengenalkan perpustakaan dalam upaya meningkatkan budaya baca di Pontianak. Namun dengan cara yang berbeda,” ujarnya. (iza)

Editor : Miftahul Khair
#menggambar #ilustrasi #komik #Kelas