Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Lima Kabupaten Kompak Dukung Pemekaran Provinsi Kapuas Raya

Danang Prasetyo • Senin, 4 Agustus 2025 | 08:45 WIB
BERTEMU PRESIDEN: Daud Yordan, petinju kebanggaan Kalimantan Barat, yang sekaligus Anggota DPD RI, saat bertemu Presiden Prabowo.
BERTEMU PRESIDEN: Daud Yordan, petinju kebanggaan Kalimantan Barat, yang sekaligus Anggota DPD RI, saat bertemu Presiden Prabowo.

PONTIANAK POST - Lima Kabupaten di Kalimantan Barat mendukung pemekaran Provinsi Kapuas Raya, terdiri dari lima kabupaten bagian Timur Kalbar, di antaranya Sanggau, Sekadau ,Melawi, Sintang, Kapuas Hulu, dan Ibu kotanya berada di Kota Sintang. Hal tersebut diungkapkan, Bupati Sintang dua periode (2005 - 2010 dan 2010 - 2015) Milton Crosby, kepada Pontianak Post, Jumat (1/8/2025) malam.

Milton menambahkan, Provinsi Kapuas Raya sudah diproses sejak 2008 lalu, dan tahun 2013 telah dikeluarkan amanat presiden dengan nama Kapuas Raya. Hal ini merupakan bagian dari untuk kebutuhan masyarakat di bagian Timur Kalbar. 

“Kapuas Raya itu sebelumnya sudah kita proses sejak tahun 2008 lalu. Lalu pada tahun 2013, sudah dikeluarkan amanat presiden berkaitan dengan rencana pembentukan Provinsi baru, di Timur Kalimantan Barat, dengan nama Kapuas Raya, mulai dari Kabupaten Sanggau, Sekadau ,Melawi, Sintang, Kapuas Hulu, dengan Ibukotanya di Kota Sintang. Ini sudah dikeluarkan keputusan Gubernur Kalimantan Barat, dan DPRD, bahwa nama ibu kotanya Provinsi Kapuas Raya,” terangnya.

“Harapan kami di timur ini, kiranya Kapuas Raya dapat terwujud di tahun-tahun ke depan. Kenapa? Karena kebutuhan Kapuas Raya itu bukan keinginan, tetapi kebutuhan masyarakat,”sambungnya.

Ia menilai, lahirnya provinsi baru di Timur Kalimantan Barat, diharapkan dapat dilakukan percepatan dalam pembangunan dan pemerataan pembangunan. Apa lagi, daerah tersebut berada di perbatasan perbatasan antara Indonesia dan Malaysia.

“Satu percepatan pembangunan, pemerataan pembangunan. Kedua daerah ini perbatasan yang harus kita backup, dalam arti bagaimana dengan daerah timur, berbatasan dengan perbatasan. Luasnya luar biasa, harus ada provinsi baru. Kalau hanya Kalimantan Barat, maka kemampuan Gubernur yang memimpinnya itu agak berat. Karena tingkat rentang kendali pemerintahan terlalu luas,”terang dia.

Dalam melakukan pemekaran tersebut, tentu ini juga merupakan wewenang dari pemerintah pusat, namun hal ini juga sangat perlu adanya usulan baru dari pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat, dalam usulan pemekaran provinsi baru di Kalbar. 

“Oleh sebab itu salah satu cara upaya bagimana dalam pemerataan pembangunan untuk masyarakat bisa setara dengan baik, harus ada pemekaran. Itu solusinya yang kita harapkan semua ini berada di pemerintah pusat. Karena Domin ini semuanya di pemerintah pusat, bukan lagi di sini (Provinsi Kalbar.Red). Namun harus ada gerakan atau usulan baru dari pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Gubernur.Red) dan lima Kabupaten di Timur Kalbar,”jelasnya.

Selanjutnya Milton berharap, kehadiran The Boxing Senator (Dewan Perwakilan Daerah RI Dapil Kalimantan Barat), Daud Yordan dapat memberikan motivasi kepada daerah yang ingin dimekarkan. Semoga saja, impian dari masyarakat di lima Kabupaten ini dapat terwujud.

“Kita bersyukur dengan adanya Daud Yordan (Anggota DPD RI) luar biasa, yang bisa memberikan pencerahan dapat memotivasi kami. Saya sudah pensiun jadi artinya secara kekuasaan tidak ada lagi. Artinya secara kekuasaan ada di Gubernur, dan Lima Kabupaten diantaranya Sintang, Kapuas Hulu, Melawai, Sekadau, dan Sanggau, dengan jumlah penduduknya satu juta lebih. Artinya standar sudah memenuhi syarat. Artinya pemekaran wilayah dan juga luasnya sudah memenuhi standar,” sebutnya.

“Perjalanan ini terhambat karena kalau tidak salah tahun 2015 ada peraturan ketentuan pusat moratorium. Moratorium untuk tidak memamerkan seluruh provinsi kabupaten kota di Indonesia. Tetapi dalam prakteknya banyak dimekarkan termasuk Papua. Oleh sebab itu kita harapkan Kalbar ini dapat kesempatan yang sama, karena kita hanya memekarkan di wilayah timur saja,”sambung dia.

Milton mengatakan, jika untuk persiapan pemekaran Kapuas Raya untuk infrastrukturnya telah dipersiapkan. Mulai dari Kantor Gubernur, Bandara, Rumah Sakit, hingga perguruan tinggi

“Kalau infrastruktur berkaitan pemerintahan telah dipersiapkan lahan untuk kantor Gubernur. Kemudian yang lain kita sudah siapkan lapangan terbang, yang panjangnya satu koma tujuh kilometer, dan ditambah 700 jadi dua kilometer lebih. Sebenernya total lapangan terbang sudah bisa dibangun sudah disiapkan, ada tiga kilo yang sudah saya siapkan. Rumah sakit sudah siap. Kemudian fasilitas Universitas sudah ada lima. Diantaranya sekolah tinggi kesehatan , agama Islam, katolik, termasuk Politeknik. Semua ada lengkap kita,” jelasnya.

Mengenai hal ini, ia sebagai Bupati Sintang dua periode(2005 - 2010 dan 2010 - 2015) sangat berharap, pemerintah pusat dapat mewujudkan apa yang selama ini diharapkan masyarakat timur Kalbar. Dengan tujuan dapat lebih melakukan pemerataan dan kesetaraan pembangunan. “Kita harapkan ini bisa kemauan politik pusat bisa mendukung ini,”doanya.

Hal senada disampaikan Anggota DPD RI Dapil Kalbar, Daud Yordan. Dia berharap upaya dalam melakukan pemekaran Kapuas Raya, di Timur Kalbar ini dapat dilakukan dan didukung oleh pemerintah Provinsi Kalbar (Gubernur.Red), bahkan hingga pemerintah pusat (Presiden.Red). Sebab menurut Daud, wacana ini untuk memekarkan sudah ada sejak lama.

“Saya berterima kasih kepada pak Milton Bupati Sintang dua periode yang sepak terjangnya memperjuangkan Kapuas Raya dari awal, bersama seluruh kepala daerah Bupati dan DPRD dan semua pihaknya. Saya juga terpilih sebagai anggota DPD RI dari Provinsi Kalimantan Barat, yang mana ruang lingkup saya juga ada di wilayah lima Kabupaten ini. Sehingga tentu harus banyak berdiskusi tentang keseriusan kami untuk memperjuangkan apa yang telah dilakukan oleh sahabat-sahabat sebelumnya,”jelas Daud, yang juga merupakan atlet tinju, juara dunia kebanggan Indonesia ini.

Ia menambahkan, mengenai mekanisme yang telah dilaksanakan nanti kedepannya ia berharap mendapatkan dukungan dari masyarakat Timur Kalimantan Bara, yang terdiri dari lima Kabupaten, serta secara umum Kalbar.

“Mengenai hal ini saya juga secara khusus kita meminta dukungan pak Gubernur yang menaungi seluruh 14 Kabupaten kota agar apa yang dicita citakan oleh masyarakat khususnya wilayah timur ini dapat dibantu untuk mewujudkannya,”sambungnya.

Untuk pemekaran Kapuas Raya, Daud menilai juga bagian dari mensukseskan program Presiden mengenai pertahanan. Apa lagi daerah tersebut berbatasan dengan Negara lain, yakni Malaysia.

“Saya kira apa disampaikan Pak Milton, khususnya di wilayah perbatasan yang sangat perlu menjadi perhatian. Apa lagi saat ini pak Presiden (Prabowo) sangat konsen dengan pertahanan. Sehingga ini bagian dari kita mensukseskan program dari Pak Presiden,” jelasnya. (dan)

Editor : Hanif
#Kapuas Hulu #sanggau #pemekaran #sintang #melawi #milton #kalimantan barat #sekadau #pemekaran wilayah #kabupaten #Daud Yordan #kapuas raya