Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Wagub Kalbar Krisantus Tekankan Aparatur Desa Harus Melek Teknologi untuk Majukan Daerah

Novantar Ramses Negara • Rabu, 26 November 2025 | 13:35 WIB

PIMPIN RAPAT: Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan memimpin Entry Meeting Pemeriksaan BPK di Ruang Rapat Tengkawang, Pontianak, Rabu (15/10).
PIMPIN RAPAT: Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan memimpin Entry Meeting Pemeriksaan BPK di Ruang Rapat Tengkawang, Pontianak, Rabu (15/10).


PONTIANAK POST – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan pentingnya peran pemerintahan desa sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak dapat dipisahkan dari partisipasi aktif pemerintah desa yang paling dekat dengan dinamika dan kebutuhan masyarakat.

“Pemerintahan desa bersama BPD adalah ujung tombak yang paling dekat dengan denyut nadi masyarakat. Peran mereka sangat menentukan keberhasilan pembangunan dari tingkat paling bawah hingga provinsi,” ujar Krisantus usai menghadiri Pelantikan Kepengurusan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih di Kantor Kemendes, Kalibata, Jakarta, Selasa (25/11).

Krisantus menambahkan, dirinya bersama Gubernur Kalbar, Ria Norsan, membutuhkan dukungan penuh seluruh perangkat desa untuk mewujudkan visi Kalimantan Barat yang maju, sejahtera, dan bermartabat. Menurutnya, penguatan peran pemerintah desa dan BPD dalam pembinaan serta pengawasan menjadi langkah strategis untuk mencapai tujuan tersebut.

“Tujuan besar harus dimulai dari desa. Optimalisasi peran pemerintah desa dan BPD dalam pembinaan dan pengawasan menjadi kunci utama,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya adaptasi perangkat desa terhadap perkembangan teknologi. Teknologi, kata Krisantus, perlu dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang pekerjaan dan menggerakkan ekonomi masyarakat desa.

Baca Juga: Operasi Zebra Kapuas 2025 di Pontianak Menindak Puluhan Pengendara Melanggar Aturan Lalu Lintas

“Penggunaan teknologi di era globalisasi perlu disikapi dengan bijak. Manfaatkan teknologi untuk hal-hal positif, sebagai penunjang aktivitas, bekerja, dan meningkatkan pendapatan,” harapnya.

Meski begitu, Krisantus mengimbau perangkat desa tetap waspada terhadap dampak negatif teknologi, terutama penyebaran informasi palsu atau hoaks yang dapat merugikan masyarakat.

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi atas dilantiknya pengurus baru APDESI Merah Putih dan berharap organisasi tersebut dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mendorong kemajuan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Selamat kepada seluruh pengurus APDESI Merah Putih yang telah dilantik. Saya berharap kehadiran organisasi ini mampu membantu dan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar untuk mewujudkan daerah yang lebih maju serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto, meminta APDESI Merah Putih berperan aktif menyukseskan program-program prioritas pemerintah, terutama yang menyentuh langsung masyarakat desa. Ia menegaskan bahwa desa harus bertransformasi dari objek menjadi subjek pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga: Alih Fungsi Lahan di Kalimantan Barat Memicu Krisis Ekologis dan Ancaman Bencana Lingkungan

Ketua Umum APDESI Merah Putih, Anwar Sadat, menyatakan kesiapan organisasi untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait.

“APDESI Merah Putih ingin menjadi garda terdepan dalam mengawal program-program strategis nasional. Kami berkomitmen memastikan desa-desa dalam lima tahun ke depan menjadi pelaku pembangunan ekonomi, dengan mengembangkan potensi 75 ribu desa di seluruh Indonesia,” ujarnya. (mse)

Editor : Miftahul Khair
#Krisantus Kurniawan #aparatur desa #melek teknologi #Wagub Kalbar #apdesi