Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Massa Aksi Duduki Ruang Paripurna DPRD Kalbar, Tuntut Bertemu Pimpinan Dewan

Deny Hamdani • Rabu, 26 November 2025 | 17:22 WIB

Massa aksi menduduki Ruang Paripurna DPRD Kalbar, pada Rabu (26/11).
Massa aksi menduduki Ruang Paripurna DPRD Kalbar, pada Rabu (26/11).

PONTIANAK POST – Suasana tegang mewarnai ruang utama Paripurna Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (26/11) sore ketika ratusan peserta aksi memasuki gedung dan menguasai kursi pimpinan serta sejumlah kursi anggota dewan. Peristiwa yang berlangsung beberapa waktu ini terjadi saat massa mahasiswa mendesak bertemu langsung pimpinan DPRD Kalbar, yang pada saat itu tidak terlihat.

Aksi yang mulanya berlangsung di halaman gedung beralih ke dalam ruang paripurna setelah mahasiswa menilai tidak ada kepastian terkait kehadiran pimpinan dewan. Ketegangan meningkat ketika perwakilan mahasiswa terlibat adu argumen dengan dua anggota DPRD Kalbar, Alexander dan Wahyudi.

Keduanya saling berpegang pada pendirian masing-masing sehingga suasana sempat memanas. Sempat terjadi aksi dorong mendorong dan saling teriak, di ruang rapat paripurna tersebut, sebelum aparat menengahinya.

Para mahasiswa yang sudah duduk di kursi pimpinan DPRD Kalbar sebagai bentuk simbolisasi bahwa aspirasi publik harus segera ditanggapi. Beberapa kursi anggota dewan juga diduduki peserta aksi sebagai bentuk protes terhadap ketidakhadiran pimpinan legislatif. Beberapa mahasiswa berteriak, "Reformasi, reformasi dan dimana pimpinan DPRD Kalbar?" pekik mahasiswa.

Baca Juga: Mahasiswa Datangi Kembali DPRD Kalbar Untuk Ketiga Kalinya, Desak Tindak Lanjut Aspirasi Publik

Setelah berlangsung dialog yang agak panjang, situasi berangsur terkendali. Wakil Ketua DPRD Kalbar, Prabasa Anantatur akhirnya hadir dan memasuki ruang paripurna di bawah pengawalan ketat aparat keamanan serta staf Sekretariat Dewan dan jajaran Pemerintah Provinsi Kalbar. Kehadirannya diharapkan mampu membuka ruang dialog dan meredam ketegangan antara mahasiswa dan pihak legislatif.

Hingga berita ini diturunkan, proses mediasi antara mahasiswa dan pimpinan DPRD Kalbar masih terus dilakukan guna menindaklanjuti seluruh tuntutan yang sebelumnya telah disampaikan para peserta aksi. (den)

Editor : Miftahul Khair
#DPRD Kalbar #Ruang paripurna #mahasiswa #demo