PONTIANAK POST – Atlet para renang Indonesia asal Pontianak, Kalimantan Barat, Januari, menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional dengan meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand.
Atlet disabilitas berusia 22 tahun itu sekaligus memecahkan rekor turnamen pada nomor 200 meter gaya bebas S5 putra.
Januari mencatatkan waktu dua menit 49,83 detik, melampaui rekor ASEAN Para Games sebelumnya, dua menit 51,20 detik.
Ia mengungguli atlet Malaysia M Nur Syaiful yang meraih perak dengan waktu dua menit 50,52 detik serta wakil tuan rumah Thailand, Phuchit Aingchaiyap, yang finis ketiga dengan catatan dua menit 55,20 detik.
Keberhasilan tersebut, menurut Januari, tidak lepas dari dukungan dan doa sang ibu yang menjadi sumber kekuatan utamanya sebagai atlet penyandang disabilitas.
“Alhamdulillah, dukungan dan doa paling ampuh dari ibu yang membuat saya percaya diri untuk memberikan yang terbaik,” ujar Januari, dikutip dari keterangan resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kamis (22/1).
Prestasi di APG 2025 ini menjadi tonggak penting dalam karier internasional Januari. Meski dari Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia ia hanya diminta tampil maksimal tanpa target khusus, Januari justru berhasil melampaui ekspektasi dengan merebut emas.
“Saya diminta yang penting mendapatkan medali dan menampilkan performa terbaik untuk Indonesia. Saya sempat gugup, tetapi tetap yakin. Alhamdulillah, target pribadi saya tercapai,” katanya.
Medali emas tersebut juga menjadi emas internasional perdana bagi Januari di ajang ASEAN Para Games.
Pada APG 2023 di Kamboja, perenang disabilitas asal Pontianak ini harus puas dengan tiga medali perak, dua dari nomor individu dan satu dari estafet.
“Ini emas pertama saya di ASEAN Para Games. Di Kamboja saya mendapat tiga perak. Alhamdulillah tahun ini medali emas akhirnya terwujud,” tutup Januari.
Prestasi Januari menambah daftar atlet disabilitas asal Kalimantan Barat yang mampu bersaing dan mengharumkan nama Indonesia di level internasional. (ant)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro