PONTIANAK POST - Kunker Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat bersiap menyambut kunjungan kerja Menteri Agama, Nasaruddin Umar yang dijadwalkan berlangsung pada 13–14 Februari 2026 mendatang.
Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Muhajirin Yanis mengatakan, kesiapan tersebut menjadi perhatian seluruh jajaran Kanwil Kemenag Kalbar.
“Bapak Menteri Agama menyatakan kesiapannya untuk berkunjung ke Kalimantan Barat pada 13–14 Februari 2026. Karena itu, saya berharap seluruh jajaran dapat mempersiapkan penyambutan dan agenda kegiatan dengan sebaik-baiknya. Kita harus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar,” kata Muhajirin Yanis.
Menurut Muhajirin, selama berada di Kalimantan Barat, Menteri Agama dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda, di antaranya pengukuhan imam masjid se-Kalimantan Barat, tausiah subuh, penanaman pohon di Masjid Raya Mujahidin, Pelantikan BP4 se-Kalbar. "Menang juga dijadwalkan membuka Rapat Kerja Wilayah Kemenag Kalbar, pembinaan pegawai serta temu tokoh agama," ujarnya.
Kunjungan kerja tersebut diharapkan memperkuat koordinasi dan konsolidasi program Kementerian Agama di Kalimantan Barat.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Kalbar, Mahmud mengatakan pada waktu yang sama, akan dilaksanakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kementerian Agama pada tanggal 13–14 Februari 2026, yang akan dibuka oleh Menteri Agama, dan dihadiri oleh Kepala Biro Perencanaan serta Inspektur Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia.
Mahmud berharap melalui kunjungan dan pelaksanaan Rakerwil akan diperoleh penguatan bagi ASN. "Sekaligus adanya atensi terhadap sarana dan prasarana yang dimiliki Kanwil Kemenag Kalbar guna menunjang peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat," katanya.
Terkait surat edaran dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengenai perubahan ketentuan pakaian dinas ASN. Salah satu perubahan yang disampaikan adalah penggunaan pakaian Korpri setiap hari Kamis, sebagai bentuk penegasan identitas ASN sekaligus wujud pengawasan dan pengingat bahwa ASN merupakan pelayan masyarakat.
"Saya mengimbau seluruh ASN untuk menggunakan atribut kedinasan secara lengkap, seperti pin Korpri dan name tag, guna mendukung kedisiplinan dan profesionalisme dalam bekerja," katanya.
Mahmud memberikan apresiasi kepada seluruh ASN Kanwil Kemenag Kalbar yang telah menyelesaikan pengunggahan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan presensi sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Tim Kepegawaian dan Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) yang secara konsisten mengingatkan ASN untuk memenuhi kewajiban administrasi tersebut.
Selain itu, Mahmud turut mengapresiasi Bidang Pendidikan Madrasah yang telah berhasil menyelesaikan penginputan data SIMSARPRAS sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan hingga 31 Januari 2026. (mrd)
Editor : Hanif