Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Antrean BBM Mengular, DPRD Kalbar Minta Warga Singkawang–Bengkayang Tidak Panik

Deny Hamdani • Senin, 16 Maret 2026 | 22:51 WIB

Sejumlah SPBU terlihat antri panjang dari warga yang ingin mendapatkan BBM.
Sejumlah SPBU terlihat antri panjang dari warga yang ingin mendapatkan BBM.

PONTIANAK POST – Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Singkawang dan Bengkayang memicu kekhawatiran masyarakat. Menyikapi kondisi itu, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat dari daerah pemilihan Singkawang–Bengkayang, Alexander, mengimbau warga agar tidak panik dalam membeli bahan bakar minyak (BBM).

Politikus Partai Gerindra Kalbar tersebut menegaskan, ketersediaan BBM di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman sebagaimana telah dijamin oleh pihak Pertamina bersama pengelola SPBU.

“Yang ingin saya sampaikan kepada masyarakat Bengkayang dan Singkawang, jangan panik dan gelisah terkait antrean BBM. Pihak Pertamina bersama SPBU telah menjamin bahwa stok BBM saat ini masih aman,” ujar Alexander saat ditemui di Pontianak, baru-baru ini.

Menurutnya, antrean panjang yang terjadi belakangan ini lebih disebabkan oleh meningkatnya pembelian BBM oleh masyarakat setelah muncul berbagai informasi yang memicu kekhawatiran terkait pasokan energi nasional.

Kondisi tersebut, kata dia, membuat sebagian masyarakat membeli BBM secara berlebihan sehingga berdampak pada panjangnya antrean di sejumlah SPBU.

Karena itu, Alexander mengimbau masyarakat tetap membeli BBM secara wajar sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan normal.

“Karena itu, saya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penimbunan BBM. Belilah sesuai kebutuhan dan antre seperti biasa,” katanya.

Ia menilai, jika masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan, maka distribusi BBM akan berjalan lebih tertib dan antrean panjang dapat diminimalkan.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar terkait ketersediaan BBM.

“Pertamina sudah menjamin stok bahan bakar kendaraan masih aman. Jadi masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya.

Alexander berharap masyarakat Bengkayang dan Singkawang dapat tetap tenang serta menjaga situasi tetap kondusif, terutama menjelang Idulfitri yang biasanya diikuti peningkatan mobilitas dan kebutuhan bahan bakar. (den)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#bengkayang #spbu #Pertalite #bbm #antre #singkawang