Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

DPRD Pontianak Minta PLN Gencarkan Edukasi Kelistrikan untuk Cegah Kebakaran Permukiman

Mirza Ahmad Muin • Senin, 30 Maret 2026 | 11:43 WIB

 

Bebby Nailufa
Bebby Nailufa

PONTIANAK POST - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Bebby Nailufa meminta edukasi tentang bahaya kebakaran dapat dilakukan kepada masyarakat. Sasarannya masyarakat yang tinggal di pemukiman padat penduduk. Dorongan itu dimintanya dikarenakan beberapa pekan ke belakang kerap terjadi kebakaran pemukiman penduduk.

“Akhir-akhir ini sudah beberapa kali kejadian kebakaran di rumah penduduk. Kalau melihat penyebabnya rerata karena korsleting listrik. Dalam upaya pencegahan terjadinya kebakaran perlu dilakukan edukasi bahaya kebakaran kepada masyarakat dengan fokus di pemukiman padat penduduk,” ujar Bebby, Minggu (29/3).

Dengan adanya edukasi, masyarakat akan lebih peka terhadap bahaya kebakaran di pemukiman padat penduduk. Masyarakat juga lebih memperhatikan terhadap penggunaan kelistrikan. Mereka tidak lagi menggunakan colokan sembarang dan pastinya tidak lagi mau menggunakan produk listrik yang belum berstandar nasional.

Sebagai upaya mencegah terjadinya kebakaran hunian, masyarakat diminta untuk melakukan pengecekan rutin kelistrikannya. Terlebih bagi rumah yang huniannya sudah mencapai sepuluh tahun ke atas. Sudah pasti kelistrikannya perlu dilakukan pengecekan. Jika ada kabel robek, dapat diketahui dan langsung bisa diganti.

Kaitan dengan perumahan padat penduduk, ditekankan Bebby untuk masyarakatnya dapat bersama-sama menjaga keamanan huniannya. Sebab ketika terjadi kebakaran, api cepat meluas ke pemukiman lainnya.

Terlebih dengan hunian padat dengan rerata masyarakat tidak mampu. Ini ketika terjadi kebakaran akan rentan. Bebby juga mendorong ke depan, edukasi dan penggantian kabel listrik bisa dibantu oleh pemerintah. “Ini mungkin bisa dilakukan. Kami di dewan akan mencoba mendorong hal ini,” ujarnya.

Mengenai koordinasi dengan PLN, pihaknya sudah melakukannya. Namun fokusnya pada keberadaan tiang listrik yang dianggap tidak aman untuk dipindahkan. Makanya, saat ini sudah tidak banyak tiang listrik yang berdiri di badan jalan atau daerah berbahaya berdiri. Semuanya secara bertahap telah dilakukan pemindahan.

Menyoal kejadian kebakaran di perumahan penduduk, ketika rapat bersama PLN pastinya akan disampaikan Bebby. Inginnya, edukasi bahaya kelistrikan ini dapat disosialisasikan oleh PLN ke masyarakat langsung. Dengan memiliki pengetahuan kelistrikan termasuk bahaya kebakaran, sedikit banyak edukasi ini bisa menjadi pegangan masyarakat dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran di rumah. (iza)

Editor : Hanif
#pemukiman padat penduduk #edukasi #cegah kebakaran #dprd pontianak #Bahaya Kelistrikan #pln