alexametrics
31 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

China Yakin Mampu Atasi Virus Corona; 20 Ribu Terinveksi, 427 Meninggal

Setiap hari jumlah pasien yang terinfeksi virus Korona jenis baru dari Wuhan, Tiongkok, terus meningkat. Sampai Selasa (4/2), jumlah pasien yang terinfeksi sudah lebih dari 20 ribu orang. Dan ada 427 orang meninggal dunia. Meski begitu, Tiongkok meyakini berhasil mengendalikan laju pertambahan kasus baru setiap hari serta menunjukkan kemajuan yang positif.

Dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Tiongkok, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, H.E. Mr. Xiao Qian mengungkapkan, saat ini pertumbuhan kasus baru pasien virus Korona bisa ditahan. Angka pasien baru semakin turun jumlahnya. Selain itu jumlah pasien sembuh terus meningkat.

“Sekarang ini pencegahan dan penanggulangan virus tunjukan tren positif. Meskipun orang yang terinfeksi meningkat setiap hari, tapi laju meningkatnya melambat,” katanya kepada wartawan, Selasa (4/2).

Baca Juga :  Lega, Pasien di Sarawak Dinyatakan Negatif Corona

Dia mencontohkan sejauh ini sudah ada 632 kasus sembuh dan keluar dari Rumah Sakit. Wabah ini semakin menunjukkan tanda positif. Sampai 2 Februari tingkat pertumbuhan kasus baru terus menurun. Rekor terendah dari 64,5 persen pada 27 Januari hingga sekarang 19,65 persen pada 5 Februari 2020.

“Saya ambil contoh, orang yang sembuh sudah lebih banyak dari yang meninggal. Dan orang yang sembuh meningkat secara pesat,” ujarnya.

Dubes Xiao Qian mengklaim bahwa Tiongkok terus terbuka dan transparan terhadap segala informasi perkembangan soal penyebaran virus tersebut. Setiap pagi jam 8.00 pasti selalu disampaikan data terbaru dan tindakan secara ilmiah pencegahan wabah.

“Jumlah pasien sembuh melebihi jumlah meninggal sesuai yang didambakan. Saya tegaskan bahwa virus ini bisa dicegah dikendalikan dan disembuhkan. Virus yang menular melalui saluran pernapasan dan kontak. Cara pencegahan memakai masker dan cuci tangan sesering mungkin,” ujarnya.

Baca Juga :  BBPOM Bantu Pedagang Pasar Rakyat Kubu Raya

Dubes Xiao Qian juga menegaskan pihaknya selalu berkoordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Termasuk negara-negara yang bersangkutan seperti Makau, Hongkong dan berbagai pihak update secara aktif.

“Kami berikan layanan dan jaminan WNA di Tiongkok. Sangat perhatikan setiap update informasu melalui berbagai jalur. Dan memenuhi perhatian pada WNA. Berikan perlakuan yang sama. Tiongkok bertanggung jawab,” jelasnya.

Menurut Dubes Xiao Qian, negara-negara sahabat seperti Korea Selatan, Indonesia, Inggris, dan Prancis mengapresiasi Tiongkok sudah melakukan langkah tegas menghentikam penyebaran virus.
Tiongkok juga terus aktif berkomunikasi dengan dunia internasional dalam mencegah wabah ini.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah/Jawa Pos

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Setiap hari jumlah pasien yang terinfeksi virus Korona jenis baru dari Wuhan, Tiongkok, terus meningkat. Sampai Selasa (4/2), jumlah pasien yang terinfeksi sudah lebih dari 20 ribu orang. Dan ada 427 orang meninggal dunia. Meski begitu, Tiongkok meyakini berhasil mengendalikan laju pertambahan kasus baru setiap hari serta menunjukkan kemajuan yang positif.

Dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Tiongkok, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, H.E. Mr. Xiao Qian mengungkapkan, saat ini pertumbuhan kasus baru pasien virus Korona bisa ditahan. Angka pasien baru semakin turun jumlahnya. Selain itu jumlah pasien sembuh terus meningkat.

“Sekarang ini pencegahan dan penanggulangan virus tunjukan tren positif. Meskipun orang yang terinfeksi meningkat setiap hari, tapi laju meningkatnya melambat,” katanya kepada wartawan, Selasa (4/2).

Baca Juga :  Slot Penerbangan Asing Ditambah

Dia mencontohkan sejauh ini sudah ada 632 kasus sembuh dan keluar dari Rumah Sakit. Wabah ini semakin menunjukkan tanda positif. Sampai 2 Februari tingkat pertumbuhan kasus baru terus menurun. Rekor terendah dari 64,5 persen pada 27 Januari hingga sekarang 19,65 persen pada 5 Februari 2020.

“Saya ambil contoh, orang yang sembuh sudah lebih banyak dari yang meninggal. Dan orang yang sembuh meningkat secara pesat,” ujarnya.

Dubes Xiao Qian mengklaim bahwa Tiongkok terus terbuka dan transparan terhadap segala informasi perkembangan soal penyebaran virus tersebut. Setiap pagi jam 8.00 pasti selalu disampaikan data terbaru dan tindakan secara ilmiah pencegahan wabah.

“Jumlah pasien sembuh melebihi jumlah meninggal sesuai yang didambakan. Saya tegaskan bahwa virus ini bisa dicegah dikendalikan dan disembuhkan. Virus yang menular melalui saluran pernapasan dan kontak. Cara pencegahan memakai masker dan cuci tangan sesering mungkin,” ujarnya.

Baca Juga :  Sarawak Siaga, Dua Pasien Diduga Corona Diisolasi

Dubes Xiao Qian juga menegaskan pihaknya selalu berkoordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Termasuk negara-negara yang bersangkutan seperti Makau, Hongkong dan berbagai pihak update secara aktif.

“Kami berikan layanan dan jaminan WNA di Tiongkok. Sangat perhatikan setiap update informasu melalui berbagai jalur. Dan memenuhi perhatian pada WNA. Berikan perlakuan yang sama. Tiongkok bertanggung jawab,” jelasnya.

Menurut Dubes Xiao Qian, negara-negara sahabat seperti Korea Selatan, Indonesia, Inggris, dan Prancis mengapresiasi Tiongkok sudah melakukan langkah tegas menghentikam penyebaran virus.
Tiongkok juga terus aktif berkomunikasi dengan dunia internasional dalam mencegah wabah ini.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah/Jawa Pos

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Most Read

Artikel Terbaru

/