alexametrics
25.3 C
Pontianak
Friday, August 12, 2022

Tak Ingin Berpolemik, Polri Kini Sebut Penyidik Rossa Ditarik dari KPK

 Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) tampaknya tak ingin berpolemik dengan Ketua KPK Firli Bahuri, perihal isu penarikan anggotanya yang ditugaskan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Meskipun awalnya membatalkan penarikan Rossa Purbo Bekti, kini korps bhayangkara justru menyebut penyidik yang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pergantian antarwaktu (PAW) Fraksi PDIP telah ditarik dari lembaga antirasuah. Padahal masa kerja Rossa di KPK berakhir pada September mendatang.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, Kompol Rossa dan Kompol Indra sudah ditarik dari penugasan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya saat ini akan diperbantukan tenaganya di internal Polri.

“Kompol Rossa dan Kompol Indra memang sudah dikembalikan ke kepolisian. Sudah ada pembicaraan antara pimpinan KPK dan pimpinan Polri,” kata Argo di Gedung Jasa Raharja Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (5/2).

Baca Juga :  Jokowi: Tujuh Dari 10 Pedagang Tolak Divaksin

Argo mengatakan, penarikan tugas kepada keduanya merupakan hal biasa. Selama ini, anggota Polri memang banyak yang ditugaskan di kementerian, lembaga maupun komisi. Bongkar pasang kekuatan sudah biasa terjadi selama ini.

Saat ini di internal KPK sendiri masih banyak anggota polisi lainnya yang masih ditugaskan. Polri dipastikan berkomitmen memberikan yang terbaik kepada KPK untuk menunjang tugasnya dalam pemberantasan korupsi.

“Kemudian juga nanti ada rekrutmen pun sebagai penyidik akan kita berikan yang terbaik untuk KPK,” jelas Argo.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri membantah jika pihaknya tak memberikan akses masuk kepada penyidik Rosa untuk masuk ke gedung KPK. Menurut Firli, penyidik Rosa telah dikembalikan ke institusi asalnya ke Mabes Polri. Jenderal bintang ini menyebut Rosa telah dipulangkan ke Polri sejak 22 Januari 2020. Sehingga tak bisa masuk lagi ke gedung KPK. Padahal berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com, Mabes Polri telah membatalkan penarikan Rosa dari KPK dengan mengirimkan surat ke pimpinan KPK.

Baca Juga :  Kejagung Geledah Sepuluh Lokasi Dalami Kasus Mafia Migor

“Sesungguhnya pengembalian penyidik polri yang berstatus pegawai negeri yang dipekerjakan adalah hal biasa. Adapun untuk penyidik atas nama Rosa sudah dikembalikan sejak 22 Januari 2020 sesuai dengan surat keputusan pemberhentian pegawai negeri yang dipekerjakan di KPK,” kata Firli dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa (24/2).

Firli menegaskan, surat keputusan pemberhentian terhadap penyidik Rosa telah ditanda tangani oleh Sekertaris Jenderal KPK dan Kepala Biro SDM. Menurutnya, pimpinan KPK tidak membatalkan keputusan untuk mengembalikan Rosa ke institusi Polri.

“Rosa sudah diberhentikan dari penyidik KPK bersama saudara Indra sesuai dengan surat keputusan KPK, terhitung mulai 1 Februari 2020 dan sudah dihadapkan ke Mabes Polri pada 24 Januari 2020,” ucap Firli.

Editor : Kuswandi/Jawa Pos

Reporter : Sabik Aji Taufan

 Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) tampaknya tak ingin berpolemik dengan Ketua KPK Firli Bahuri, perihal isu penarikan anggotanya yang ditugaskan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Meskipun awalnya membatalkan penarikan Rossa Purbo Bekti, kini korps bhayangkara justru menyebut penyidik yang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pergantian antarwaktu (PAW) Fraksi PDIP telah ditarik dari lembaga antirasuah. Padahal masa kerja Rossa di KPK berakhir pada September mendatang.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, Kompol Rossa dan Kompol Indra sudah ditarik dari penugasan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya saat ini akan diperbantukan tenaganya di internal Polri.

“Kompol Rossa dan Kompol Indra memang sudah dikembalikan ke kepolisian. Sudah ada pembicaraan antara pimpinan KPK dan pimpinan Polri,” kata Argo di Gedung Jasa Raharja Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (5/2).

Baca Juga :  Tak Gentar Hadapi Gugatan Siman Bahar, KPK Yakin Menang Praperadilan

Argo mengatakan, penarikan tugas kepada keduanya merupakan hal biasa. Selama ini, anggota Polri memang banyak yang ditugaskan di kementerian, lembaga maupun komisi. Bongkar pasang kekuatan sudah biasa terjadi selama ini.

Saat ini di internal KPK sendiri masih banyak anggota polisi lainnya yang masih ditugaskan. Polri dipastikan berkomitmen memberikan yang terbaik kepada KPK untuk menunjang tugasnya dalam pemberantasan korupsi.

“Kemudian juga nanti ada rekrutmen pun sebagai penyidik akan kita berikan yang terbaik untuk KPK,” jelas Argo.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri membantah jika pihaknya tak memberikan akses masuk kepada penyidik Rosa untuk masuk ke gedung KPK. Menurut Firli, penyidik Rosa telah dikembalikan ke institusi asalnya ke Mabes Polri. Jenderal bintang ini menyebut Rosa telah dipulangkan ke Polri sejak 22 Januari 2020. Sehingga tak bisa masuk lagi ke gedung KPK. Padahal berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com, Mabes Polri telah membatalkan penarikan Rosa dari KPK dengan mengirimkan surat ke pimpinan KPK.

Baca Juga :  Erick Thohir Laporkan Dugaan Korupsi Garuda Pengadaan ATR 72 600

“Sesungguhnya pengembalian penyidik polri yang berstatus pegawai negeri yang dipekerjakan adalah hal biasa. Adapun untuk penyidik atas nama Rosa sudah dikembalikan sejak 22 Januari 2020 sesuai dengan surat keputusan pemberhentian pegawai negeri yang dipekerjakan di KPK,” kata Firli dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Selasa (24/2).

Firli menegaskan, surat keputusan pemberhentian terhadap penyidik Rosa telah ditanda tangani oleh Sekertaris Jenderal KPK dan Kepala Biro SDM. Menurutnya, pimpinan KPK tidak membatalkan keputusan untuk mengembalikan Rosa ke institusi Polri.

“Rosa sudah diberhentikan dari penyidik KPK bersama saudara Indra sesuai dengan surat keputusan KPK, terhitung mulai 1 Februari 2020 dan sudah dihadapkan ke Mabes Polri pada 24 Januari 2020,” ucap Firli.

Editor : Kuswandi/Jawa Pos

Reporter : Sabik Aji Taufan

Most Read

Artikel Terbaru

/