alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Pandemi Covid-19, Pengguna Baru E-commerce di Indonesia Bertambah 12 juta

JAKARTA- Laporan tahunan terbaru dari startup solusie-commerce, Sirclo, berjudul “Navigating Indonesia’s E-commerce Covid-19 Impact & The Rise of Social Commerce” menunjukkan sebuah riset bahwa terdapat 12 juta pengguna baru e-commerce selama pandemi Covid-19.

CEO Sirclo Brian Marshal dalam temu media secara virtual menyatakan, setidaknya ada 40 persen yang akan menjadikan belanja online sebagai kebiasaan.

Ia meyakini angka tersebut akan terus berkembang. Salah satunya, terlihat dari pengguna baru yang cenderung tetap memilih berbelanja online menggunakan platform e-commerce, tidak bersifat temporer hanya di masa pandemi saja.

Secara umum, Brian mengungkapkan pertumbuhan e-commerce meningkat lebih dari 90 persen, jauh dari perkiraan sebelumnya yang diprediksi meningkat 54 persen.

Baca Juga :  Jokowi Umumkan 2 WNI Positif Virus Korona, Ibu dan Anak

Pertumbuhan ini, menurut Brian, akan berdampak pada tahun-tahun berikutnya.

“Pandemi ini kita lihat langsung, baik melalui data makro yang kami peroleh, maupun langsung dari klien-klien kami. Kami melihat bahwa memang ada percepatan, yang tadinya sudah cepat, makin cepat,” Brian melanjutkan. (ant)

JAKARTA- Laporan tahunan terbaru dari startup solusie-commerce, Sirclo, berjudul “Navigating Indonesia’s E-commerce Covid-19 Impact & The Rise of Social Commerce” menunjukkan sebuah riset bahwa terdapat 12 juta pengguna baru e-commerce selama pandemi Covid-19.

CEO Sirclo Brian Marshal dalam temu media secara virtual menyatakan, setidaknya ada 40 persen yang akan menjadikan belanja online sebagai kebiasaan.

Ia meyakini angka tersebut akan terus berkembang. Salah satunya, terlihat dari pengguna baru yang cenderung tetap memilih berbelanja online menggunakan platform e-commerce, tidak bersifat temporer hanya di masa pandemi saja.

Secara umum, Brian mengungkapkan pertumbuhan e-commerce meningkat lebih dari 90 persen, jauh dari perkiraan sebelumnya yang diprediksi meningkat 54 persen.

Baca Juga :  Dorong Industri Dalam Negeri, Realisasi TKDN PLN di Proyek Kelistrikan Capai Rp 35,32 Triliun

Pertumbuhan ini, menurut Brian, akan berdampak pada tahun-tahun berikutnya.

“Pandemi ini kita lihat langsung, baik melalui data makro yang kami peroleh, maupun langsung dari klien-klien kami. Kami melihat bahwa memang ada percepatan, yang tadinya sudah cepat, makin cepat,” Brian melanjutkan. (ant)

Most Read

Artikel Terbaru

/