alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Hadiri Pesta Ultah, Enam Warga Telah Vaksin Tak Tertular

Sebuah acara pesta ulang tahun di Australia menjadi klaster penularan Covid-19. Sebanyak 24 dari 30 orang yang belum divaksinasi tertular Covid-19 varian Delta. Acara pesta ultah itu diwarnai penyebar super. Dan, insiden tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya vaksinasi.

Dari 30 orang yang menghadiri pesta ulang tahun tersebut, sebanyak 24 orang terinfeksi varian Delta. Dan, mereka belum divaksinasi. Keenam orang lainnya yang sudah divaksinasi tidak tertular Covid-19 seperti dilansir Science Alert.

Meskipun varian virus baru dapat membahayakan efektivitas vaksin, vaksin yang tersedia di Australia yakni Pfizer dan AstraZeneca diyakini masih menawarkan perlindungan yang baik terhadap gejala Covid-19 setelah dua dosis suntikan. Yang penting, kedua vaksin telah terbukti menawarkan perlindungan lebih dari 90 persen dari penyakit parah yang memerlukan perawatan di rumah sakit.

Baca Juga :  Mahasiswi UGM Ungkap DNA Rumah Tinggal Tradisional Melayu Kalbar

Dalam beberapa kasus, infeksi masih mungkin terjadi setelah vaksinasi, tetapi kemungkinan besar viral load akan lebih rendah dan gejalanya jauh lebih ringan daripada tanpa vaksinasi. Bukti menunjukkan Delta lebih menular dibandingkan dengan SARS-CoV-2 asli. Para ilmuwan menjadi lebih yakin bahwa varian Delta mewakili jenis SARS-CoV-2 yang lebih menular.

Para ahli di Australia mendorong warganya untuk melakukan tes jika memiliki gejala, bahkan jika itu hanya pilek. Warga didorong segera melakukan vaksinasi.

Selain itu, warga juga harus waspada gejala demam dan batuk serta sakit kepala dan sakit tenggorokan. Sementara itu, kehilangan penciuman yang semula cukup umum, kini menempati urutan kesembilan. Jika divaksinasi namun tertular Covid-19, diyakini gejalanya lebih ringan.**

Baca Juga :  Satarudin Meradang Pernyataan Gubernur Soal Penanganan Covid

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Sebuah acara pesta ulang tahun di Australia menjadi klaster penularan Covid-19. Sebanyak 24 dari 30 orang yang belum divaksinasi tertular Covid-19 varian Delta. Acara pesta ultah itu diwarnai penyebar super. Dan, insiden tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya vaksinasi.

Dari 30 orang yang menghadiri pesta ulang tahun tersebut, sebanyak 24 orang terinfeksi varian Delta. Dan, mereka belum divaksinasi. Keenam orang lainnya yang sudah divaksinasi tidak tertular Covid-19 seperti dilansir Science Alert.

Meskipun varian virus baru dapat membahayakan efektivitas vaksin, vaksin yang tersedia di Australia yakni Pfizer dan AstraZeneca diyakini masih menawarkan perlindungan yang baik terhadap gejala Covid-19 setelah dua dosis suntikan. Yang penting, kedua vaksin telah terbukti menawarkan perlindungan lebih dari 90 persen dari penyakit parah yang memerlukan perawatan di rumah sakit.

Baca Juga :  Penuhi Kebutuhan Pelindung Diri Tenaga Medis

Dalam beberapa kasus, infeksi masih mungkin terjadi setelah vaksinasi, tetapi kemungkinan besar viral load akan lebih rendah dan gejalanya jauh lebih ringan daripada tanpa vaksinasi. Bukti menunjukkan Delta lebih menular dibandingkan dengan SARS-CoV-2 asli. Para ilmuwan menjadi lebih yakin bahwa varian Delta mewakili jenis SARS-CoV-2 yang lebih menular.

Para ahli di Australia mendorong warganya untuk melakukan tes jika memiliki gejala, bahkan jika itu hanya pilek. Warga didorong segera melakukan vaksinasi.

Selain itu, warga juga harus waspada gejala demam dan batuk serta sakit kepala dan sakit tenggorokan. Sementara itu, kehilangan penciuman yang semula cukup umum, kini menempati urutan kesembilan. Jika divaksinasi namun tertular Covid-19, diyakini gejalanya lebih ringan.**

Baca Juga :  Sambut Kembali Sepak Bola, Lewat Piala Menpora

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Most Read

Artikel Terbaru

/