alexametrics
26.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Mahfud MD Tegaskan Cari Lahan Baru Bangun Lapas, Aset BLBI Jadi Sumber Dana

 TANGERANG – Usai melihat langsung tempat kejadian perkara, Menko Polhukam, Mahfud MD, menyampaikan duka cita mendalam lantaran ada 41 orang meninggal dunia dalam kejadian mengerikan tersebut. ”Hunian penjara kita (Indonesia, Red) itu sudah over kapasitas,” ucap Mahfud. Insiden di Lapas Kelas 1 Tangerang menegaskan kondisi itu.

Sejatinya, Mahfud sudah melihat persoalan over kapasitas di lapas dan rutan sejak lama. Dia menyatakan bahwa dirinya sudah keliling ke berbagai lapas dan rutan belasan tahun lalu. Ketika dirinya masih bertugas sebagai wakil rakyat di DPR. ”Jadi, satu kamar yang tidak terlalu luas itu isinya bisa 30 sampai 40 orang,” terang pria asal Madura tersebut.

Baca Juga :  Kodim 1202/Singkawang Kerahkan 142 Personil PAM TPS di Pilkada Bengkayang

Mahfud menyampaikan bahwa dirinya sudah berbicara langsung dengan menkumham untuk menambah lebih banyak lapas. ”Kami berencana segera membangun lapas-lapas karena sudah over kapasitas,” imbuhnya. Selama ini, rencana membangun lapas selalu terkendala anggaran. Untuk itu, pemerintah akan lebih fokus membahasnya bersama DPR.

Berkaitan dengan masalah lahan, Mahfud menegaskan bahwa dirinya yang akan mencarikan lahan untuk pembangunan lapas tersebut. ”Saya katakan (kepada menkumham), sudah saya yang cari tanahnya. Ada perlu berapa ribu hektare nanti kita cari biayanya,” beber Mahfud. ”Dari mana ribuan hectare itu, saya sudah bicara dengan Kementerian Keuangan tadi, tanah-tanah dari BLBI yang sekarang kami kuasai itu oke,” tambahnya.

Nantinya Kemenkumham tinggal menentukan di mana saja mereka butuh membangun lapas. ”Di seluruh Indonesia,” tegas Mahfud. Dia memastikan, pemerintah berkomitmen mengobati penyakit yang selama ini dialami oleh Ditjenpas. Sehingga persoalan over kapasitas di lapas atau rutan tidak lagi menggerogoti kinerja Ditjenpas. Lewat komitmen itu pula dia ingin memastikan insiden memilukan di Lapas Kelas 1 Tangerang tidak terulang lagi. (deb/syn/ran)

 TANGERANG – Usai melihat langsung tempat kejadian perkara, Menko Polhukam, Mahfud MD, menyampaikan duka cita mendalam lantaran ada 41 orang meninggal dunia dalam kejadian mengerikan tersebut. ”Hunian penjara kita (Indonesia, Red) itu sudah over kapasitas,” ucap Mahfud. Insiden di Lapas Kelas 1 Tangerang menegaskan kondisi itu.

Sejatinya, Mahfud sudah melihat persoalan over kapasitas di lapas dan rutan sejak lama. Dia menyatakan bahwa dirinya sudah keliling ke berbagai lapas dan rutan belasan tahun lalu. Ketika dirinya masih bertugas sebagai wakil rakyat di DPR. ”Jadi, satu kamar yang tidak terlalu luas itu isinya bisa 30 sampai 40 orang,” terang pria asal Madura tersebut.

Baca Juga :  Warga Rusunawa Harapan Jaya Terima 200 Karung Beras

Mahfud menyampaikan bahwa dirinya sudah berbicara langsung dengan menkumham untuk menambah lebih banyak lapas. ”Kami berencana segera membangun lapas-lapas karena sudah over kapasitas,” imbuhnya. Selama ini, rencana membangun lapas selalu terkendala anggaran. Untuk itu, pemerintah akan lebih fokus membahasnya bersama DPR.

Berkaitan dengan masalah lahan, Mahfud menegaskan bahwa dirinya yang akan mencarikan lahan untuk pembangunan lapas tersebut. ”Saya katakan (kepada menkumham), sudah saya yang cari tanahnya. Ada perlu berapa ribu hektare nanti kita cari biayanya,” beber Mahfud. ”Dari mana ribuan hectare itu, saya sudah bicara dengan Kementerian Keuangan tadi, tanah-tanah dari BLBI yang sekarang kami kuasai itu oke,” tambahnya.

Nantinya Kemenkumham tinggal menentukan di mana saja mereka butuh membangun lapas. ”Di seluruh Indonesia,” tegas Mahfud. Dia memastikan, pemerintah berkomitmen mengobati penyakit yang selama ini dialami oleh Ditjenpas. Sehingga persoalan over kapasitas di lapas atau rutan tidak lagi menggerogoti kinerja Ditjenpas. Lewat komitmen itu pula dia ingin memastikan insiden memilukan di Lapas Kelas 1 Tangerang tidak terulang lagi. (deb/syn/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/