alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Over Kapasitas Bayangi Insiden Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang

JAKARTA – Penyakit kronis over kapasitas membayangi insiden kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang kemarin. Masalah jumlah napi dan tahanan melebihi kapasitas hunian lapas atau rutan memang bukan hal baru. Sudah lama persoalan itu membelit Ditjenpas Kemenkumham. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD tidak menampik kondisi tersebut.

Yasonna menyatakan, Lapas Kelas I Tangerang kelebihan kapasitas dengan persentase mencapai 400 persen. “Lapas Tangerang ini over kapasitas 400 persen, penghuninya 2.072 orang. Artinya, di dalam lapas ini sudah tidak ada bisa lagi menampung orang yang mengalami tindak pidana,” ujarnya usai melakukan tinjauan di Lapas Kelas I Tangerang, kemarin.

Saat insiden kebakaran terjadi, pintu kamar warga binaan pemasyarakatan terkunci. Mode bangunan di Lapas Kelas I Tangerang, kata Yasonna, layaknya paviliun. “Jadi, itu model paviliun-paviliun, di dalam satu blok ada beberapa kamar yang terkunci. Dan itu terjadi kebakaran jam 01.45 WIB, pengawas dari atas melihat kondisi terjadi api, langsung menelepon damkar,” paparnya.

Baca Juga :  Malam Sebelum Kejadian, Rezkil Sempat Minta Pulsa ke Mama

Secara keseluruhan, jumlah total napi dan tahanan di Indonesia nyaris menyentuh angka 250 ribu orang. Dari angka tersebut, menurut Menko Polhukam, Mohammad Mahfud MD, separuhnya merupakan napi kasus narkotika. ”Bayangkan, satu kejahatan mendominasi 50 persen,” ujarnya.  Fakta banyaknya napi narkotika di banyak lapas juga tampak dari jumlah korban meninggal dunia kemarin. Dari total 41 korban, 40 diantaranya merupakan napi kasus narkotika. Satu orang lainnya adalah napi kasus terorisme. (deb/syn/ran)

JAKARTA – Penyakit kronis over kapasitas membayangi insiden kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang kemarin. Masalah jumlah napi dan tahanan melebihi kapasitas hunian lapas atau rutan memang bukan hal baru. Sudah lama persoalan itu membelit Ditjenpas Kemenkumham. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD tidak menampik kondisi tersebut.

Yasonna menyatakan, Lapas Kelas I Tangerang kelebihan kapasitas dengan persentase mencapai 400 persen. “Lapas Tangerang ini over kapasitas 400 persen, penghuninya 2.072 orang. Artinya, di dalam lapas ini sudah tidak ada bisa lagi menampung orang yang mengalami tindak pidana,” ujarnya usai melakukan tinjauan di Lapas Kelas I Tangerang, kemarin.

Saat insiden kebakaran terjadi, pintu kamar warga binaan pemasyarakatan terkunci. Mode bangunan di Lapas Kelas I Tangerang, kata Yasonna, layaknya paviliun. “Jadi, itu model paviliun-paviliun, di dalam satu blok ada beberapa kamar yang terkunci. Dan itu terjadi kebakaran jam 01.45 WIB, pengawas dari atas melihat kondisi terjadi api, langsung menelepon damkar,” paparnya.

Baca Juga :  Kasad Bangga Prajuritnya Menangi Lomba Foto Airbus Helicopter 2021

Secara keseluruhan, jumlah total napi dan tahanan di Indonesia nyaris menyentuh angka 250 ribu orang. Dari angka tersebut, menurut Menko Polhukam, Mohammad Mahfud MD, separuhnya merupakan napi kasus narkotika. ”Bayangkan, satu kejahatan mendominasi 50 persen,” ujarnya.  Fakta banyaknya napi narkotika di banyak lapas juga tampak dari jumlah korban meninggal dunia kemarin. Dari total 41 korban, 40 diantaranya merupakan napi kasus narkotika. Satu orang lainnya adalah napi kasus terorisme. (deb/syn/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/